• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

71 Anak-Anak di Cianjur Menderita Keracunan Makanan

Editor
Senin, 07 Oktober 2024 - 03:55
Salah seorang anak korban keracunan makanan dibawa ke Puskemas Ciranjang, Kabupaten Cianjur.(Foto:Istimewa).

Salah seorang anak korban keracunan makanan dibawa ke Puskemas Ciranjang, Kabupaten Cianjur.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Sebanyak 71 orang warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menderita keracunan makanan. Penyebab keracunan massal tersebut, diduga dari menu nasi dus dalam kegiatan di madrasah.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, jumlah korban keracunan makanan terus bertambah dan saat ini sudah mencapai 71 orang. Dari 71 korban tersebut, 17 orang harus dirawat di puskemas.

RelatedPosts

BPBD Kota Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Musim Hujan

Korea Open 2026: Anthony Ginting Lanjut ke 16 Besar

Perkuat Penegakan Hukum Pasar Modal, OJK Jatuhkan Sanksi ke Sejumlah Pihak, Ini Rinciannya

“Korban (keracunan makanan) berdatangan ke Puskesmas Ciranjang, sejak Minggu (06/10/2024) malam hingga Senin (07/10/2024) pagi. Total sudah 71 korban, 17 diantaranya masih menjalani perawatan,” kata Yusman, kepada wartawan, Senin (07/10/2024).

Keracunan massal tersebut menimpa warga di dua desa di Kecamatan Ciranjang, yakni Desa Gunungsari dan Desa Kertajaya. Korban yang berdatangan ke Puskesmas Ciranjang, mengeluh pusing dan mual diserta muntah-muntah sebagai gejala keracunan.

“Sebagian besar korban adalah anak-anak. Satu orang yang dirawat di puskesmas, akan dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya cukup berat,” ujar Yusman.

Santap Nasi Dus

Korban anak-anak menderita keracunan setelah mengkonsumsi nasi dus dalam acara ‘Muludan’ (Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW). Kegiatan ‘Muludan’ bertempat di sebuah Madrasah Diniyah, Minggu pagi.

“Menu dari makanan nasi kotak (nasi dus) diduga sebagai penyebab keracunan. Untuk memastikan, semua sampel setiap menu makanan, termasuk bumbunya sudah diambil untuk diperiksa dan masih menunggu hasil dari uji laboratorium,” ungkap Yusman.

Para korban baru merasakan gejala keracunan malam hari dan besok paginya setelah bangun tidur. Kegiatan ‘Muludan’ selesai pada Minggu siang, pukul 12.00 WIB, diakhiri makan nasi dus yang dibagikan panitia, dengan lauk pauk terdiri dari olahan daging ayam, mie goreng, tahu, tempe, dan sayuran.(chd)

Tags: keracunan makananmuludan

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BPBD Kota Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Musim Hujan

Editor
4 November 2026

BANDUNG - Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, tanah longsor, dan...

Korea Open 2026

Korea Open 2026: Anthony Ginting Lanjut ke 16 Besar

Editor
4 November 2026

YEOSU KORSEL – Korea Open 2026 digelar 3-8 November 2026 memperebutkan total hadiah USD 500.000 atau setara dengan Rp8 miliar...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Perkuat Penegakan Hukum Pasar Modal, OJK Jatuhkan Sanksi ke Sejumlah Pihak, Ini Rinciannya

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melaksanakan penegakan hukum secara tegas dan berkelanjutan terhadap berbagai bentuk pelanggaran di pasar...

Abdul Rahman Muhammad atau Abdul El-Sayed, muslim pertama yang menyandang gelar Senator dari negara bagian Michigan.(Foto: Detroit Regional Chamber)

Cetak Sejarah! Abdul El-Sayed, Senator Muslim Pertama di AS

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Peta politik Amerika Serikat mencatat sejarah baru. Abdul Rahman Muhammad - yang dikenal luas sebagai Abdul El-Sayed, resmi...

Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(Foto:Dok.KSP)

Istana: Penyadapan Listyo Sigit ke Presiden Prabowo Makar, Banyak Informasi Sensitif

Editor
4 November 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Istana menyatakan, penyadapan ilegal yang dilakukan Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Presiden Prabowo Subianto, sebagai tindakan makar. Istana beralasan,...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.(Image: YouTube Setpres)

Mensesneg Umumkan Pemberhentian KSP Terkait Kasus Penyadapan dan Akses Ilegal

Editor
4 November 2026

JAKARTA — Istana Kepresidenan menegaskan keprihatinan mendalam atas kasus hukum yang menjerat sejumlah oknum pejabat tinggi negara. Menteri Sekretaris Negara...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.