• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Warga KBB Dibunuh dan Dikubur di Dalam Rumah, Pelaku Tukang Kebun

Editor
Selasa, 16 April 2024 - 05:25
Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban Didi Hartanto (42) dibunuh dan dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban Didi Hartanto (42) dibunuh dan dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (FOTO: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Kepolisian Resor (Polres) Cimahi berhasil mengungkap kasus pembunuhan warga Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang mayatnya dikubur di dalam rumah.

Pelaku pembunuhan seorang tukang kebun dan bersih-bersih kompleks, yang berhasil ditangkap setelah pihak keluarga melaporkan telah kehilangan korban, 30 Maret 2024 lalu, ke Polres Cimahi.

RelatedPosts

Perkuat Integritas dan Keberkahan Operasi, Perwira Kilang Balongan Gelar Doa Bersama

‘Pak Ogah’ di Banjar Ditemukan Tewas di Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Transformasi Digital Perkuat Layanan, bank bjb Raih Lima Titanium Awards pada PRIMA Awards 2026

Korban pembunuhan yang mayatnya dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Didi Hartanto (42). Korban tewas di tangan pria bernama Ijal (31), tukang kebun dan bersih-bersih kompleks.

Awal mula terungkapnya kasus pembunuhan sadis tersebut, laporan pihak keluarga yang telah kehilangan korban ke Polres Cimahi, 30 Maret 2024 lalu, ke Polres Cimahi. Pihak keluarga mengaku sudah tidak bertemu korban sejak 23 Maret, selama sepekan.

“Pada 30 Maret 2024, kami menerima laporan kehilangan korban dari pihak keluarga. Dari laporan tersebut, kami langsung membentuk tim khusus untuk mencari  tahu dan memastikan apakah korban hilang karena hal wajar atau tidak,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono kepada wartawan di lokasi penemuan mayat korban, Selasa (16/04/2024).

“Proses pencarian dan penyelidikan dari tim khusus yang dibentuk, tidak mendapatkan petunjuk hilangnya korban setelah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa CCTV. Rekaman CCTV di sekitar TKP hasilnya nihil, karena sudah tidak tersimpan karena waktu kejadian sudah cukup lama,” kata Aldi.

Aldi mengatakan, tim khusus melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan kejanggalan terdapat seprai spring bed (tempat tidur) yang terpotong di TKP. Tepatnya pada 7 April 2024, didapat identitas orang bernama Ijal yang dicurigai.

Aldi menjelaskan Ijal merupakan pekerja serabutan sebagai tukang kebun, yang biasa membantu bersih-bersih taman dan biasa membantu warga di kompleks. Ijal dicurigai karena setelah korban dilaporkan hilang, ia pun juga turut menghilang dari kompleks.

“Pada April, tim khusus mendapatkan informasi keberadaan Ijal dari keluarganya. Bahkan, sebelum kabur, Ijal sempat  mengancam keluarganya agar tidak membocorkan keberadaannya,” jelas Aldi.

Dari keterangan pihak keluarga,  Ijal membawa sepeda motor milik korban dan sengaja menyimpan di rumah kontrakan orangtuanya. Ijal juga sempat menyerahkan surat sertifikat Hak Guna Bangun dan akta jual beli tanah atas nama korban.

 

Ditangkap di Cianjur

Pada 14 April, tim.khusus berhasil melacak keberadaan Ijal di Jakarta. Setelah sempat kabur-kaburan, Ijal akhirnya berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya.

“Baru Pada Senin, 15 April 2024, tim khusus berhasil menangkap Ijal. Proses penangkapan di daerah Cipeuyeum, Cianjur, setelah kabur dari Jakarta,” ungkap Aldi.

Ijal mengaku telah membunuh korban dan sengaja menguburnya di dalam rumah. Ijal lalu menunjukkan kepada polisi dimana lubang tempat mengubur korban, yang telah ditutup keramik untuk menghilangkap jejak.

Korban dihabisi dengan dihantam pipa besi berkali-kali. Beberapa jam setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa, Ijal lalu menggali lubang dan menguburnya.

Motif pembunuhan karena pelaku merasa sakit hati setelah menagih uang kerja selama dua hari, namun tak kunjung dibayarkan.

Pelaku menagih uang kerjanya selama dua hari sebesar Rp 300 ribu, tapi tidak juga

Tags: polres cimahi

Related Posts

Perkuat Integritas dan Keberkahan Operasi, Perwira Kilang Balongan Gelar Doa Bersama

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BALONGAN – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan terus menanamkan budaya kerja yang berlandaskan integritas, keselamatan, dan nilai-nilai...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

‘Pak Ogah’ di Banjar Ditemukan Tewas di Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANJAR--Seorang pria di Kota Banjar, Jawa Barat, yang berprofesi sebagai 'Pak Ogah', atau pengatur lalu-lintas kendaraan, ditemukan tewas terluka....

Pada ajang PRIMA Awards 2026, bank bjb berhasil meraih lima penghargaan kategori Titanium Awards sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan perusahaan menghadirkan layanan transaksi perbankan yang unggul dan berkinerja terbaik sepanjang tahun 2026.(Foto: bank bjb)

Transformasi Digital Perkuat Layanan, bank bjb Raih Lima Titanium Awards pada PRIMA Awards 2026

Editor
7 Agustus 2026

BALI – Komitmen bank bjb dalam menghadirkan layanan perbankan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, kembali memperoleh pengakuan di...

Wings Air di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Layani Bandung-Palembang, Sudah Beroperasi

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Antusiasme masyarakat terhadap kembali beroperasinya penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus meningkat. Setelah sehari sebelumnya...

Ilustrasi siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

Puluhan Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, KPPG Ungkap 2 Pelanggaran

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG)....

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kasus Kematian Satpam Sumarna Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Sudah Periksa 30 Saksi

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi masih belum bisa mengungkap misteri kasus kematian satpam Sumarna, yang ditemukan dalam kondisi terborgol, di area Waduk Jatiluhur,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat