• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 9 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gubernur Jawa Barat Akan Evaluasi Sarana Rekreasi di Kawasan Puncak

Editor
Selasa, 04 Maret 2025 - 07:59
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait keberadaan sarana rekreasi dan bangunan-bangunan di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Evaluasi ini dilakukan menyusul dugaan bahwa alih fungsi lahan di kawasan tersebut menjadi salah satu penyebab bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

RelatedPosts

Pangkas 7 Titik Macet di Sukabumi, Tol Bocimi 3 Siap Difungsikan Mudik

Operasional Bank Indonesia di Hari Raya Idulfitri 2026

Survey Konsumen Februari 2026: Konsumen Yakin Kondisi Ekonomi Kuat

Dedi menegaskan bahwa Kawasan Puncak seharusnya kembali pada fungsi semestinya sebagai areal resapan air. Ia menganggap penting untuk mengembalikan kawasan tersebut agar memiliki daya serap air yang optimal, sehingga bencana seperti banjir bandang bisa diminimalisir.

“Adanya alih fungsi lahan di Kawasan Puncak diduga menjadi salah satu penyebab bencana hidrometeorologi. Kawasan ini harus kembali kepada fungsi semestinya, yakni sebagai areal resapan air,” ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (3/3/2025) melalui keterangan resmi.

Selain itu, Dedi juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar yang mengelola salah satu objek wisata di kawasan tersebut. Salah satu masalah yang ditemukan adalah adanya bangunan yang diduga menyebabkan terganggunya aliran sungai, sehingga berpotensi memperburuk kondisi banjir.

“Ada Jaswita, itu membangun sarana rekreasi di Puncak. Keterangan Bupati Bogor ada salah satu kubah yang terjatuh dan masuk sungai, menyumbat aliran air dan menyebabkan luapan air. Itu berdasarkan informasi dari Bupati Bogor yang berbicara dengan saya di telepon. Ini yang harus segera dibenahi,” ungkap Dedi.

Dedi juga mengungkapkan bahwa pada hari Kamis mendatang, ia bersama Menteri Lingkungan Hidup akan melakukan inspeksi ke lokasi untuk memantau langsung kondisi di lapangan dan mengambil keputusan-keputusan penting terkait evaluasi tersebut.

“Saya bersama Menteri Lingkungan Hidup akan inspeksi, kemudian nanti mengambil keputusan-keputusan penting,” imbuhnya.

Gubernur Dedi juga menyayangkan alih fungsi lahan yang terjadi secara masif di Kawasan Puncak. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk perkebunan teh atau perhutanan yang dapat mendukung daya resapan air yang baik.

“Kalau areal itu mengurangi daya resapan air dan mengakibatkan bencana, kita evaluasi. Mana yang lebih didahulukan, keselamatan warga atau sekadar kesenangan beberapa orang saja? Keselamatan warga penting, lebih penting dari apapun,” tuturnya.

Dengan evaluasi ini, Dedi berharap agar kedepannya kawasan Puncak dapat kembali berfungsi optimal sebagai kawasan resapan air, sehingga dapat mencegah terjadinya bencana serupa di masa yang akan datang.

Tags: dedi mulyadigubernur jabarpuncak

Related Posts

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan tinjau kesiapan Tol Bocimi tahap tiga difungsikan saat mudik Lebaran 2026.(Foto:Istimewa).

Pangkas 7 Titik Macet di Sukabumi, Tol Bocimi 3 Siap Difungsikan Mudik

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tahap tiga siap difungsikan untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur arteri Sukabumi sebagai...

Bank Indonesia

Operasional Bank Indonesia di Hari Raya Idulfitri 2026

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Mengacu pada ketentuan Pemerintah mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 serta untuk memastikan ketersediaan...

Mall shopping

Survey Konsumen Februari 2026: Konsumen Yakin Kondisi Ekonomi Kuat

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini...

Gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi longsor mengakibatkan empat orang tewas.(Foto:Istimewa).

Tempat Penampungan Sampah Bantargebang Bekasi Longsor, 4 Orang Tewas Tertimbun

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, BEKASI--Tempat Penampungan Sampah Terakhir (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, longsor menimbun empat orang ditemukan tewas. Proses pencarian korban...

Ilustrasi korban.(Foto:Istimewa).

Wanita PMI Asal Indramayu Tewas Dianiaya Majikan di Arab, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, bernama Nur Watirih, 49 tahun, tewas dianiaya wanita majikannya di Ara...

(Foto: Dok. Kemlu)

KBRI Abu Dhabi Pantau WNI Hilang Pascaledakan Kapal di Selat Hormuz

Editor
9 Maret 2026

SATUJABAR, ABU DHABI — KBRI Abu Dhabi memantau secara intensif perkembangan insiden meledaknya kapal Musaffah 2 di sekitar Selat Hormuz...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.