• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Maksimalkan Potensi Industri Halal melalui Ekonomi Digital

Editor
Sabtu, 28 September 2024 - 05:59
(FOTO: Humas Kemenperin)

(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri halal, mencakup sektor makanan, minuman, kosmetik, fashion, farmasi, dan lainnya.

Sejalan dengan Roadmap Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya mendukung pelaku usaha, khususnya di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital.

RelatedPosts

UMKM Dapat Ilmu Teknologi Kemasan dari BRIN di Bandung

Kemenperin Permudah IKM Raih Sertifikat TKDN Lewat Pendampingan

Wamendag Roro Kunjungi Pabrik Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya

Menurut data Bank Indonesia, nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai Rp401 triliun pada 2021, meningkat menjadi Rp476,3 triliun pada 2022, dan stabil di Rp453,8 triliun pada 2023.

Pemerintah juga meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang terintegrasi dengan kegiatan e-smart IKM oleh Kemenperin.

“Melalui program e-smart, kami memberikan pelatihan kepada pelaku IKM agar dapat bersaing di pasar digital, termasuk pembuatan konten menarik di berbagai platform media sosial dan strategi pemasaran digital,” jelas Reni Yanita, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, saat berbicara di talk show Industrial Festival 2024 di Tangerang, Kamis (26/9).

Kemenperin juga menyediakan pembinaan terkait komunikasi produk yang aman bagi konsumen, termasuk pencantuman sertifikasi halal, serta pendampingan pemasaran di marketplace untuk meningkatkan keterlibatan dengan target pasar. Kerja sama dengan platform e-commerce besar seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dan BukaLapak juga telah terjalin.

Untuk mengatasi tantangan dalam pasar digital, Kemenperin menggandeng kementerian dan lembaga lain untuk memperkuat infrastruktur, serta memperkenalkan konsep cyber security bagi pelaku IKM guna menjaga keamanan transaksi.

Reni menyoroti bahwa banyak pelaku industri yang belum memiliki sertifikat halal. “Banyak yang beranggapan pasar halal sudah cukup dengan populasi Muslim di Indonesia. Namun, tanpa sertifikat halal, potensi besar pasar ini bisa diisi oleh produk luar negeri,” tambahnya.

Pelaku industri juga diingatkan untuk mencantumkan sertifikat halal pada kemasan produk dengan masa berlakunya. Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah produk dalam negeri yang mampu go international.

Influencer dan entrepreneur muda, Zaskia Adya Mecca, turut memberikan tips kepada pelaku IKM untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan digital marketing. Ia mengingatkan agar pengusaha bisa menyesuaikan promosi dengan momen tertentu, seperti hari belanja nasional dan payday sale, untuk menarik perhatian konsumen.

Zaskia juga menegaskan bahwa peluang bisnis halal di Indonesia sangat besar berkat populasi Muslim yang mayoritas. Sertifikasi halal dianggap penting karena menunjukkan bahwa produk tersebut aman dan sehat dari hulu hingga hilir.

Tags: kemenperin

Related Posts

(Foto: Humas BRIN)

UMKM Dapat Ilmu Teknologi Kemasan dari BRIN di Bandung

Editor
2 Mei 2026

Dalam kegiatan tersebut, BRIN mengenalkan berbagai teknologi pengemasan pangan inovatif. Teknologi ini berfungsi untuk perlindungan fisik produk, menjaga kualitas, memperpanjang...

Industri kecil dan menengah (IKM).(Foto: Kemenperin)

Kemenperin Permudah IKM Raih Sertifikat TKDN Lewat Pendampingan

Editor
30 April 2026

Sebagai persyaratan memperoleh TKDN self declare, pelaku usaha harus terdaftar di SIINas dan telah divalidasi sebagai industri kecil. Ketentuan validasi...

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi UMKM Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28 Apr). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung proses produksi dan perkembangan usaha Bron Chips sebagai salah satu UMKM lokal yang terus berkembang.(Foto: Humas Kemendag)

Wamendag Roro Kunjungi Pabrik Keripik Brownies Bron Chips di Surabaya

Editor
29 April 2026

Kementerian Perdagangan komitmen untuk terus memfasilitasi UMKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global. SATUJABAR, SURABAYA- Wakil Menteri Perdagangan...

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita.

Kemenperin Donkrak Literasi IKM Fesyen dan Kriya Tangkap Peluang Bisnis Global

Editor
29 April 2026

Kemenperin melalui Ditjen IKMA secara rutin meningkatkan literasi pelaku IKM kriya dan fesyen, salah satunya melalui kegiatan Creative Talk yang...

Bedog atau golok salah satu alat pertanian sunda

IKM Perkakas Tangan Bagian Dari Hilirisasi Baja

Editor
27 April 2026

Industri perkakas tangan dalam negeri memiliki potensi besar meskipun diproduksi melalui proses manufaktur sederhana. SATUJABAR, BANDUNG - Kemampuan industri nasional...

Makam Cut Nyak Dien di Gunung Puyuh Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Sejarah Epik Cut Nyak Dien Kokohkan Ikatan Sumedang-Aceh

Editor
27 April 2026

Hubungan Aceh dan Sumedang tercermin dari keberadaan sosok pahlawan nasional Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Sumedang. SATUJABAR, SUMEDANG -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.