• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamenkop Dorong Komunitas UKM Penerima CSR untuk Berkoperasi dalam Mendukung Keberlanjutan Usaha

Editor
Sabtu, 30 November 2024 - 05:25
Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop UKM), Ferry Juliantono, menekankan pentingnya peran Corporate Forum for CSR Development (CFCD) dalam mendorong komunitas atau pelaku UKM penerima manfaat dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membentuk badan usaha koperasi sebagai langkah untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka.

Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop UKM), Ferry Juliantono, menekankan pentingnya peran Corporate Forum for CSR Development (CFCD) dalam mendorong komunitas atau pelaku UKM penerima manfaat dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membentuk badan usaha koperasi sebagai langkah untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka.(FOTO: Humas Kemenkop)

BANDUNG – Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop UKM), Ferry Juliantono, menekankan pentingnya peran Corporate Forum for CSR Development (CFCD) dalam mendorong komunitas atau pelaku UKM penerima manfaat dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membentuk badan usaha koperasi sebagai langkah untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka.

“Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan memberikan dukungan penuh terhadap pendirian koperasi sebagai badan usaha untuk komunitas UKM,” ujar Wamenkop pada acara Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2024 di Jakarta, Kamis (28/11) melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa Kemenkop juga menyediakan layanan permodalan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM), yang kini difokuskan untuk mendanai koperasi-koperasi produsen dan kegiatan produktif lainnya, dengan tujuan mengurangi pembiayaan untuk koperasi simpan pinjam.

“Kami telah meminta LPDB-KUMKM untuk mengalokasikan 80% dananya untuk membiayai koperasi produsen dan sektor yang lebih produktif,” tambah Ferry.

Selain itu, Wamenkop juga mengungkapkan program transformasi koperasi yang bertujuan untuk mengembangkan koperasi tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga bahan industri. Program ini mendukung keberlanjutan ekonomi dan pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yang sejalan dengan upaya koperasi dalam mendorong kemakmuran, keadilan sosial, dan kelestarian lingkungan.

“Koperasi memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan memastikan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Terkait dengan program Swasembada Pangan yang menjadi prioritas Kabinet Merah Putih, Ferry menekankan pentingnya koperasi dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan. Kemenkop berkomitmen mendorong koperasi untuk berperan dalam mengurangi impor pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis, yang tidak hanya bertujuan mengurangi stunting, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi ekonomi rakyat, LSM, UMKM, dan koperasi.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah kesempatan besar bagi koperasi untuk terlibat dalam penyediaan bahan baku, olahan, dan layanan dapur untuk memasok makanan siap saji yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah,” kata Ferry.

Sekretaris Jenderal CFCD, Prof Hardinsyah, menambahkan bahwa SDGs mencakup pengembangan peluang usaha, pengentasan kemiskinan, dan mengatasi kelaparan melalui pembangunan sektor pertanian dan pangan. Dalam konteks ini, koperasi memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja dan usaha, serta membantu mengentaskan kemiskinan.

Prof Hardinsyah juga berharap perusahaan-perusahaan yang menjalankan program CSR dapat lebih banyak membangun dan mengembangkan koperasi, yang akan menjadi wadah bagi UKM dan kelompok petani untuk mengembangkan usaha mereka.

“Koperasi akan memperkuat upaya UKM dan kelompok petani dalam menjalankan usahanya dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar,” tutup Prof Hardinsyah.

Tags: Ferry JuliantonokoperasiukmWakil Menteri Koperasi

Related Posts

Biji kakao,harga referensi kakao

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Editor
20 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri kakao nasional....

Menteri Perdagangan Budi Santoso.(Foto: Humas Kemendag)

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE)...

Coko Cacao Company.(Foto: Humas Kemendag)

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Di balik secangkir minuman cokelat Coko Cacao Company, tersimpan perjalanan panjang biji kakao dari kebun petani hingga menjadi...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Editor
17 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor melalui Seminar Campuspreneur “Startconnect – Local...

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.