• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 27 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamenkop Tarik Lagi Kembalikan Jamkrindo dan Ikopin

Editor
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:20
Ferry Joko Yuliantono.(FOTO: Satujabar.com)

Ferry Joko Yuliantono.(FOTO: Satujabar.com)

JAKARTA- Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa pihaknya berencana bakal mengembalikan PT Penjaminan Indonesia (Jamkrindo) dan Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) menjadi BLU Kemenkop.

“Dulunya, Jamkrindo itu milik kita sebagai BLU Kemenkop, sekarang lepas. Kita akan upayakan kembali menjadi BLU kita,” tegas Wamenkop, pada acara pengukuhan Pengurus dan Pengawas Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) periode 2024-2029, di sela-sela acara Festival Koperasi Pondok Pesantren Nusantara, di Pondok Pesantren Karya Pembangunan (PKP) Jakarta Islamic School, Jakarta Timur, Kamis (12/12).

RelatedPosts

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Dengan begitu, ke depannya, Wamenkop bakal mendorong Jamkrindo untuk menjamin pembiayaan-pembiayaan dari koperasi.

Terkait Ikopin, Wamenkop menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya dan mendiskusikan dengan pihak yayasan keluarga Bustanul Arifin, agar menjadi BLU dari Kemenkop.

“Kita akan kembangkan program-programnya, dan lulusan Ikopin akan dilibatkan sebagai Sarjana Penggerak Koperasi dalam melakukan pendampingan, bimbingan, dan pembinaan kepada koperasi yang ada di seluruh Indonesia agar tidak menjadi koperasi bermasalah,” jelas Wamenkop.

Di samping itu, Kemenkop juga akan melakukan digitalisasi koperasi, sehingga memudahkan untuk membentuk sistem keuangan inklusif dengan di dalamnya mencakup LPDB, KSP, Induk KUD, dan Induk Kopontren. “Ini kalau kita integrasikan di dalam satu super apps, bisa menjadikan koperasi bisa cepat memiliki bank koperasi,” kata Wamenkop.

Dalam satu tahun ke depan. Wamenkop meyakini bakal berdirinya bank koperasi digital. “Ini untuk menggantikan Bank Bukopin yang sudah lepas, bukan lagi milik koperasi. Bukopin yang didirikan oleh induk-induk koperasi dan Gerakan Koperasi, sekarang sudah lepas ke tangan perusahaan Korea Selatan,” ucap Wamenkop.

Bank Koperasi Digital ini nantinya akan banyak membantu operasional pembiayaan koperasi seperti yang dulu dilakukan Bank Bukopin. “Intinya, koperasi harus segera memiliki bank,” kata Ferry.

Ferry juga mengungkapkan bahwa paling lambat Maret 2025 sudah ada UU Perkoperasian yang baru. “UU yang tahun 1992 sudah terlalu lama alias jadul, sudah tidak relevan lagi mengikuti perkembangan koperasi yang ada,” ucap Wamenkop.

Dalam UU Perkoperasian yang baru nantinya akan ada Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi. Karena, selama ini, simpanan anggota tidak mendapat jaminan. Sementara di perbankan sudah ada LPS sebagai penjamin simpanan nasabah,” kata Wamenkop.

 

Saksi Sejarah

Dalam kesempatan yang sama Pelaksana Harian Ketum Dekopin Agung Sudjatmoko sepakat bila koperasi bisa memiliki bank, seperti fungsi Bank Bukopin dulu. “Saya saksi sejarah lepasnya Bank Bukopin pada 2001-2002 dari BPPN di saat bank-bank lain mengemplang utang. Namun, 12 koperasi sebagai pemegang saham Bukopin tidak sanggup memenuhi aturan rasio permodalan yang ditetapkan BI kala itu,” ucap Agung.

Dan pemerintah saat itu, ungkap Agung, membiarkan, padahal pemerintah memiliki saham 16%, saham koperasi 35%, dan yang terbanyak sahamnya Bulog.

Oleh karena itu, Agung mengajukan permintaan agar Bank BRI dijadikan sebagai bank koperasi karena sudah menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat kecamatan. “Apakah bisa?Kalau Presiden RI, Menkop, dan Wamenkop setuju atas hal ini, mudah segala urusan,” kata Agung seraya mencontohkan bank rakyat terbesar di Malaysia dimiliki oleh koperasi.

Selain itu, Agung juga mengungkapkan bahwa dulunya Ikopin itu miliknya Gerakan Koperasi. “Ikopin ada dan dibangun karena koperasi diberi fasilitas menjadi distributor terigu, gula, dan beras oleh pemerintah, menghimpun dananya dengan Gerakan Koperasi,” ucap Agung.

Jadi, lanjut Agung, berdirinya Ikopin itu oleh 17 koperasi yang terdilusi karena adanya keputusan tertentu yang dilakukan oknum tertentu. “Sehingga, hilanglah nama-nama pendiri dan pembina di yayasan. Maka, kembalikanlah Ikopin pada Gerakan Koperasi. Tapi, jika Ikopin akan menjadi BLU dari Kemenkop, kami berbangga karena bisa menikmati alokasi 20% APBN untuk insan koperasi,” ujar Agung.

Tags: ikopinJamkrindokoperasiMenkop

Related Posts

Produk kriya Indonesia.(Foto: Istimewa)

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Editor
21 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Produk kriya industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kementerian Perindustrian berhasil menarik perhatian dunia internasional. Hal itu...

Jajaran Kemenperin, LPEI, dan pelaku IKM rendang.(Foto: Humas Kemenperin)

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Editor
18 Mei 2026

Kemenperin menggandeng LPEI untuk membina dan mengembangkan Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk...

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah...

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Perajin bongsang bambu di Sumedang (sumedangkab.go.id)

IKM Bambu Didorong Bernilai Tambah & Serap Tenaga Kerja

Editor
13 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan berbasis potensi daerah sebagai upaya meningkatkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.