• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong IKM Implementasikan Teknologi Industri 4.0 Melalui Program e-Smart IKM

Editor
Selasa, 19 November 2024 - 04:54
Kemenperin Dorong IKM Implementasikan Teknologi Industri

Kemenperin Dorong IKM Implementasikan Teknologi Industri 4.0.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Dalam menghadapi persaingan ekonomi global yang semakin ketat, implementasi teknologi industri 4.0 menjadi langkah yang tak terhindarkan bagi pelaku industri di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pelaku industri, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), untuk mengadopsi teknologi digital dan otomatisasi dalam proses bisnis mereka. Salah satu upaya tersebut adalah melalui program e-Smart IKM yang bertujuan memperkuat daya saing IKM Indonesia di pasar global.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan bahwa penerapan teknologi digital dalam IKM sejalan dengan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah diluncurkan sejak 2018. Peta jalan ini mencakup 10 prioritas nasional, salah satunya adalah pemberdayaan IKM dalam perkembangan teknologi digital.

RelatedPosts

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

“Dengan peta jalan ini, kami berupaya mendorong penerapan teknologi dalam proses bisnis IKM, mulai dari manajemen, lini produksi, hingga penguatan akses pemasaran,” kata Reni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/11).

Program e-Smart IKM yang dilaksanakan oleh Ditjen IKMA bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku IKM, khususnya dalam hal pemasaran daring. Ditjen IKMA juga bekerja sama dengan berbagai marketplace untuk memfasilitasi IKM memasarkan produk mereka secara online.

“Melalui program ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman IKM tentang pentingnya peran teknologi dalam proses bisnis dan meningkatkan kesiapan mereka untuk bertransformasi menuju industri 4.0,” tambah Reni.

Reni juga menyampaikan bahwa penerapan teknologi industri 4.0 telah memberikan dampak positif pada beberapa IKM di Indonesia, seperti IKM gula palma di Banyumas, IKM logam di Tegal, dan sentra IKM lainnya. “Teknologi telah terbukti meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya, dan kualitas produk mereka,” ujar Reni.

Untuk mengukur kesiapan IKM dalam menghadapi transformasi digital, Kemenperin menggunakan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0). INDI 4.0 merupakan alat ukur untuk menilai sejauh mana kesiapan industri dalam mengadopsi teknologi dan sistem yang mendukung otomatisasi dan digitalisasi. Indeks ini digunakan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi IKM dan menentukan strategi kebijakan pemerintah.

“INDI 4.0 diharapkan menjadi standar nasional untuk menilai kesiapan industri Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0,” ungkap Reni.

Sejak diluncurkan, Kemenperin telah melakukan pengukuran INDI 4.0 di beberapa daerah, termasuk Magelang pada Juli 2024 dan Nusa Tenggara Barat pada November 2024. Hasil dari pengukuran tersebut menunjukkan bahwa rata-rata IKM berada pada level 1, yang berarti mereka masih berada pada tahap awal dalam mempersiapkan diri untuk industri 4.0.

Untuk mendorong kemajuan IKM, Kemenperin memberikan dukungan melalui peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM) IKM, terutama dalam hal transformasi digital. “Kami mendorong IKM untuk memulai transformasi dengan mengadopsi digital marketing, digitalisasi proses desain, dan memperkuat implementasi prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin),” jelas Reni.

Workshop Awareness dan Assessment INDI 4.0

Sebagai bagian dari upaya untuk mempermudah penerapan teknologi 4.0, Kemenperin menyelenggarakan Workshop Awareness dan Assessment INDI 4.0 bagi IKM pada 15-16 November 2024 di Jakarta. Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian acara Gebyar IKMA 2024, yang juga melibatkan pameran produk IKM.

Sekretaris Ditjen IKMA Kemenperin, Riefky Yuswandi, menyatakan bahwa workshop ini bertujuan untuk memberikan nilai INDI 4.0 kepada IKM yang berpartisipasi dalam acara Gebyar IKMA 2024. “Workshop ini melibatkan 118 IKM dari berbagai kompetisi, seperti Indonesia Food Innovation (IFI), Creative Business Inkubator (CBI), dan Startup4Industry,” ujar Riefky.

Peserta workshop menerima materi tentang transformasi IKM menuju industri 4.0, serta cara mengisi Self Assessment INDI 4.0. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kesiapan IKM dalam mengadopsi teknologi industri 4.0 dan mendorong mereka untuk terus berinovasi.

Riefky berharap, melalui workshop ini, level kesiapan IKM untuk bertransformasi menuju industri 4.0 dapat meningkat dan kemampuan produksi mereka dapat semakin optimal melalui penerapan teknologi industri dan otomatisasi.

Dengan dukungan pemerintah dan program-program yang ada, diharapkan IKM Indonesia dapat lebih kompetitif di pasar global dan siap menghadapi tantangan industri 4.0.

Tags: e-smart IKMIKMkemenperin

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kecelakaan maut terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, setelah mobil minibus terlibat tabrakan dengan sepeda motor. Pengendara...

Investasi, bodong, scam

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Editor
5 Juni 2026

Investasi bodong melanda daerah Purwokerto yang dilakukan oleh mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto. SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa...

Ilustrasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).(Foto:Istimewa).

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jumlah pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahun 2026, sepanjang Januari hingga Mei, mencapai 23 ribu lebih. Provinsi Jawa...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.