• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

Editor
Rabu, 24 Juni 2026 - 05:04
Perajin batik dengan motif trusmi di Kabupaten Cirebon.(Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

Perajin batik dengan motif trusmi di Kabupaten Cirebon.(Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

15 Karya budaya asli Kabupaten Cirebon resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat.

KABUPATEN CIREBON — Aroma Sega Lengko yang melegenda, motif Batik Trusmi yang mendunia, hingga denting kisah dalam Wayang Kulit Gagrak Cerbon kini mendapat pengakuan resmi sebagai bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.

RelatedPosts

Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode I Oktober 2026

Flu Ringan Cuma Perlu Istirahat, Tak Perlu Antivirus

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Sebanyak 15 karya budaya asli Kabupaten Cirebon resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat.

Penetapan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya melindungi identitas budaya masyarakat Cirebon yang telah diwariskan lintas generasi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Fajar Sutresno, mengatakan pengakuan tersebut bukan sekadar pencatatan administratif, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Cirebon selama ratusan tahun.

“Budaya yang kita miliki merupakan aset berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan sekaligus perlindungan terhadap kekayaan budaya Kabupaten Cirebon,” kata Fajar, Senin (22/6/2026) dikutip dari laman Pemkab Cirebon.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan tradisi kesultanan yang kuat, Cirebon juga menjadi ruang pertemuan budaya Jawa, Sunda, Tionghoa, Arab, dan berbagai pengaruh lainnya yang melahirkan identitas khas yang tidak dimiliki daerah lain.

Ke-15 warisan budaya yang ditetapkan mencerminkan keberagaman tersebut. Mulai dari bahasa daerah melalui Basa Cerbon, kerajinan Batik Trusmi yang menjadi ikon ekonomi kreatif masyarakat, hingga berbagai ritual adat yang masih hidup dan dijalankan hingga kini.

Tradisi Mapag Sri Cerbon misalnya, menjadi simbol rasa syukur masyarakat agraris atas hasil panen yang diperoleh.

Sementara Memitu Cerbon dan Mudun Lemah Cerbon merepresentasikan nilai-nilai kehidupan yang mengiringi perjalanan manusia sejak dalam kandungan hingga masa tumbuh kembang anak.

Dari sektor kuliner, sejumlah makanan khas turut mendapat pengakuan. Nama-nama seperti Sega Lengko, Pepes Intip Tahu, Tape Ketan Bakung, hingga Tongseng Batembat menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya hadir dalam bentuk seni dan tradisi, tetapi juga tersimpan dalam cita rasa yang diwariskan turun-temurun.

Tak kalah menarik, ragam kesenian khas Cirebon juga masuk dalam daftar tersebut. Berokan, Ronggeng Bugis, Srabad, Wayang Golek Cepak Cerbon, dan Wayang Kulit Gagrak Cerbon menjadi representasi kreativitas masyarakat yang terus bertahan di tengah derasnya arus budaya modern.

Fajar menegaskan, pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerahnya sendiri.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi Kabupaten Cirebon, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan warisan budaya leluhur tetap hidup dan tidak punah,” ujarnya.

Adapun 15 karya budaya Kabupaten Cirebon yang resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat yakni Basa Cerbon, Batik Trusmi, Berokan, Mapag Sri Cerbon, Masres, Memitu Cerbon, Mudun Lemah Cerbon, Pepes Intip Tahu, Ronggeng Bugis, Sega Lengko, Srabad, Tape Ketan Bakung, Tongseng Batembat, Wayang Golek Cepak Cerbon, serta Wayang Kulit Gagrak Cerbon.

Penetapan tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Cirebon sebagai salah satu pusat kebudayaan penting di Jawa Barat.

Di tengah perkembangan zaman yang terus berubah, pengakuan ini menjadi pengingat bahwa identitas daerah tidak hanya tersimpan dalam bangunan bersejarah, tetapi juga hidup dalam bahasa yang dituturkan, makanan yang disantap, ritual yang dijalankan, dan kesenian yang terus dipentaskan oleh masyarakatnya.

Tags: Karya budaya Cirebonwarisan budaya tak benda

Related Posts

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode I Oktober 2026

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode pertama Oktober...

Mencegah flu menular gunakan masker.(Foto: Humas Kemenkes)

Flu Ringan Cuma Perlu Istirahat, Tak Perlu Antivirus

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Flu ringan umumnya tidak memerlukan penanganan medis yang kompleks. Sebagian besar kasus influenza dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting...

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Ahmad Abdullah.(Foto: Humas Kemenhaj)

Kasus Kriminal Terkait Perjalanan Ibadah Melonjak Tajam

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring tingginya antusiasme masyarakat berangkat ke...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.