• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Produksi Gas Indonesia Akan Melonjak Di Tahun Mendatang

Editor
Senin, 05 Agustus 2024 - 07:25
Tambang minyak dan gas

Tambang minyak dan gas.(FOTO: Humas Kementerian ESDM)

BANDUNG – Produksi gas Indonesia diproyeksikan akan mengalami lonjakan signifikan beberapa tahun mendatang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa sejumlah proyek pengembangan lapangan gas baru akan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan produksi nasional.

RelatedPosts

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Dalam pernyataannya pada Temu Media di Jakarta, Jumat (2/8), Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan pihaknya berupaya mencapai produksi 1 juta barel minyak dan 12 Billion Cubic Feet (BCF) gas.

“Walaupun produksi minyak mungkin mengalami penurunan, produksi gas diperkirakan akan meningkat, terutama dengan adanya lapangan baru dari ENI,” katanya melalui siaran pers.

Arifin menjelaskan bahwa pada periode 2027 hingga 2028, Indonesia akan melihat peningkatan produksi gas bumi yang signifikan.

Terutama dari lapangan-lapangan seperti Geng North, IDD Gandang Gendalo, dan Andaman.

Rincian Tambahan Produksi Gas

Geng North: Diperkirakan akan memproduksi tambahan 1.000 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) dengan cadangan mencapai 4,1 TCF. Lapangan ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahun 2027.

IDD Gandang Gendalo: Ditargetkan memproduksi 4.900 MMSCFD dengan cadangan 6,3 TCF, lapangan ini diharapkan memberikan dampak besar terhadap produksi gas nasional.

Andaman: Meski masih dalam tahap eksplorasi, lapangan Andaman diperkirakan memiliki potensi produksi sebesar 527 MMSCFD dengan cadangan sekitar 10 TCF.

Selain proyek-proyek besar tersebut, lapangan-lapangan lain seperti Ubadari (550 MMSCFD), Asap Kido Merah (330 MMSCFD), Maha (194 MMSCFD), Secanggang (140 MMSCFD), Mako (120 MMSCFD), Lofin (120 MMSCFD), Marakes East (89 MMSCFD), Wasambo (40 MMSCFD), dan Karendan (100 MMSCFD) juga diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi gas bumi nasional.

Namun, pengembangan lapangan gas baru menghadapi tantangan seperti isu perizinan, ketersediaan infrastruktur, dan fluktuasi harga energi global.

Oleh karena itu, pemerintah dan perusahaan migas diharapkan bekerja sama dalam melakukan pengeboran eksplorasi dengan rata-rata 54 sumur setiap tahun dan menjalin kerjasama dengan pemain besar dunia seperti EOG Resources dan CNPC.

Arifin menambahkan bahwa peningkatan produksi gas bumi diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, serta mendorong pertumbuhan industri berbasis gas. Gas bumi juga dianggap sebagai sumber energi transisi yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar fosil lainnya.

“Gas ini akan mendukung ketahanan energi kita dan proses transisi energi untuk mengurangi emisi karbon,” tegas Arifin.

Tags: Kementerian ESDM

Related Posts

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Klarifikasi dokter jaga Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengla, atas tuduhan menolak pasien viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Heboh di media sosial, rekaman video seorang pasien yang dinarasikan ditolak berobat di Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat....

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Kunjungan Wisman ke Jabar September 2026 Turun

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada September 2026 tercatat sebanyak 305 kunjungan, atau turun...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 Naik 8,06 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD 31,22 miliar atau naik 8,06 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi september 2022

Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 Sebesar 2,90 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG – Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 year on year (y-on-y) sebesar 2,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.