• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkot Bandung Terus Cari Solusi Efektif Tangani Sampah

Editor
Rabu, 05 Maret 2025 - 09:25
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau tumpukan sampah di bawah Flyover Ciroyom, Sabtu 1 Maret 2025.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau tumpukan sampah di bawah Flyover Ciroyom, Sabtu 1 Maret 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan berusaha untuk menuntaskan masalah sampah. Pasalnya, sampah bisa berdampak terhadap roda perekonomian.

Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin mencontohkan, penumpukan sampah di Pasar Caringin telah berdampak terhadap omzet.

RelatedPosts

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

“Jika pengelolaan sampah tidak segera dibenahi, maka aktivitas perdagangan di kawasan tersebut bisa terganggu karena menurunnya jumlah pembeli,” kata Erwin saat menerima PT Bandung Inovasi Organik di Balai Kota Bandung, Selasa 4 Maret 2025.

Erwin mengatakan, Kota Bandung memang membutuhkan solusi solusi konkret terkait permasalahan sampah. Saat ini Kota Bandung masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama dalam hal pemilahan dari sumbernya.

“Kalau ada inovasi yang bisa diterapkan di RW, tentu akan sangat membantu. Salah satu opsi yang sedang kami pertimbangkan adalah bagaimana tukang angkut sampah bisa melakukan pemilahan langsung,” ujar Erwin melalui keterangan resmi.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi mengutarakan, dari 1.596 RW di kota ini, baru 414 RW (25%) yang berhasil menjadi Kawasan Bebas Sampah (KBS). Sedangkan sisanya masih mengalami kendala dalam sistem pengelolaan.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk membangun 149 rumah maggot di hampir semua kelurahan, namun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah masih menjadi tantangan utama,” ujar Dudy.

Sementara itu, PT Bandung Inovasi Organik memperkenalkan konsep Three Brothers dalam pengolahan sampah, yaitu:

Ngarohrab – Metode pengolahan sampah dengan cara menimbun atau menggali tanah.

Bio Fertinet – Teknologi hot composting berbasis bakteri asli dari tanah Pasundan untuk mempercepat proses pengomposan.

Maggot Farming – Pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik dan menghasilkan pakan ternak.

Tenaga Ahli Bandung Inovasi Organik, Luky mengklaim Teknologi Bio Fertinet mampu mengubah sampah menjadi pupuk organik dalam waktu yang lebih singkat dibanding metode konvensional.

Luky mengatakan, keberhasilan pengelolaan sampah harus berlandaskan prinsip permaculture, yang mencakup Earth Care (peduli terhadap bumi), People Care (peduli terhadap manusia), dan Fair Share (pembagian yang adil).

“Kita harus melihat masalah sampah ini secara menyeluruh. Bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga sosial dan budaya,” ujar Luky.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan mengkaji penerapan teknologi Bio Fertinet ini guna menemukan solusi yang lebih efisien dalam menuntaskan permasalahan sampah di Kota Bandung.

Tags: erwinkota bandungsampahWakil Wali Kota Bandung

Related Posts

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Klarifikasi dokter jaga Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengla, atas tuduhan menolak pasien viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Heboh di media sosial, rekaman video seorang pasien yang dinarasikan ditolak berobat di Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat....

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Kunjungan Wisman ke Jabar September 2026 Turun

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada September 2026 tercatat sebanyak 305 kunjungan, atau turun...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 Naik 8,06 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD 31,22 miliar atau naik 8,06 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi september 2022

Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 Sebesar 2,90 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG – Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 year on year (y-on-y) sebesar 2,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.