• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bencana Alam di Sukabumi, 8 Orang Tewas 5 Masih Hilang

Editor
Sabtu, 07 Desember 2024 - 08:54
Pencarian korban hilang oleh Tim SAR gabungan dalam bencana tanah longsor di Kabupaten Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pencarian korban hilang oleh Tim SAR gabungan dalam bencana tanah longsor di Kabupaten Sukabumi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI– Jumlah korban tewas bertambah menjadi delapan orang dalam bencana alam di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang dalam upaya pencarian Tim SAR gabungan.

Delapan korban tewas dalam bencana alam di Kabupaten Sukabumi, termasuk anak-anak. Kedelapan korban tewas berhasil ditemukan Tim SAR gabungan tertimbun tanah longsor.

RelatedPosts

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

Tiga dari delapan korban tewas berhasil ditemukan, pada Sabtu (07/12/2024). Sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang dan sedang dalam upaya pencarian Tim SAR gabungan dari BNPB, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dibantu para relawan dan masyarakat.

“Total sudah delapan orang yang berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Empat orang lainnya masih hilang, dan Tim SAR gabungan sudah berusaha menyebar di lapangan untuk bisa menemukannya,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, kepada wartawan, Sabtu (07/12/2024).

Ade mengatakan, selain fokus upaya pencarian terhadap warga hilang, juga memperbaiki jalan-jalan terputus agar proses distribusi logistik dan bantuan buat warga terdampak berjalan lancar.

Bencana di wikayah Kabupaten Sukabumi akibat cuaca ekstrem, mulai banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, dan angin kencang, meluas hingga di 39 kecamatan, 142 desa, dan satu kelurahan. Sebanyak 3.153 KK (kepala keluarga) dengan jumlah 4.892 jiwa terdampak, serta 890 KK dengan jumlah 2.859 jiwa, terpaksa harus mengungsi.

“Hari ini, Sabtu 07 Desember 2024, jumlah kecamatan yang dilanda bencana bertambah menjadi 39 kecamatan, 142 desa, dan satu kelurahan. Sebanyak 1.254 rumah mengalami kerusakan, dari rusak berat, sedang, dan ringan,” ungkap.Ade.

Ade menjelaskan, sejumlah akses jalan terputus, termasuk jalan utama Kecamatan Nyalindung dan Pabuaran. Distribusi logistik bantuan buat warga terdampak menggunakan jalan kecil, yang tidak bisa dilalui kendaraan besar.

“Logistik dan bantuan buat warga terdampak sudah bisa dikirimkan melintasi jalan kecil. Kendaraan besar, truk-truk membawa logistik dan bantuan tidak bisa lewat terputus di jalur utama Nyalindung, Jampangtengah, Pabuaran ” jelas Ade.

Warga terdampak yang rumahnya mengalami kerusakan, tetap bertahan di lokasi pengungsian di tenda-tenda besar yang telah disiapkan. Tim BNPB dan BPBD sudah menggelar rapat evaluasi untuk menentukan langkah-langkah penanganan selanjutnya, termasuk pencarian warga hilang.(chd).

Tags: banjirbencana alamsukabumiTim SAR

Related Posts

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall) milik PT MSE di Sungai Porong, Kabupaten Mojokerto.(Foto: Humas Kementerian LH)

Kementerian LH Tindak Perusahaan Pencemar Lingkungan

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas dengan menyegel saluran pipa pembuangan air limbah (outfall)...

Terduga pemburu rusa di TN Komodo.(Foto: Humas Kemenhut)

Buron 9 Bulan, Terduga Pemburu Rusa di Pulau Komodo Ditangkap

Editor
30 Agustus 2026

BIMA - Kementerian Kehutanan melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara berhasil...

Tim gabungan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan.(Foto: Kementerian LH)

Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla di Kalimantan

Editor
30 Agustus 2026

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dipusatkan di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) sebagai pusat pengendalian. PALANGKA RAYA...

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan keterangan pers kepada awak media terkait Putusan MK tentang Kuota Internet di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Sabtu (29/08/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang telah dibayarkan. Hal tersebut tertuang dalam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.