• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

12 Juta Warga Golput di Pilkada 2024, Partisipasi Pemilih di Jabar Rendah

Editor
Selasa, 10 Desember 2024 - 08:24
Partisipasi pemilih rendah di Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Partisipasi pemilih rendah di Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG — Lebih dari 12 juta orang di Jawa Barat tidak menggunakan hak pilihnya, alias golput di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Tingkat partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya di Jawa Barat tergolong rendah, mencapai 65,87 persen.

Menurut Ketua KPU Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, tingkat partisipasi masyarakat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, sebanyak 23.703.785, atau 65,97 persen. Jumlah tersebut dari total daftar pemilih tetap (DPT) 35.925.960 orang.

RelatedPosts

Senator Agita Gandeng Lansia untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

Ada sebanyak 12.222.175 masyarakat pemilih tidak menggunakan hak pilihnya, atau golput. Banyak faktor yang mengakibatkan partisipasi pemilih rendah jika dibandingkan Pemilu Presiden dan Legislatif, Februari 2024 lalu.

“Ya, alami penurunan, partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat, di angka 65,97%. Tentunya menjadi pekerjaan kami bagaimana bisa menaikkannya kembali (pastisipasi pemilih) di periode mendatang,” ujar Ahmad, Senin (09/12/2024).

Kepala Divisi (Kadiv) Data dan Informasi KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni, mengatakan, rendahnya tingkat partisipasi masyarakat pemilih di Pilkada Serentak 2024, menjadi evaluasi bagi KPU di periode berikutnya. Ummi menyebutkan, rendahnya paartisipasi bukan saja di Jawa Barat, tapi juga terjadi di banyak daerah lainnya.

“Jawa Barat sebagai Provinsi pemilih terbesar di Indonesia, hari ini dengan capaian kita di angka 65,97%. Tentu menjadi bahan evaluasi terkait tren alami penurunan, tapi ini terjadi bukan hanya Jawa Barat saja,” ujar Ummi.

Di tengah rendahnya partisipasi masyarakst pemilih, Ummi menyebutkan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2014 di Jawa Barat secara keseluruhan berjalan lancar. Hal tersebut dilihat dari sebanyak 73.862 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar, tidak ada satu pun laporan harus menunda proses pencoblosan.

“Kita juga mensyukuri hampir 74.000 titik TPS, berjalan dengan lancar, tidak ada laporan penundaan saat proses pemungutan suara. Ini menjadi bentuk kinerja baik dari kami, jajaran KPU Jawa Barat, bersama teman-teman di 27 kabupaten dan kota,” ungkap Ummi.(chd).

Tags: pilgub jabar 2024Pilkada Jabar 2024

Related Posts

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6), di Kecamatan Lengkong, Bandung.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Gandeng Lansia untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi...

Minyakita minyak goreng,distribusi,pengecer,penyalur

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, saat ini pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi minyak goreng merek MINYAKITA sebesar...

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%.(Image: Bank Indonesia)

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Begal Sadis Beraksi Lagi di Bandung, Korban Dibacok Sepeda Motor Dirampas

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi begal sadis kembali beraksi di Kota Bandung, Jawa Barat. Sasaran pelaku merampas sepeda motor, setelah melukainya korbannya dengan...

Kereta api melintasi jembatan, KA Rajabasa

KA Rajabasa Gunakan Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli 2026

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan peningkatan layanan pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP sebagai respons atas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.