• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Puluhan Warga di Cianjur Keracunan Usai Santap Nasi Kotak Tahlilan

Editor
Selasa, 01 Oktober 2024 - 08:45
Dari 41 korban keracunan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, 10 orang anak-anak.(Foto:Istimewa).

Dari 41 korban keracunan di Puskesmas Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, 10 orang anak-anak.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Puluhan warga di dua kampung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menderita keracunan setelah mengkonsumsi hidangan nasi kotak di acara tahlilan. Dari puluhan korban, empat orang harus dirujuk dan dirawat di rumah sakit.

Keracunan massal terjadi di Kampung Babalan Lamping dan Kampung Bodegah, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Keracunan dialami puluhan orang usai menghadiri acara tahlilan 100 hari seorang warga yang meninggal dunia.

RelatedPosts

Pasar Elektronika Global Tembus USD 1 Triliun, IKM Mesti Tangkap Peluang

BMKG Tekankan Pentingnya Mitigasi Perubahan Iklim

Sertijab Kepala BNPB dari Suharyanto ke Kristomei

Penyebab keracunan diduga dari nasi kotak yang dikonsumsi, pada Minggu (29/09/2024) sore. Namun, warga baru merasakan pusing, mual disertai muntah-muntah, Senin pagi hingga siang.

Awalnya tidak apa-apa, menu dalam nasi kotak tidak terasa basi. Tapi, esok hari menjeng pagi, kepala tiba-tiba terasa pusing, perut mual, dan muntah-muntah,” ujar salah seorang korban bernama Suryaman, di Puskesmas Sukaluyu, Senin (30/09/2024).

Menurut Kepala Puskesmas Sukaluyu, Nurul Hadie, awalnya hanya beberapa orang warga datang mengeluh pusing, mual, serta muntah-muntah sebagai gejala keracunan. Jumlahnya terus bertambah hingga korban mencapai 41 orang.

“Hingga Senin sore, total 41 orang, terdiri dari 31 dewasa dan 10 anak-anak. Empat orang harus dirujuk dan menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Nurul.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, mengatakan, masih mencari tahu penyebab terjadinya keracunan massal. Pihaknya, sudah mengambil sampel dari makanan nasi kotak dan air sumur yang digunakan untuk diuji laboratorium.

“Penyebab keracunan, apakah dari makanan yang dikonsumsi, atau sebab lain masih harus diperiksa melalui uji laboratorium. Kami sudah ambil sampel jenis makanan, air, hingga muntahan korban untuk diuji laboratorium,” ungkap Frida.(chd).

Tags: keracunanPolres CianjurTahlilan

Related Posts

Layanan telekomunikasi.(Foto: Kementerian Komdigi)

Pasar Elektronika Global Tembus USD 1 Triliun, IKM Mesti Tangkap Peluang

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk semakin memperkuat keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam rantai pasok industri elektronika dan...

Kemarau hari tanpa hujan kekeringan sawah,walhi

BMKG Tekankan Pentingnya Mitigasi Perubahan Iklim

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan pentingnya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim untuk menjaga ketahanan sumber daya...

Foto : Prosesi penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., kepada Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si(Han)., di INA DRTG Pusdiklat BNPB, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10). (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Fhirlian Rizqi Utama)

Sertijab Kepala BNPB dari Suharyanto ke Kristomei

Editor
17 Oktober 2026

BOGOR – Letjen TNI Kristomei Sianturi resmi memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (15/10). Keterlibatan dalam penanganan bencana...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Kementerian ESDM)

Bahlil: Stok BBM Nasional Aman, Distribusi ke Daerah Dipercepat

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah mendorong percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah daerah untuk memastikan pasokan tetap menjangkau masyarakat. Menteri...

Psikolog di Puskesmas Cipadung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Psikolog Puskesmas Cipadung Lengkapi Integrasi Layanan Primer

Editor
17 Oktober 2026

BANDUNG - Psikolog di Puskesmas Cipadung semakin melengkapi layanan klinis sebagai bagian dari integrasi layanan primer (ILP). Layanan tersebut menjadi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 16/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
16 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 16/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.