• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

378 Jenis Tumbuhan Masuk Klaster Kritis di Kebun Raya Cibodas

Editor
Selasa, 04 Agustus 2026 - 08:25
Indukan bunga bangkai mekar di Kebun Raya Cibodas

Indukan bunga bangkai mekar di Kebun Raya Cibodas. (FOTO: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprioritaskan konservasi 378 jenis koleksi tumbuhan kritis di Kebun Raya Cibodas. Hal ini sebagai bagian dari upaya menyelamatkan keanekaragaman hayati Indonesia melalui penguatan konservasi ex situ.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Fungsi Pemrosesan Koleksi Imliah – Hayati Hidup Kawasan Konservasi Ilmiah (KKI) Kebun Raya Cibodas, Daseng Ahmad Samsudin, dalam Webinar Koleksi Ilmiah, Senin (3/8). Langkah strategis ini berfokus pada perbanyakan serta pelestarian tumbuhan yang berstatus terancam punah dalam daftar IUCN Red List dan koleksi kritis.

RelatedPosts

Dalam Kondisi Sakit, Wali Kota Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

HUT ke-22 DPD RI, Senator Agita: Perkuat Peran DPD RI sebagai Jembatan Aspirasi Daerah

Janji Jenderal Suyudi Setelah Jadi Kapolri: Soroti ‘No Viral No Justice’

Berdasarkan pendataan, terdapat 378 jenis tanaman koleksi kritis di Kebun Raya Cibodas. Hingga kini, program perbanyakan telah membuahkan hasil signifikan. Sebanyak dua jenis tanaman berstatus Rentan (Vulnerable/VU) berhasil diperbanyak, yaitu Yucca treculeana dan Agave vivipara L.

Kemudian 18 jenis berstatus Terancam Punah (Endangered/EN), satu jenis berstatus Sangat Terancam Punah (Critically Endangered/CR), yaitu Musa insularimontana Hayata, serta 63 jenis tanaman koleksi kritis lainnya berhasil diperbanyak dan diregenerasi.

“Indonesia yang kaya akan kekayaan hayati menghadapi tekanan besar akibat deforestasi, alih fungsi lahan, perubahan iklim, serta aktivitas manusia. Kondisi ini mendorong berbagai tumbuhan endemik dan vital secara ekologis ke dalam ambang kepunahan,” kata Daseng seperti dikabarkan Humas BRIN.

 

Terbitkan Peraturan

Guna mengatasi kondisi tersebut, BRIN menerapkan fondasi hukum berdasarkan Peraturan BRIN Nomor 7 Tahun 2024 sebagai pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2023.

“Tidak hanya itu, enam langkah penguatan juga perlu dilakukan, seperti inventarisasi dan identifikasi koleksi prioritas dengan mendata tumbuhan berstatus Rentan (Vulnerable/VU), Terancam Punah (Endangered/EN), dan Sangat Terancam Punah (Critically Endangered/CR),” tambah Daseng.

Langkah berikutnya adalah pengumpulan material perbanyakan dengan menghimpun sumber material dari koleksi hidup Kebun Raya Cibodas, hasil eksplorasi lapangan, pertukaran benih, maupun sumbangan untuk selanjutnya dilakukan produksi dan pemeliharaan awal.

“Selanjutnya ada aklimatisasi dan regenerasi, yakni menyesuaikan bibit hasil perbanyakan dengan lingkungan luar serta memperbarui populasi koleksi secara berkala,” ujarnya.

Dokumentasi dan manajemen data menjadi langkah keempat. Setiap bibit wajib memiliki data berupa nomor akses, asal-usul, metode perbanyakan, tanggal penyemaian, dan tanggal keberhasilan.

Setelah bibit hidup dan memenuhi syarat untuk dikoleksi, tanaman didaftarkan ke dalam Repositori Ilmiah Nasional (RIN) dan aplikasi Makoyana. Setelah memperoleh nomor akses baru, koleksi disimpan dalam buku kebun.

“Langkah kelima adalah pengembangan cadangan bibit koleksi. Bibit jenis langka atau terancam punah wajib disimpan di tempat yang aman, baik di dalam ruangan maupun rumah kaca, agar variasi genetik tanaman tetap terjaga dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, penyakit, maupun perubahan iklim, sehingga siap untuk penanaman secara terencana,” tambahnya.

Langkah terakhir adalah evaluasi untuk memantau tingkat kelangsungan hidup (survival rate) serta penurunan persentase koleksi berstatus kritis.

Dalam pelaksanaannya, BRIN menghadapi tantangan berupa risiko kegagalan perbanyakan, dampak perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, serta ancaman hama dan penyakit. Untuk memitigasi kendala tersebut, BRIN menerapkan berbagai langkah, antara lain riset kultur jaringan, optimalisasi rumah kaca dengan kontrol mikroklimat presisi, penguatan kolaborasi riset dan pendanaan eksternal, serta monitoring intensif dan perlindungan biologis terpadu.

Konservasi ex situ di Kebun Raya Cibodas diharapkan menjadi komitmen berkelanjutan berbasis sains untuk menjaga kelestarian flora Indonesia serta memastikan keberlangsungannya bagi generasi mendatang.

Tags: BRINKebun Raya Cibodastumbuhan kritis

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan tetap hadir menjalankan tugas sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Bandung Tahun 2026 meskipun berada dalam kondisi sakit.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dalam Kondisi Sakit, Wali Kota Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Editor
1 Oktober 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan tetap hadir menjalankan tugas sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.

HUT ke-22 DPD RI, Senator Agita: Perkuat Peran DPD RI sebagai Jembatan Aspirasi Daerah

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA  – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada 1 Oktober 2026, Anggota...

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.(Foto Istimewa/Youtube Setpres).

Janji Jenderal Suyudi Setelah Jadi Kapolri: Soroti ‘No Viral No Justice’

Editor
1 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Jenderal Suyudi Ario Seto sudah resmi dilantik menjadi Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi menyampaikan komitmennya, cepat merespons...

Pelantikan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan Wakapolri, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat.(Foto:Istimewa/Youtube Setpres)

Suyudi Dilantik Presiden Jadi Kapolri, Resmi Sandang Pangkat Jenderal

Editor
1 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Suyudi selanjutnya...

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Wisatawan Mancanegara ke Jabar Agustus 2026 Turun 32,76 Persen

Editor
1 Oktober 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara masuk Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 308 kunjungan, atau turun 32,76...

Pelantikan 15 pejabat oleh Presiden Prabowo Subianto dalam perombakan, atau reshuffle Kabinet Merah-Putih di Istana Negara, Jakarta.(Foto:Istimewa/Youtube Setpres).

Reshuffle 15 Pejabat, Prabowo Lantik Dudung Jadi Menko Polkam, Sigit Jabat KSP

Editor
1 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA-- Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan, atau reshuffle, terhadap 15 pejabat di Kabinet Merah-Putih. Dudung Abdurachman dilantik menjadi Menteri...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.