• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong Potensi Daerah Melalui Program One Village One Product (OVOP)

Editor
Minggu, 20 Oktober 2024 - 07:41
umkm

Pelaku UKM

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) dengan pendekatan One Village One Product (OVOP). Strategi ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi daerah berdasarkan kearifan lokal dan menghasilkan produk unggulan berkelas global.

Melalui Program OVOP, Kemenperin secara rutin memberikan penghargaan kepada IKM yang mengusulkan produk unggulan seperti makanan dan minuman, kain tenun, kain batik, anyaman, dan gerabah. Para IKM ini diusulkan oleh pemerintah daerah dan harus memenuhi kriteria tertentu serta memiliki legalitas dari kepala daerah.

RelatedPosts

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

“Saya yakin IKM OVOP ini memiliki daya saing tinggi dan dapat menjadi role model bagi IKM lainnya,” ujar Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita, dalam keterangannya di Jakarta.

Reni menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung IKM OVOP. Dengan anggaran Tugas Pembantuan, dinas perindustrian provinsi dapat memberikan pembinaan kepada IKM OVOP dan calon IKM potensial.

“Harapannya, IKM OVOP dan anggotanya dapat tumbuh dalam ekosistem yang saling menguntungkan, sehingga berdampak positif bagi perekonomian daerah dan nasional,” jelasnya.

Kemenperin juga mengajak para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam mendukung pengembangan IKM OVOP. Reni berharap sinergi antara institusi dan asosiasi dapat diakses oleh IKM untuk memperluas skala Program OVOP di tingkat nasional.

Dalam penyelenggaraan OVOP 2024, Ditjen IKMA berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai tim seleksi, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan sejumlah balai standardisasi industri. Penilaian IKM OVOP juga melibatkan perwakilan asosiasi dan akademisi.

Sekretaris Ditjen IKMA, Riefky Yuswandi, menyebutkan bahwa penilaian IKM OVOP dilakukan dari Agustus hingga Oktober. Dari 159 usulan calon IKM OVOP, terpilih 89 IKM berdasarkan seleksi administrasi, dan tim penilai juga mengevaluasi 77 IKM penerima bintang OVOP tahun 2022.

Setelah penetapan IKM OVOP 2024, Ditjen IKMA berkomitmen untuk melakukan pembinaan berkelanjutan, termasuk Program OVOP Go Global yang telah dimulai sejak 2023. “IKM yang mendapatkan bintang 2 dan 3 akan dikurasi untuk memperkuat kapasitas produksi dan karakteristik produk mereka untuk pasar ekspor,” pungkas Riefky.

Tags: kemenperinKementerian PerindustrianOVOP

Related Posts

Jakarta Dessert Week.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

Editor
22 Juli 2026

Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 mengangkat tema musik dangdut. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk menyinergikan subsektor kuliner dan...

Salah satu IP lokal Punopals hadir dalam Local Market pada tahun 2025.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Editor
22 Juli 2026

The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD pada 1–2 Agustus 2026 di SCBD Park, Jakarta, sebagai wadah promosi, jejaring, dan...

Pendampingan Diversifikasi Produk bagi IKM Permesinan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) di Kabupaten Sukabumi pada 13–28 Juli 2026.(Foto: Dok. Kemenperin)

Produk IKM Permesinan Didorong Diversifikasi

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian fokus untuk memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui peningkatan kemampuan inovasi dan...

Vinedrip Masterpiece, brand sepatu lokal yang lahir dari pengalaman sebagai vendor produksi alas kaki di Kawasan Sepatu Cibaduyut.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cibaduyut Tak Padam, Jenama Baru Sepatu Bertumbuh

Editor
19 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Cibaduyut selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra industri alas kaki di Kota Bandung. Kini, kawasan legendaris tersebut...

UMKM,Kopi,ekspor

UMKM Kopi Harus Penuhi Standar Agar Masuk Pasar Global

Editor
17 Juli 2026

UMKM Kopi diharapkan semakin banyak yang mampu memenuhi standar internasional, serta mampu meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat citra Indonesia sebagai...

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

IKM Olahan Singkong Masuk Rantai Pasok Industri Besar

Editor
17 Juli 2026

IKM olahan singkong masuk rantai pasok industri skala besar sejalan dengan mandat Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 2 Tahun 2026 tentang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat