• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Disorot

Editor
Minggu, 09 Oktober 2022 - 08:14
lembaga pembiayaan ekspor indonesia

Pelabuhan (ilustrasi/pexels)

BANDUNG: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) diminta agar meningkatkan kualitas pembiayaan ekspor.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin.

RelatedPosts

Harga Tiket Candi Borobudur Terbaru, Juni 2026

Piala Dunia 2026: Meksiko Menang 2-0 di Laga Pembuka

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Dia mengemukakan dari data LPEI, pembiayaan ekspor mencapai Rp88,40 triliun dengan laba bersih Rp41 miliar pada Juni 2022.

Namun, rasio pembiayaan bermasalah masih tinggi hingga Rp18,42 triliun atau setara 20,8 persen pada Juni 2022.

Puteri mengemukakan LPEI punya catatan kelam karena sempat memiliki pembiayaan bermasalah yang menyebabkan kerugian yang cukup fantastis.

Dari kasus itu, katanya, LPEI patut belajar untuk memperbaiki tata kelola penyaluran pembiayaan ekspor agar semakin prudent dan objektif.

“Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Kemudian, pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran juga harus ditindak tegas,” ungkapnya dikutip situs DPR.

DIUSUT TUNTAS

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung RI telah menetapkan sejumlah tersangka terkait dugaan korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional tahun 2013-2019.

Hal itu berimbas pada kerugian yang dialami Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia hingga Rp4,7 triliun pada tahun 2019.

Puteri mengimbau persoalan segera terselesaikan dan pihak-pihak yang ditetapkan bersalah harus bertanggung jawab.

Sebab, katanya, tidak hanya negara yang telah dirugikan, tapi juga kesempatan para eksportir kita yang memerlukan pendanaan juga jadi terhambat.

Apalagi, LPEI didirikan sebagai pendorong pembiayaan ekspor nasional.

“Oleh karenanya, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan pembiayaan menjadi sangat penting untuk dijaga dan dipertanggungjawabkan kepada publik,” urai Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Puteri juga mempertanyakan urgensi dari upaya kolaborasi yang dilakukan LPEI bersama Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI).

Tadinya kolaborasi itu untuk optimalisasi pelaksanaan pemberian hibah guna mendukung pembangunan internasional dan peningkatan ekspor nasional.

“Apa saja manfaatnya? Berapa besarnya dan apa bentuk hibah ini? negara mana saja yang dituju? Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, apalagi masih mencatat NPL yang cukup tinggi, saya kira LPEI perlu fokus dulu terhadap tugas dan fungsi utamanya dalam meningkatkan kapasitas eksportir dalam negeri. Sehingga dapat membawa manfaat optimal bagi pelaku UMKM maupun LPEI sendiri, terutama dalam menjaga kualitas pembiayaannya. Terlebih saat perusahaan masih menghadapi tantangan NPL ini,” ungkapnya.

Untuk itu, Puteri juga mendorong LPEI semakin hadir di tengah masyarakat untuk menggali pelaku UMKM yang berpotensi menembus pasar ekspor.

“Di Daerah Pemilihan (Dapil) saya, ada pelaku usaha simping yang produknya diekspor sampai ke pasar Dubai. Namun sampai sekarang, mereka belum mengenal LPEI dan belum memperoleh dukungan pembinaan, pendampingan, maupun pembiayaan ekspor dari LPEI,” kata legislator dapil Jawa Barat VII ini.

Tags: lembaga pembiayaan ekspor indonesialpei

Related Posts

Candi Borobudur.(Foto: Dok. Injourney)

Harga Tiket Candi Borobudur Terbaru, Juni 2026

Editor
12 Juni 2026

Harga tiket Candi Borobudur dibedakan berdasarkan kategori wisatawan dan jenis akses kunjungan. Pengunjung bisa memilih tiket reguler area pelataran atau...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026: Meksiko Menang 2-0 di Laga Pembuka

Editor
12 Juni 2026

MEKSIKO — Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat atau 12 Juni – 20 Juli 2026...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
12 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyapa penumpang KA Cikuray.(FOTO: Humas Pemkab Garut)

Bupati Garut Senang Ada KA Cikuray, Kenapa?

Editor
12 Juni 2026

Bupati Garut mengemukakan fungsi awal kereta api sebagai salah satu mode transportasi pembawa produk pertanian. Bupati berharap akan semakin banyak...

Jamaah haji di Masjid Nabawi Madinah.(Foto: Dok. Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, MAKKAH – Haji 2026 tengah memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air yang bersamaan dengan hari ke-42 operasional. Proses...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.