• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hari Tanpa Hujan di Indonesia Naik, Dorong Risiko Kebakaran Hutan

Editor
Minggu, 11 Agustus 2024 - 10:58
waspadai bencana kekeringan

Bencana kekeringan (pexels)

BANDUNG – Deputy Director Centre Climate Research Singapore (CCRS) Aurel Moise mengungkapkan bahwa wilayah Indonesia, terutama di selatan khatulistiwa, diperkirakan mengalami peningkatan nilai maksimum Consecutive Dry Days (CDD) selama musim kemarau.

Lokasi dengan peningkatan CDD terbesar berada di daerah rawan kebakaran hutan seperti Sumatera Selatan, Riau, dan sebagian besar Kalimantan.

RelatedPosts

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

“Di masa depan, kita mungkin akan melihat peningkatan kejadian kebakaran hutan dan asap kabut saat musim kemarau,” kata Aurel dalam webinar PRIMA’s Talk yang diadakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis (8/8) dilansir situs BRIN.

Aurel juga menjelaskan pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) dan El Nino Southern Oscillation (ENSO) terhadap curah hujan di Benua Maritim.

Dalam laporan Singapore’s Third National Climate Change Study (V3), Aurel memproyeksikan kenaikan permukaan air laut di Asia Tenggara hingga akhir abad ini. Proyeksi menunjukkan bahwa permukaan air laut di sekitar Singapura akan naik lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, sebanding dengan kenaikan Rata-rata Permukaan Laut Global (GMSL).

Perubahan suhu udara di Asia Tenggara diperkirakan meningkat antara 2 hingga 5,5 derajat Celsius, dengan kenaikan lebih tinggi di Myanmar, Thailand, Laos, dan Kamboja, yang mungkin mencapai enam derajat Celsius selama musim panas.

Kepala Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Albertus Sulaiman, menekankan perlunya pemahaman mendalam tentang faktor-faktor penggerak iklim di kawasan ini.

 

 

Tags: BRINCentre Climate Research Singapore

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas Bis Damri di Jalan Dr. Djunjunan, atau Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa...

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.