• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Waduhhh Merasa ‘Ditipu’… Jamaah Umrah Banyak Terlantar di Madinah dan Makkah

Editor
Jumat, 31 Januari 2025 - 07:29
Haji,mekkah,kabah,sholat

Beberapa jamaah terkejut saat mendapati diri mereka ditempatkan di wisma tamu kumuh yang disewa bersama dengan pekerja asing.

SATUJABAR, JAKARTA — Nahas menimpa jamaah umrah Tanah Air. Pasalnya, tidak sedikit jamaah yang terlantar di Madinah maupun di Makkah. Apalagi, Arab Saudi tengah memasuki musim dingin saat ini.

RelatedPosts

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Jamaah yang berziarah ke Madinah pun banyak yang tidak mendapatkan tempat yang layak. Bahkan, para jamaah umrah merasa ‘ditipu; oleh agen umrah yang gagal memenuhi janjinya.

Beberapa jamaah terkejut saat mendapati diri mereka ditempatkan di wisma tamu kumuh yang disewa bersama dengan pekerja asing, mengalami kondisi buruk yang jauh dari harapan mereka. Lalu mengapa musim ini banyak jamaah umrah yang terlantar?

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggaraan Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo), Muhammad Iqbal Muhajir mengatakan, banyaknya jamaah yang terlantar kali ini berada di luar kendali penyelenggara umrah.

“Tentunya ini merupakan hal yang di luar kendali kita semua,” ujar Iqbal.

Pihaknya sangat menyayangkan dengan banyaknya jamaah terlantar di Madinah dan di Makkah. “Ini merupakan fenomena yang baru, dimana sekarang ada fenomena umrah musim dingin,” ungkap dia.

Dikatakannya, sekitar 10 tahun yang lalu, umat Islam banyak yang melaksanakan ibadah umrah pada Desember dan Ramadhan. Selain bulan itu, relatif normal.

“Tahun 2024 kemarin, November dan Oktober, juga relatif normal. Tidak ada penumpukan. Bahkan seat-seat banyak yang kosong dan hotel-hotel menurunkan harga karena tidak full semua,” ucap Iqbal.

Namun, setelah memasuki awal tahun 2025 jamaah umrah mulai membludak lantaran adanya fenomena umrah musim dingin “Kita sangat luar biasa ketika masuk Januari-Februari, ini tiba-tiba meledak. Ini adanya fenomena umroh musim dingin,” katanya.

Selain itu, menurut dia, jamaah Iran dan Irak juga mulai banyak yang masuk ke Tanah Suci. Sehingga, hotel-hotel di sana banyak yang penuh.

“Jadi sebenarnya jamaah yang masuk itu. Kalau jamaah dari Indonesia relatif normal. Tapi, dari negara lain meningkat,” ujar Iqbal.

Indonesia pun juga ada peningkatan karena umrah musim dingin ini. Sehingga, ini yang membuat meledak. “Di Januari-Februari di luar prediksi semua orang,” ujar dia.

Sebelumnya, menurut dia, pada bulan Januari-Februari ini tidak pernah ada kejadian jamaah overload yang sampai membut terlantar seperti sekarang. Karena itu, menurut dia, fenomena ini perlu diantisipasi dan jamaah perlu mempersiapkan diri.

Menurut dia, jamaah umrah dari Indonesia harus siap mendapatkan hotel yang jaraknya sampai tiga kilometer dari Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi.

Dia pun menyesalkan banyaknya hotel yang over booking. Dulu, kata dia, biasanya hotel-hotel tersebut over booking lantaran adanya broker atau perantara. Tapi sekarang, pihak hotel langsung yang membatalkan pemesanan hotel secara sepihak.

“Biasanya yang meng-cancel sepihak itu adalah broker. Sekarang sampai hotel pun, kalau direct pun meng-cancel sepihak,” jelas dia.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum HIMPUH Bidang Umrah, Fatma Kartika Sari. Menurut dia, saat ini, Kota Madinah tengah mengalami lonjakan pengunjung yang sangat signifikan.

Akibatnya, hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi mengalami overbook dan overcapacity. “Kondisi ini sudah mulai terjadi sejak sepekan terakhir, sekitar 13 Januari kemarin” ujar Fatma dilansir dari situs resmi Himpuh, Kamis (30/1/2025).

Menurut Fatma, situasi itu berdampak serius terhadap pelayanan jamaah yang telah disiapkan perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Dampaknya, banyak PPIU anggota HIMPUH yang akhirnya terpaksa memesan hotel di luar area haram, seperti di Uhud.

“Mereka pun harus menghadapi masalah lain, yaitu ketersediaan transportasi. Karena padat, armada bus menjadi terbatas, ada yang terlambat saat penjemputan, bahkan ada pula yang sampai tidak bisa dijemput,” jelas Fatma.

“Bookingan hotel teman-teman PPIU juga banyak yang tidak sesuai, sebagian besar bukan upgrade, malah down grade,” kata dia.

Sebagian PPIU lain ada pula yang menunda terlebih dahulu rencana ke Madinah dan memilih menetap di Makkah sampai mendapatkan hotel yang tersedia. (yul)

Tags: jamaah merasa tertipujamaah umrahjamaah umrah terlantarmakkah dan madinah

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau proses pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan hewan kurban di Pusat Kesejahteraan Kavaleri (Pussenkav), Jalan Salak, Kelurahan Turangga, Selasa (3/6).

Jelang Kurban 2026, Pemkot Siapkan Sistem Kurban Sehat dan Halal

Editor
20 April 2026

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 58 persen penyakit yang menular ke manusia berasal dari hewan. Karena itu, pengawasan hewan kurban bukan...

Penertiban parkir liar di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Terus Garuk Parkir Liar, Puluhan Kendaraan Ditertibkan

Editor
20 April 2026

Dari hasil operasi, petugas berhasil menindak puluhan kendaraan yang melanggar. Sebanyak 5 sepeda motor diangkut. Sedangkan 14 kendaraan roda empat...

71 tahun peringatan Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Editor
20 April 2026

KAA merupakan tonggak besar dalam sejarah diplomasi dunia yang memperkuat posisi Indonesia sebagai penghubung negara-negara Asia dan Afrika. SATUJABAR, BANDUNG...

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat menghadiri kegiatan Panen Kopi Bersama bertema “Sinergi Petani dan Pemerintah Daerah Menuju Kopi Kuningan Go Internasional” di Kebun Kopi Blok Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Minggu (19/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Luar Biasa! Produk Kopi Kuningan Ikuti World of Coffee Asia 2026 di Thailand

Editor
19 April 2026

Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui dan mampu bersaing di tingkat...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.