• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Warga Bogor Tewas Terjebak di Lokasi Tambang PT Antam Sudah 5 Orang

Editor
Senin, 19 Januari 2026 - 08:19
Kepulan asap di lokasi tambang di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tempat warga diduga penambang ilegal ditemukan tewas terjebak.(Foto:Istimewa).

Kepulan asap di lokasi tambang di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, tempat warga diduga penambang ilegal ditemukan tewas terjebak.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR–Jumlah korban tewas terjebak di lokasi tambang di kawasan PT Aneka Tambang (Antam), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tercatat sudah lima orang. Kelima korban merupakan warga bogor, yang diduga sebagai penambang emas ilegal dan tewas setelah menghirup gas beracun.

Jumlah korban tewas terjebak di lokasi tambang di kawasan PT Aneka Tambang (Antam), di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sudah lima orang disampaikan pihak kepolisian. Hingga Senin (19/01/2026), tim investigasi gabungan dari PT Antam, pihak kepolisian, dan otoritas terkait, masih melakukan pendataan, pencarian, dan upaya evakuasi terhadap kemungkinan masih terdapat korban lainnya yang terjebak di lokasi tambang.

RelatedPosts

KA Rajabasa Gunakan Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli 2026

Sadis! Dua Kakak-Beradik di Bawah Umur di Sumedang Disiram Air Keras OTK

Hotel Sultan Sedang Dieksekusi, Ini Profilnya

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriyatna mengatakan, pada Minggu (18/01/2026) dinihari, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi tiga orang korban tewas terjebak. Disusul dua korban lainnya, ditemukan dan dievakuasi, pada Senin (19/01/2026).

“Jadi total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah lima orang. Kelima korban sudah teridentifikasi, tiga warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, dan dua warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung,” kata Ucup, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Kelima korban tewas setelah diduga menghirup gas beracun. Tingginya kadar gas beracun sempat menyulitkan proses evakuasi dilakukan tim gabungan terhadap korban yang terjebak di terowongan lokasi tambang.

Tim gabungan investigasi dan proses evakuasi di area konsesi tambang emas Gunung Pongkor kawasan PT Antam, melibatkan PT Antam, Polres Bogor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, serta Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Polres Bogor juga telah membangun Posko Siaga Terpadu di Polsek dan Kecamatan, ditujukan bagi siapa saja yang merasa telah kehilangan anggota keluarganya agar segera melaporkannya ke posko.

Sebelumnya, tim investigasi gabungan yang diterjunkan untuk menelusuri penyebab munculnya kepulan asap, menemukan tiga warga terjebak di dalam lubang tambang. Ketiga warga tersebut, ditemukan dan berhasil dievakuasi tim, sudah menjadi mayat.

“Tiga korban yang ditemukan dan berhasil dievakuasi tim dalam kondisi sudah meninggal dunia, merupakan warga. Jadi, bukan pegawai ataupun kontraktor dari PT Antam,” ujar Java Region, CSR, and Sub Division Head PT Antam UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (19/01/2026).

Ketiga korban diduga sebagai penambang emas ilegal yang terjebak saat melakukan aktivitas penambangan di area non-operasional, atau di luar operasional PT Antam. Lokasi penambangan, tempat korban terjebak dan ditemukan tewas, seharusnya steril dari aktivitas penambangan.

Ketiga korban merupakan warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Proses evakuasi ketiga korban di dalam lubang tambang, berlangsung sejak Minggu (18/01/2026) hingga Senin (19/01/2026) dinihari.

Ketiga korban ditemukan tewas terjebak, menyusul insiden munculnya kepulan asap dari dalam lubang tambang di kawasan PT Antam. Tim investigasi masih melakukan penelusuran terkait penyebab munculnya kepulan asap tersebut.

Pihak kepolisian dari Polres Bogor mendatangi lokasi tambang PT Antam, untuk memastikan penyebab munculnya kepulan asap, menyusul isu adanya ledakan yang mengakibatkan ratusan orang terjebak. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memastikan, dari fakta yang dilaporkan PT Antam, isu terjadi ledakan di lokasi tambang yang mengakibatkan ratusan orang terjebak di dalamnya, tidak benar.

Tags: jawa baratkabupaten bogorKecamatan Nanggungpolres bogorPolsek NanggungPT AntamWarga Tewas Terjebak di Lokasi Tambang Sudah 5 Orang

Related Posts

Kereta api melintasi jembatan, KA Rajabasa

KA Rajabasa Gunakan Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli 2026

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan peningkatan layanan pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP sebagai respons atas...

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah.(Foto:Istimewa).

Sadis! Dua Kakak-Beradik di Bawah Umur di Sumedang Disiram Air Keras OTK

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang anak di bawah umur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penyiraman air keras orang tidak dikenal...

Kawasan Hotel Sultan.(gbk.go.id)

Hotel Sultan Sedang Dieksekusi, Ini Profilnya

Editor
18 Juni 2026

Hotel Sultan pada 18 Juni 2026 menjalani eksekusi PN Jakarta Pusat yang merupakan lahan negara dibawah pengelolaan Sekretariat Negara. Menteri...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemberlakuan SNI wajib pada AMDK merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjamin keamanan dan mutu produk yang beredar di masyarakat, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.(Foto: Humas Kemenperin)

Industri AMDK Wajib SNI Oktober 2026, Ini Langkah Kemenperin

Editor
18 Juni 2026

Industri AMDK wajib SNI diatur dalam Permenperin Nomor 62 Tahun 2024 mencakup lima kategori produk, yaitu Air Mineral (SNI 3553:2023),...

Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan kunjungan ke Yamagen Koi Farm di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Bogor Kunjungi Yamagen Koi Farm

Editor
18 Juni 2026

SATUJABARM, CISEENG - Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan kunjungan ke Yamagen Koi Farm di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026). Kunjungan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 18/6/2026 Antam Rp 2.703.000 Per Gram

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 18/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.703.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.