Berita

Wali Kota dan Wakil Walkot Cirebon Sambangi Dedi Mulyadi, Ini Yang Dibahas Kedua Pihak

Dedi Mulyadi juga akan duduk bareng menyusun anggaran dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon.

SATUJABAR, SUBANG — Memanfaatkan waktu menjelang pelantikan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon terpilih, Effendi Edo-Siti Farida Rosmawati bertemu dengan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi di kediaman Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Selasa (13/1/2025) sore.

Edo dan Farida disambut langsung Dedi Mulyadi dengan suasana santai. Edo dan Farida kompak menggunakan setelan kemeja putih dan celana berwarna hitam. Sementara Dedi Mulyadi mengenakan pakaian serba putih, dengan ikat kepala khas sunda yang sering dipakainya.

Mereka melakukan diskusi ringan sembari diajak Dedi Mulyadi mengelilingi rumahnya. Wali Kota Cirebon erpilih, Effendi Edo mengatakan, ada beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan ini.

Yakni menyangkut penataan dan keberpihakan pada kemajuan keraton yang ada di Cirebon, penataan wisata budaya di Kota Cirebon, kebersihan kota, penataan arsitektur kota, dan Indeks Pembangunan Manusia.

“Kang Dedi Mulyadi juga akan duduk bareng menyusun anggaran dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon,” kata Edo.

Dikatakan Edo, dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi merespon baik apa yang disampaikan Edo dan Farida. Salah satunya yakni Edo dan Farida menyampaikan beberapa rencana pembangunan di Kota Cirebon.

Edo bersyukur Dedi Mulyadi akan memperhatikan Kota Cirebon. Apalagi, Dedi Mulyadi akan berkantor di Gedung Negara atau gedung Bakorwil Cirebon.

“Pak Gubernur terpilih nanti akan kerja di Cirebon dalam satu bulan itu satu minggu. Itu memudahkan kami nanti berkoordinasi,” kata Edo.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi juga berjanji akan membantu Pemerintah Daerah Kota Cirebon jika menemui kendala dalam membangun Kota Cirebon.

“Kami juga banyak koordinasi dan komunikasi tentang program di Kota Cirebon. Beliau juga siap membantu support terkait dengan besarnya satu anggaran jika tidak mencukupi untuk pembangunan, maka provinsi akan ikut turun membantu,” ucapnya. (yul)

Editor

Recent Posts

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang…

8 menit ago

IBL All-Star: Evolusi Inovasi yang Tak Pernah Berhenti

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesian Basketball League (IBL) kembali menegaskan posisinya sebagai liga yang progresif dan…

15 menit ago

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita…

20 menit ago

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang…

30 menit ago

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik…

37 menit ago

Di Plaza Haji Al Qosbah, Warga Bisa Rasakan Sensasi Naik Unta

Sebuah destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung namanya Plaza Haji Al…

42 menit ago

This website uses cookies.