• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kelompok Masyarakat Peduli Api Gunung Palasari Sumedang Dibentuk

Editor
Minggu, 04 Agustus 2024 - 06:02
Tahura Gunung Palasari Sumedang Antisipasi Bahaya Kebakaran

(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG – Tahura Gunung Palasari Sumedang menjadi obyek pengamanan pemerintah dalam menyambut musim kemarau tahun ini.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sumedang telah membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di sekitar Tahura Gunung Palasari.

RelatedPosts

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kehutanan DLHK Sumedang, Wawan Hernawan, menjelaskan bahwa pembentukan MPA bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan di sekitar Tahura Gunung Palasari.

“MPA ini berfungsi sebagai relawan yang melibatkan kelompok masyarakat hutan dan warga di sekitar Gunung Palasari,” ungkap Wawan pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Menurut Wawan, pentingnya pembentukan MPA ini tidak lepas dari fakta bahwa areal Gunung Palasari merupakan daerah rawan kebakaran saat musim kemarau.

“Dengan adanya MPA, kami berharap bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat dan meningkatkan partisipasi mereka dalam menjaga dan mencegah kebakaran hutan,” tambahnya dilansir situs Pemkab Sumedang.

Wawan juga menambahkan bahwa DLHK akan mengikutsertakan kelompok MPA dalam berbagai pelatihan.

“Pelatihan ini penting untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka agar lebih siap menghadapi situasi karhutla,” jelasnya.

Selain pembentukan MPA, DLHK telah melakukan beberapa upaya lain untuk mengantisipasi kebakaran di areal Tahura Gunung Palasari, seperti pembuatan sekat bakar dan pemasangan tanda peringatan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kebakaran selama musim kemarau.

Tags: gunung palasariKabupaten Sumedang

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Editor
16 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Kasus pembunuhan terhadap Abuzala Baldani, pemuda asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di kolong jembatan Tol...

Menpora RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko...

Temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Editor
16 Oktober 2026

KETAPANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan...

Image: Kemenhut

Karhutla Bromo Telan Korban Jiwa, Kemenhut Berduka

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan...

Kemenpar ajak agen travel Singapura explore Yogyakarta antara lain Borobudur.(Foto: Humas Kemenpar)

Agen Travel Singapura Explore Yogyakarta Lewat Famtrip

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak empat agen perjalanan asal Singapura untuk menjajal langsung sederet atraksi wisata berkualitas yang ada...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menghadiri konferensi pers World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Kamis (15/10/2016).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

Jelang WCCE 2026, Menteri Ekraf: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Kreatif Global

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA – Enam hari menjelang pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, Indonesia siap menjadi tuan rumah dialog global...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.