• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamendag Roro Dorong Digitalisasi UMKM ASEAN Lewat Pembayaran Digital

Editor
Sabtu, 20 September 2025 - 06:36
Transaksi elektronik, bisnis, survei penilaian integritas,utang luar negeri indonesia

(FOTO: Bank Indonesia)

SATUJABAR, BANDUNG – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan pentingnya digitalisasi sistem pembayaran sebagai strategi mendorong inklusi keuangan dan memperluas partisipasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perdagangan lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.

Pernyataan tersebut disampaikan Wamendag Roro saat memberikan pidato dalam Forum Publik WTO bertajuk “Pembayaran Digital di ASEAN: Dari Inovasi Hingga Inklusi” yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Kamis (18/9).

RelatedPosts

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

“Inovasi digital dari masing-masing negara dapat ditingkatkan menjadi solusi regional, dengan fokus pada interoperabilitas QR lintas batas ASEAN. Kita perlu mengeksplorasi bagaimana konektivitas pembayaran regional dapat berkontribusi pada integrasi perdagangan global,” ujar Wamendag Roro melalui siaran pers.

Interoperabilitas, lanjutnya, merupakan kemampuan sistem yang berbeda untuk bertukar data dan bekerja sama secara seamless meskipun menggunakan platform atau perangkat yang berbeda.

Wamendag Roro juga menyoroti tingginya antusiasme negara-negara ASEAN dalam mengembangkan sistem pembayaran digital sebagai cerminan keseriusan dalam merespons tantangan sekaligus peluang di era perdagangan digital.

“Transformasi digital dapat mewujudkan sistem perdagangan global yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Pada tahun 2023, ASEAN mencatat populasi hampir 680 juta jiwa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai USD 3,8 triliun, menjadikan kawasan ini sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia. Seiring dengan itu, ekonomi digital ASEAN juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, di antaranya transaksi pembayaran digital meningkat 19% dan perdagangan elektronik lintas batas tumbuh 35%

Namun, Roro mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, seperti kesenjangan infrastruktur digital, perbedaan regulasi antarnegara, keterbatasan literasi digital, serta isu perlindungan data.

Sebagai contoh praktik baik, Roro menampilkan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu kisah sukses digitalisasi pembayaran di Indonesia.

“Sejak diluncurkan pada 2019, QRIS mencatat pertumbuhan luar biasa. Kini telah menjadi preferensi utama dalam pembayaran digital,” ungkapnya.

 

Trasaksi QRIS

Data Bank Indonesia mencatat, volume transaksi QRIS melonjak dari 124 juta transaksi senilai Rp8,2 triliun pada 2020 menjadi 2,2 miliar transaksi senilai Rp242 triliun pada 2024

Bahkan hanya pada kuartal I tahun 2025, QRIS mencatat 2,6 miliar transaksi senilai Rp262,1 triliun

Saat ini, delapan negara ASEAN telah mengadopsi sistem pembayaran QR serupa, seperti KHQR di Kamboja dan PromptPay di Thailand, yang dinilai mampu mendukung transaksi lintas negara secara lebih efisien dan terjangkau.

“Reformasi sistem pembayaran digital sangat erat kaitannya dengan inklusi keuangan, dan hal ini berpotensi besar dalam memberdayakan UMKM,” tegas Wamendag Roro.

Dalam forum tersebut, Duta Besar RI untuk WTO, Nur Rakhman Setyoko, bertindak sebagai moderator. Hadir pula sebagai panelis: Arya Rangga Yogasati, Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Cécile Barayre, Kepala Pembangunan Kapasitas Ekonomi Digital UNCTAD, Perwakilan akademisi dari University of Auckland.

Wamendag Roro turut didampingi oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono.

Di akhir sesi, Wamendag Roro menyampaikan apresiasi kepada WTO sebagai inisiator forum tersebut dan menyatakan kesepahamannya terhadap rekomendasi yang diberikan para panelis, termasuk terkait isu biaya transaksi, perlindungan konsumen, dan penguatan infrastruktur digital.

“Dengan memperkuat keselarasan regulasi, memastikan perlindungan digital, dan mendorong inovasi yang inklusif, kita dapat membangun sistem yang mendukung UMKM, niaga elektronik, serta fasilitasi perdagangan global,” tutupnya.

Tags: kemendagKementerian PerdaganganumkmWamendag

Related Posts

Biji kakao,harga referensi kakao

Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor, Perkuat Ekosistemnya

Editor
20 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri kakao nasional....

Menteri Perdagangan Budi Santoso.(Foto: Humas Kemendag)

Campuspreneur Award Bagi Wirausaha Muda Berprestasi

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE)...

Coko Cacao Company.(Foto: Humas Kemendag)

Coko Cacao Company, Dari Desa Ke Pasar Dunia

Editor
19 Oktober 2026

TANGERANG - Di balik secangkir minuman cokelat Coko Cacao Company, tersimpan perjalanan panjang biji kakao dari kebun petani hingga menjadi...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

4 Juta UMKM Didorong Siap Ekspor Lewat Campuspreneur

Editor
17 Oktober 2026

TANGERANG - Kementerian Perdagangan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor melalui Seminar Campuspreneur “Startconnect – Local...

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.