• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ketahanan Keamanan Siber Indonesia Masih Rentan, Bambang Soesatyo Soroti Pentingnya Angkatan Siber

Editor
Minggu, 29 September 2024 - 06:27
kebocoran data,kejahatan siber

Ilustrasi hacker (pexels.com)

BANDUNG – Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa ketahanan keamanan siber di Indonesia masih rentan dan perlu ditingkatkan, terutama setelah kasus peretasan data nasional yang menunjukkan urgensi pembentukan lembaga pemerintah yang fokus pada keamanan siber.

Dalam diskusi bersama Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) di Jakarta pada Sabtu, 28 September 2024, Bamsoet mengungkapkan bahwa ancaman siber kini merupakan bagian nyata dari tantangan pertahanan negara.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Berdasarkan data National Cyber Security Index (NCSI) 2023, Indonesia berada di peringkat 48 dari 176 negara dengan skor 63,64, di bawah rata-rata dunia. Dalam konteks ASEAN, Indonesia menempati peringkat kelima dalam keamanan siber, setelah Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina.

Bamsoet menyarankan agar Indonesia segera membentuk Angkatan Siber sebagai matra ke-IV TNI untuk memperkuat pertahanan dan mengurangi ketergantungan pada pihak asing.

Ia mengaitkan ancaman siber dengan konsep Peperangan Generasi Kelima (5GW), yang lebih fokus pada pengendalian informasi dan manipulasi publik tanpa melibatkan kontak fisik.

Dia juga menyoroti berbagai serangan siber yang telah terjadi, termasuk ransomware yang menyerang Pusat Data Nasional dan kasus penyadapan komunikasi oleh Australia.

“Pembentukan TNI Angkatan Siber adalah langkah penting untuk menghadapi ancaman pertahanan yang semakin kompleks,” tambahnya dikutip dari situs resmi MPR.

Bamsoet menekankan pentingnya perencanaan dan strategi matang dalam mewujudkan Angkatan Siber, serta perlunya memperkuat satuan siber yang sudah ada, seperti Pusat Pertahanan Siber (PUSSIBER) TNI, sambil meningkatkan kolaborasi dengan BSSN dan instansi terkait.

Tags: Angkatan SiberBambang SoesatyoBamsoetMPR

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.