• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Puluhan Warga di Cianjur Keracunan Usai Santap Nasi Kotak Tahlilan

Editor
Selasa, 01 Oktober 2024 - 08:45
Dari 41 korban keracunan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, 10 orang anak-anak.(Foto:Istimewa).

Dari 41 korban keracunan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, 10 orang anak-anak.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Puluhan warga di dua kampung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menderita keracunan setelah mengkonsumsi hidangan nasi kotak di acara tahlilan. Dari puluhan korban, empat orang harus dirujuk dan dirawat di rumah sakit.

Keracunan massal terjadi di Kampung Babalan Lamping dan Kampung Bodegah, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Keracunan dialami puluhan orang usai menghadiri acara tahlilan 100 hari seorang warga yang meninggal dunia.

RelatedPosts

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Konser F Forever Bukti Indonesia Bisa Gelar Panggung Kelas Dunia

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Penyebab keracunan diduga dari nasi kotak yang dikonsumsi, pada Minggu (29/09/2024) sore. Namun, warga baru merasakan pusing, mual disertai muntah-muntah, Senin pagi hingga siang.

Awalnya tidak apa-apa, menu dalam nasi kotak tidak terasa basi. Tapi, esok hari menjeng pagi, kepala tiba-tiba terasa pusing, perut mual, dan muntah-muntah,” ujar salah seorang korban bernama Suryaman, di Puskesmas Sukaluyu, Senin (30/09/2024).

Menurut Kepala Puskesmas Sukaluyu, Nurul Hadie, awalnya hanya beberapa orang warga datang mengeluh pusing, mual, serta muntah-muntah sebagai gejala keracunan. Jumlahnya terus bertambah hingga korban mencapai 41 orang.

“Hingga Senin sore, total 41 orang, terdiri dari 31 dewasa dan 10 anak-anak. Empat orang harus dirujuk dan menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Nurul.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, mengatakan, masih mencari tahu penyebab terjadinya keracunan massal. Pihaknya, sudah mengambil sampel dari makanan nasi kotak dan air sumur yang digunakan untuk diuji laboratorium.

“Penyebab keracunan, apakah dari makanan yang dikonsumsi, atau sebab lain masih harus diperiksa melalui uji laboratorium. Kami sudah ambil sampel jenis makanan, air, hingga muntahan korban untuk diuji laboratorium,” ungkap Frida.(chd).

Tags: keracunanPolres CianjurTahlilan

Related Posts

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Puncak haji di Mina resmi berakhir pada 13 Zulhijjah 1447 H. Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil...

Konser F Forever di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Konser F Forever Bukti Indonesia Bisa Gelar Panggung Kelas Dunia

Editor
31 Mei 2026

Konser F Forever juga mencerminkan perkembangan pesat industri seni pertunjukan di Indonesia, menurut Wamen Ekraf Irene Umar. SATUJABAR, JAKARTA -...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Seorang pencuri sepeda motor di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas dihajar massa. Pelaku menjadi 'bulan-bulanan' massa setelah jatuh ke...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 31/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.799.000 per gram...

Pelaku pemalakan pengendara mobil saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

Pelaku Pemalak Mobil Pelat ‘B’ Viral Saat Konvoi Persib Juara di Dago Ditangkap

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor 'B' saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa...

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa permasalahan tersebut bukan disebabkan oleh tidak tersedianya makanan, melainkan akibat kesalahan dalam prosedur distribusi di lapangan.(Foto: HUmas Kemenhaj)

Ada Jamaah Tak Kebagian Makanan di Mina, Ini Respon Kemenhaj

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok terbang SUB-72 dan disebut tidak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.