• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Warga KBB Dibunuh dan Dikubur di Dalam Rumah, Pelaku Tukang Kebun

Editor
Selasa, 16 April 2024 - 05:25
Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban Didi Hartanto (42) dibunuh dan dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban Didi Hartanto (42) dibunuh dan dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (FOTO: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Kepolisian Resor (Polres) Cimahi berhasil mengungkap kasus pembunuhan warga Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang mayatnya dikubur di dalam rumah.

Pelaku pembunuhan seorang tukang kebun dan bersih-bersih kompleks, yang berhasil ditangkap setelah pihak keluarga melaporkan telah kehilangan korban, 30 Maret 2024 lalu, ke Polres Cimahi.

RelatedPosts

Menteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Muda di Bandung

Soal Pemadaman Bergilir, Dirut PLN: Sudah Bisa Ditekan

Pedagang Dilarang Jualan di Depan Pusdai

Korban pembunuhan yang mayatnya dikubur di dalam rumah di Kompleks Bumi Citra Indah 2, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Didi Hartanto (42). Korban tewas di tangan pria bernama Ijal (31), tukang kebun dan bersih-bersih kompleks.

Awal mula terungkapnya kasus pembunuhan sadis tersebut, laporan pihak keluarga yang telah kehilangan korban ke Polres Cimahi, 30 Maret 2024 lalu, ke Polres Cimahi. Pihak keluarga mengaku sudah tidak bertemu korban sejak 23 Maret, selama sepekan.

“Pada 30 Maret 2024, kami menerima laporan kehilangan korban dari pihak keluarga. Dari laporan tersebut, kami langsung membentuk tim khusus untuk mencari  tahu dan memastikan apakah korban hilang karena hal wajar atau tidak,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono kepada wartawan di lokasi penemuan mayat korban, Selasa (16/04/2024).

“Proses pencarian dan penyelidikan dari tim khusus yang dibentuk, tidak mendapatkan petunjuk hilangnya korban setelah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa CCTV. Rekaman CCTV di sekitar TKP hasilnya nihil, karena sudah tidak tersimpan karena waktu kejadian sudah cukup lama,” kata Aldi.

Aldi mengatakan, tim khusus melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan kejanggalan terdapat seprai spring bed (tempat tidur) yang terpotong di TKP. Tepatnya pada 7 April 2024, didapat identitas orang bernama Ijal yang dicurigai.

Aldi menjelaskan Ijal merupakan pekerja serabutan sebagai tukang kebun, yang biasa membantu bersih-bersih taman dan biasa membantu warga di kompleks. Ijal dicurigai karena setelah korban dilaporkan hilang, ia pun juga turut menghilang dari kompleks.

“Pada April, tim khusus mendapatkan informasi keberadaan Ijal dari keluarganya. Bahkan, sebelum kabur, Ijal sempat  mengancam keluarganya agar tidak membocorkan keberadaannya,” jelas Aldi.

Dari keterangan pihak keluarga,  Ijal membawa sepeda motor milik korban dan sengaja menyimpan di rumah kontrakan orangtuanya. Ijal juga sempat menyerahkan surat sertifikat Hak Guna Bangun dan akta jual beli tanah atas nama korban.

 

Ditangkap di Cianjur

Pada 14 April, tim.khusus berhasil melacak keberadaan Ijal di Jakarta. Setelah sempat kabur-kaburan, Ijal akhirnya berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya.

“Baru Pada Senin, 15 April 2024, tim khusus berhasil menangkap Ijal. Proses penangkapan di daerah Cipeuyeum, Cianjur, setelah kabur dari Jakarta,” ungkap Aldi.

Ijal mengaku telah membunuh korban dan sengaja menguburnya di dalam rumah. Ijal lalu menunjukkan kepada polisi dimana lubang tempat mengubur korban, yang telah ditutup keramik untuk menghilangkap jejak.

Korban dihabisi dengan dihantam pipa besi berkali-kali. Beberapa jam setelah memastikan korban sudah tidak bernyawa, Ijal lalu menggali lubang dan menguburnya.

Motif pembunuhan karena pelaku merasa sakit hati setelah menagih uang kerja selama dua hari, namun tak kunjung dibayarkan.

Pelaku menagih uang kerjanya selama dua hari sebesar Rp 300 ribu, tapi tidak juga

Tags: polres cimahi

Related Posts

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.(Foto:Istimewa).

Menteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Muda di Bandung

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku aksi penyekapan dan penganiayaan...

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo beserta jajaran menjelaskan soal pemadaman bergilir.(Foto: Setneg)

Soal Pemadaman Bergilir, Dirut PLN: Sudah Bisa Ditekan

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai mengalami...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, kawasan depan Pusdai tidak lagi diperbolehkan menjadi lokasi aktivitas berjualan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pedagang Dilarang Jualan di Depan Pusdai

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat penertiban di sejumlah ruang publik, khususnya kawasan yang dinilai memiliki nilai...

Linmas di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Aksi Begal dan Kekerasan: Pemkot Aktifkan Siskamling di Seluruh Bandung

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur sekolah. Salah...

Kereta Api.(Foto:PT KAI).

KA Argo Anjasmoro Makin Diminati, Banyak Bonusnya

Editor
22 Juni 2026

KA Argo Anjasmoro melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi pp dapat memberikan pengalaman menikmati ragam kuliner, wisata, budaya, dan suasana khas lintas...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Penumpang KA Lembah Anai Melonjak 206,50 Persen

Editor
22 Juni 2026

KA Lembah Anai hadir sebagai layanan lokal yang menghubungkan perjalanan harian dengan pengalaman menikmati alam Minangkabau. SATUJABAR, JAKARTA - Kereta...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.