• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kawasan Kolong Jembatan Pasupati Bandung Berubah Menjadi Area Terpadu dan Ramah Lingkungan

Editor
Kamis, 19 Desember 2024 - 05:25
(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Kawasan kolong Jembatan Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) di Kota Bandung kini telah mengalami perubahan signifikan menjadi area yang lebih tertata, bersih, dan humanis. Perubahan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi masyarakat. Pada Rabu, 18 Desember 2024, sejumlah pejabat terkemuka meninjau langsung lokasi tersebut, yang juga dirangkai dengan peresmian lapangan, pengelolaan sampah terpadu, serta penyerahan mockup kunci rumah deret Tamansari.

Pejabat yang hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, serta jajaran Forkopimda Kota Bandung.

RelatedPosts

Senator Agita: Kepastian Status PPPK Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Kunci Menjaga Layanan Publik

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Usai meninjau kawasan tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan yang terjadi di kawasan kolong jembatan Pasupati. “Semoga dengan penataan yang lebih baik ini, masyarakat bisa hidup lebih baik, lebih sehat, lebih tertib, dan lingkungannya lebih baik lagi. Saya senang bisa hadir di kolong jembatan Pasupati ini,” ujarnya.

(FOTO: Humas Pemkot Bandung)

Menteri Maruarar Sirait menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menata kawasan yang sebelumnya kumuh. “Sudah tidak ada lagi sampah-sampahnya. Kemarin kan bau busuk, tapi sekarang sudah dibereskan. Kalau semua bersatu—pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha—kita bisa beresin urusan permukiman kumuh ini,” katanya. Ia juga mengapresiasi langkah relokasi warga yang sebelumnya tinggal di bawah jembatan, dengan 34 keluarga dari Kota Bandung telah dipindahkan ke hunian yang lebih layak di Rancaekek dan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Maruarar menambahkan, pembangunan oleh pihak swasta dengan program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) juga akan segera dilaksanakan, yang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan optimisme atas keberhasilan penataan kawasan ini. “Kami melihat hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat. Penataan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan menciptakan kawasan yang lebih bersih, aman, dan rapi,” ujar Koswara.

Kawasan kolong flyover Pasupati kini difungsikan sebagai ruang publik yang ramah anak, dilengkapi dengan fasilitas olahraga, hiburan, serta TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang mendukung pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat.

Respons positif juga datang dari warga yang merasakan manfaat langsung dari penataan ini. Salah satunya adalah Cucun, salah satu penerima bantuan rumah deret Tamansari, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas hunian baru yang diterimanya. “Alhamdulillah, sangat bersih, layak untuk ditempati. Daripada sebelumnya kita terasa kumuh tempatnya. Sekarang alhamdulillah, air, listrik sudah bagus. Tempat sudah nyaman, enak sekali. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan hunian yang layak buat kami,” ujarnya penuh syukur.

Transformasi kawasan kolong Jembatan Pasupati ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, permasalahan permukiman kumuh dapat diatasi. Kawasan ini kini menjadi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih layak dan harmonis.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Tags: Flyover Mochtar KusumaatmadjaFlyover pasupatiJalan Layang Pasupati

Related Posts

Anggota DPD Dapil Jabar Agita Nurfianti (paling kiri) di acara Inventarisasi Materi Pengawasan terkait Pemberhentian PPPK Bidang Pendidikan dan Kesehatan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (23/7), di Bandung, dalam rangka Reses Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026.

Senator Agita: Kepastian Status PPPK Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Kunci Menjaga Layanan Publik

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat, dan saat ini operasi pencarian difokuskan untuk menemukan satu awak kapal yang masih dalam pencarian.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Editor
26 Juli 2026

12 Penumpang kapal yang merupakan warga asing berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Tim kini fokus untuk menemukan satu awak kapal...

Buruan SAE Kota Bandung. Pertanian, Organik

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Buruan SAE Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Atas undangan resmi World Food...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri musyawarah pemilihan Ketua IKA Unpad kepengurusan Kota Bandung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Sabtu 25 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pengurus Kota Bandung untuk terus...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

3 Anggota Polda Jabar Disanksi Buntut Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengakui, tiga pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap satpam proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(Foto: Humas Kemenpar)

KEK Samota Didorong Jadi Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Editor
25 Juli 2026

KEK Samota berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan. SATUJABAR,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat