• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Atep Bratasena, Dalang Muda Pelestari Wayang Golek Modern

Editor
Selasa, 28 Januari 2025 - 09:40
Atep Bratasena

Atep Bratasena.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

BANDUNG – Atep Bratasena (30), seorang dalang muda asal Lingkung Seni Cipta Pujangga, Dusun Kojengkang, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, berhasil menarik perhatian masyarakat lokal maupun mancanegara melalui keahliannya dalam mendalang dan membuat wayang golek. Selama lebih dari 15 tahun, Atep telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan seni tradisional ini dengan berbagai inovasi yang memadukan unsur modern.

Ketertarikan Atep terhadap seni wayang golek dimulai dari kecintaannya pada cerita-cerita tradisional yang sarat makna. “Awalnya saya hanya menonton, tetapi semakin lama rasa ingin tahu saya semakin mendalam. Akhirnya, saya belajar langsung dari beberapa dalang senior, termasuk almarhum Dalang Eka Supriadi dari Karawang, yang sangat menginspirasi saya dalam penyampaian cerita dan penggunaan bahasa yang sederhana namun mendalam,” ungkap Atep.

RelatedPosts

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

Dalam setiap pementasannya, Atep memiliki ciri khas yang membedakannya dari dalang lainnya. Selain tetap mempertahankan teknik mendalang tradisional, Atep juga menambahkan unsur modern, seperti efek suara dan visual, termasuk penggunaan ledakan kecil di atas panggung. “Saya mencoba memadukan tradisi buhun dengan budaya modern agar lebih menarik bagi generasi muda. Misalnya, ada adegan yang lebih dramatis dan teknik pementasan yang lebih hidup,” jelasnya.

Tak hanya mendalang, Atep juga memproduksi wayang golek secara mandiri. Dengan menggunakan bahan kayu albasia, ia mengolahnya dari bahan mentah hingga finishing untuk menghasilkan wayang berkualitas tinggi. Wayang golek buatannya dipasarkan mulai dari harga Rp300.000 hingga Rp5.000.000 per buah dan sudah dipasarkan hingga ke luar negeri, seperti Belgia dan Belanda. “Pesanan dari luar negeri rutin datang setiap bulan,” tambahnya dengan bangga.

Namun, Atep mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar dalam melestarikan seni wayang golek adalah persaingan dengan produk murah yang kualitasnya kurang terjamin. “Harga murah memang lebih menarik bagi pembeli, tetapi saya tetap fokus pada kualitas,” katanya.

Untuk memperkenalkan seni wayang golek kepada generasi muda, Atep aktif mengadakan workshop di berbagai daerah. “Acara terakhir kami adakan di Cibeureum. Saya ingin anak-anak muda mencintai seni ini, karena kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi?” ujar Atep. Selain itu, ia juga memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Facebook untuk mempromosikan karya-karyanya agar lebih banyak orang yang mengenal dan tertarik dengan wayang golek.

Atep berharap seni wayang golek tetap hidup di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. “Wayang adalah warisan leluhur yang tidak boleh hilang. Saya ingin generasi muda tetap mencintai dan melestarikan seni ini,” tutupnya.

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: Atep BratasenaWayang Golek

Related Posts

Pimpinan daerah foto bareng warga di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Editor
2 September 2026

KUNINGAN — Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diwarnai dengan tumpleknya ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Kuningan,...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Ruswati.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Editor
1 September 2026

SUMEDANG - Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memperlihatkan hidangan tutut di BUMDes Festival Jawa Barat 2026.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

Editor
31 Agustus 2026

KUNINGAN – Tutut, kuliner sederhana yang lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mendapat panggung istimewa dalam BUMDes Festival Jawa Barat 2026...

Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Resmi Ditutup

Editor
31 Agustus 2026

BOGOR - Sajian teatrikal yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar Sudirman yang digelar di Shelter Skadron 6, Lanud Atang Sendjaja, Bogor...

Sekda Kuningan U Kusmana mengatakan sudah menyiapkan rangkain acara menarik sambut Hari Jadi Kuningan 1 September.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

Editor
30 Agustus 2026

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di usia kabupaten itu yang ke...

Syekh Maulana Akbar.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Pesan Bupati Kuningan Saat Maulid Nabi dan Haul Syekh Maulana Akbar

Editor
26 Agustus 2026

KUNINGAN – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Astana Gede, Kabupaten Kuningan, Rabu (26/8/2026). Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Haul Syekh Maulana...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.