• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Warga Panik Kobaran Api Liar tak Terkendali Bakar Lahan Kebun Bambu

Editor
Rabu, 23 Oktober 2024 - 12:17
Ilustrasi kebakaran hutan.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: istimewa)

Butuh waktu hampir satu jam bagi petugas untuk memadamkan kobaran api.

SATUJABAR, KUNINGAN — Sisa pembakaran sampah yang tak padam kembali menimbulkan kebakaran di Kabupaten Kuningan. Kebakaran itu terjadi pada lahan milik Pemerintahan Desa Cihaur, di Dusun Kramat RT 001 RW 002, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (22/10/2024) pukul 22.00 WIB.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, berdasarkan informasi dari seorang warga setempat bernama Elli Said, api diketahui sudah membesar pada pukul 22.00 WIB. Bahkan, api semakin membesar tidak terkendali dan membakar kebun bambu.

RelatedPosts

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

‘’Kobaran api yang membesar menimbulkan kepanikan warga sekitar,’’ ujar Andri, Rabu (23/10/2024).

Warga setempat merasa khawatir api akan menjalar ke bangunan rumah mereka maupun bangunan kios Bumdes yang berada di sampingnya. Karena itu, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke UPT Damkar Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan penanganan.

Setelah menerima laporan tersebut, UPT Damkar langsung menerjunkan petugas ke lokasi. Setibanya di sana, petugas pun langsung melakukan pemadaman. Butuh waktu hampir satu jam bagi petugas untuk memadamkan kobaran api.

Setelah api padam, petugas melanjutkannya dengan upaya pendinginan untuk memastikan bara api tidak akan kembali menyala. Petugas pun kemudian melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran.

‘’Setelah menanyakan saksi-saksi dan melihat bukti di lapangan, diketahui penyebab kebakaran itu adalah dari sisa pembakaran sampah batok kelapa yang merambat ke kebun bambu,’’ jelas Andri.

Andri mengatakan, untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa, maka masyarakat harus mewaspadai setiap potensi terjadinya kebakaran. Termasuk yang diakibatkan dari pembakaran sampah dan lainnya. (yul)

Tags: hutan bambukebakaranwarga panik

Related Posts

(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tuntaskan Kasus Perdagangan 10,87 Kg Sisik Trenggiling dan 16 Pasang Paruh Rangkong di Sumatera Barat

Editor
18 Oktober 2026

PADANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sumatera menuntaskan penyidikan perkara perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi...

Peserta famtrip edukasi dari University of Tasmania tengah melakukan Walking tour menyusuri kawasan Kota Tua Jakarta, Senin (5/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Jaring Pasar Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Gaet 43 Pemuda Jelajahi Jakarta

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat penetrasi di pasar Australia melalui segmen wisata edukasi dengan mendukung penyelenggaraan famtrip edukasi bertajuk...

(Image: BMKG)

Asap Karhutla Terpantau di Jabodetabek, Tapi Cuman Sesaat

Editor
17 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menjauhi wilayah...

Dampak gempa di Bogor.(Foto: BMKG)

BMKG: Dampak Gempa Bogor M3,5 dan M4,1, Ratusan Properti Terdampak

Editor
17 Oktober 2026

BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak dua kejadian gempa bumi yang mengguncang...

Pawai Budaya di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pawai Budaya Hari Jadi Kota Bandung Sabtu 24 Oktober 2026

Editor
17 Oktober 2026

BANDUNG - Pawai Budaya Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) akan menghadirkan keragaman seni, budaya, dan identitas wilayah melalui Karnaval...

Suryadi Ong, Chief of Treasury Permata Bank, dan Suwardi Candra, Division Head, West Java Region Permata Bank, dalam sesi penyerahan plakat dan donasi Permata CERITA 2026 kepada perwakilan Bank Indonesia, Indra Gunawan, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat; perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, Nina Rahayu, Pengolah Data dan Informasi; serta Mamat, Kepala Sekolah SMP Ganesha.(Foto: Istimewa)

Dari Uang Jajan hingga Transaksi Digital, Permata CERITA 2026 Bekali Remaja dengan Kecakapan Finansial

Editor
17 Oktober 2026

Melibatkan lebih dari 500 Employee Volunteers, Permata CERITA 2026 hadir di 24 kota untuk membekali siswa SMP dengan kemampuan mengambil...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.