• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

238 Orang Jamaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Saudi, Pemerintah: Tetap Jaga Kesehatan

Editor
Senin, 16 Juni 2025 - 07:34
Sejumlah jamaah haji masih di rawat di Rumah Sakit Arab Saudi karena menderita sakit. (Dok. Istimewa)

Sejumlah jamaah haji masih di rawat di Rumah Sakit Arab Saudi karena menderita sakit. (Dok. Istimewa)

Apabila jamaah haji merasakan ada gejala demam, disertai batuk pilak, apalagi disertai dengan sesak nafas ketika sudah sampai tanah air, maka agar segera berobat.

MAKKAH — Pemerintah mengingatkan kepada jamaah agar tetap menjaga kesehatan, meski puncak haji telah selesai. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mencatat hingga saat ini masih ada 238 jamaah haji yang dirawat di RS Arab Saudi.

RelatedPosts

Korea Open 2026: An Se Young Lawan Akane di Final, Duel Musuh Bebuyutan

Bappebti Umumkan Peringkat 5 Teratas Pialang Terbaik

Ikhtiar BEI Dongkrak Kinerja Pasar Modal, Lebih Transparan, Lebih Berdampak

Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi Imran mengatakan, hingga hari ini jumlah jamaah haji Indonesia yang sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di kloter sebanyak 72.100 orang. Kasus terbanyak adalah infeksi saluran pernafasan atas, hipertensi, dan juga diabetes dengan komplikasi.

Begitu juga dengan rawat inap di rumah sakit Arab Saudi hingga hari ini masih terdapat jamaah haji Indonesia yang dirawat sebanyak 238 orang. “Kasus terbanyak adalah pneumonia atau radang paru, diabetes dengan komplikasi yang berat, dan juga penyakit jantung koroner atau serangan jantung.,” ujar Mohammad Imran saat memberikan keterangan di Makkah.

Imran mengungkapkan, jumlah jamaah wafat pada hari ke-44 pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci sudah mencapai 275 orang. Angka ini meskipun tinggi tetapi lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Penyebab kematian terbanyak, kata Imran, adalah penyakit jantung dan juga sepsis atau kegagalan organ akibat infeksi yang berat.

“Oleh karena itu, kepada jumlah haji yang dimuliakan oleh Allah SWT kami mengimbau untuk menjaga kesehatan menjelang pemulangan ke tanah air karena keluarga sudah menunggu di rumah mengharapkan para Ibu dan bapak untuk tetap sehat ketika tiba di kampung halaman nanti,” ujar Imran.

Pemerintah mengingatkan agar jamaah haji menjaga kesehatan dengan cara beristirahat cukup. Kedua tidak memaksakan diri untuk melakukan aktivitas ibadah yang menguras fisik seperti umrah sunnah berulang kali dan juga mengejar paket atau kesempurnaan arba’in nanti ketika berada di Madinah.

Kemudian hindari aktivitas di luar hotel pada waktu terik di pukul 10 sampai pukul 16 pada sore hari. “Jika beraktivitas di luar ruangan kami menghimbau agar jamaah haji menggunakan payung, semprotan wajah dan juga membawa air minum,” ujarnya.

Selain itu, Imran menyarankan, agar jamaah meminum air putih atau zam-zam yang cukup, jangan menunggu haus. Hindari penularan penyakit dengan menggunakan masker, baik ketika beraktivitas di luar atau pada saat mengalami keluhan batuk dan pilak.

“Khusus bagi jamaah haji lansia dan komorbid, selain pesan-pesan tadi kami juga sampaikan agar aktivitas ibadah dengan mengutamakan ibadah yang tidak menguras fisik seperti berzikir, membaca Alquran dan juga bersedekah,” ujarnya.

Selain itu para jamaah haji lansia agar selalu mendapatkan pendamping dari sesama jamaah lainnya saat beraktivitas di luar hotel. Tak kalah penting lakukan konsultasi secara rutin di kloter-kloter dengan dokter yang ada di kloter minimal 1 kali 1 pekan untuk mengetahui perkembangan kondisi penyakit yang saat ini dialami.

Apabila jamaah haji merasakan ada gejala demam, disertai batuk pilak, apalagi disertai dengan sesak nafas ketika sudah sampai tanah air, maka ia mengajurkan agar segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Baik itu di rumah sakit maupun di puskesmas, dalam waktu kurang, apabila gejala tersebut dirasakan kurang dari 14 hari sejak tiba dari tanah suci,” ujar Imran.

Selain itu, jangan lupa untuk tetap dan menyampaikan riwayat perjalanan jamaah kepada petugas kesehatan. Hal ini penting bagi petugas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas untuk melakukan pelayanan dan penanganan yang tepat terhadap gejala yang dirasakan. (yul)

Tags: Hajijaga kesehatanjamaah hajijamaah sakitrumah sakit saudi

Related Posts

Korea Open 2026

Korea Open 2026: An Se Young Lawan Akane di Final, Duel Musuh Bebuyutan

Editor
7 November 2026

YEOSU KORSEL – Korea Open 2026 digelar 3-8 November 2026 memperebutkan total hadiah USD 500.000 atau setara dengan Rp8 miliar...

Pelepasan ekspor komoditas kopi dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage, Bandung, menuju Tiongkok dan Maroko pada Kamis (16/7/2026).(Foto: Dok. Kemendag)

Bappebti Umumkan Peringkat 5 Teratas Pialang Terbaik

Editor
7 November 2026

Peringkat Pertama: PT PG Berjangka pada peringkat Peringkat Kedua: PT Didi Max Berjangka, PT Inter Pan Pasifik Futures, PT Java...

harga saham

Ikhtiar BEI Dongkrak Kinerja Pasar Modal, Lebih Transparan, Lebih Berdampak

Editor
7 November 2026

JAKARTA - Sepanjang pekan pertama November 2026, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaksanakan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem pasar...

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Arab Saudi Berantas Makelar Ilegal, Wamenhaj: Kami Dukung

Editor
7 November 2026

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menyambut baik langkah tegas Pemerintah Arab Saudi dalam mencegah praktik perantara...

Pesawat Super Air Jet di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Super Air Jet Layani Rute Padang-Bandung, Konektivitas Kota Bandung Makin Berkembang

Editor
7 November 2026

BANDUNG - Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, mendapatkan penambahan layanan rute baru. Maskapai Super Air Jet membuka rute penerbangan baru...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pelepasan program prioritas Angkot to School, di Balai Kota Bandung, Jumat 6 November 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Farhan Ingin Sopir Angkot Bandung Digaji

Editor
7 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.