• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wali Kota Bogor Hadiri Lebaran Golok, Ingatkan Makna Filosofisnya

Editor
Selasa, 14 April 2026 - 05:58
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

SATUJABAR, BOGOR – Budaya Indonesia kaya akan karya benda dan tak benda. Salah satunya adalah golok. Bagai sebagian masyarakat Indonesia, golok bukan sekadar perkakas. Lebih dari itu, golok adalah simbol jati diri.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).

RelatedPosts

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Mengusung tema “Golok Road to UNESCO”, dalam kegiatan ini ditampilkan berbagai seni budaya, sarasehan budaya, seni bela diri, serta peluncuran buku.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN), Teguh Cahyadi, dan Ketua Dewan Pembina, Gatut Susanta, yang terus berjuang membawa golok ke UNESCO.

Ia menyampaikan bahwa golok bukan sekadar alat, melainkan bagian dari jati diri masyarakat. Bahkan, dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian yang ditulis pada tahun 1518 Masehi, golok telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa apa yang kita rawat dan perjuangkan hari ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat, bahkan lebih dari lima abad yang lalu,” ujarnya seperti dikabarkan Humas Pemkot Bogor.

Lebih dari itu, Dedie Rachim menyebut bahwa golok juga mengandung nilai filosofis, historis, dan estetika yang tinggi.

“Ketajamannya melambangkan ketajaman berpikir, sementara keindahan pamor dan gagangnya mencerminkan keluhuran budi pekerti masyarakat Pasundan, dari Jawa Barat hingga Banten dan DKI Jakarta,” ucapnya.

Ia pun mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi budaya agar warisan leluhur tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dipahami nilai dan maknanya oleh generasi penerus.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung penuh inisiatif “Golok Road to UNESCO” sebagai langkah strategis menuju pengakuan internasional sebagai warisan budaya dunia.

“Untuk itu, diperlukan kolaborasi lintas wilayah, Bogor, Jakarta, dan Banten, serta sinergi dengan kementerian terkait dalam memperkuat diplomasi budaya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat silaturahmi antarperguruan silat, komunitas pelestari budaya, dan seluruh elemen masyarakat.

Tags: betawidedie a rachimDedie Bogorkampung betawikota bogorLebaran Golokwali kota bogorwalikota bogor

Related Posts

Stasiun Nagreg. (Foto: Humas KAI)

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Indonesia melintasi bentang geografis yang beragam. Di Jawa, jalur kereta api menembus kawasan pegunungan...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Rianne Letschert, di Indonesia House Amsterdam, Jumat (9/10).(Foto: Dok. Kemenbud)

Indonesia Pulangkan 30.000 Lebih Benda Budaya dari Belanda

Editor
13 Oktober 2026

AMSTERDAM — Indonesia berhasil memastikan pengembalian 30.190 unit Koleksi Eugène Dubois dan 20 benda budaya bersejarah dari Belanda, yang secara...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan sapi juara bernama Robinhood.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Editor
13 Oktober 2026

SUMEDANG – Robinhood, sapi asal Tanjungkerta Kabupaten Sumedang dengan pemilik Ace Taryana, menjadi juara di Piala Presiden 2026 beberapa waktu...

Interior rumah Inggit Garnasih.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rumah Inggit Garnasih, Jejak Sang Proklamator di Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Sebagai istri Soekarno yang menikah pada tahun 1923, Inggit Ganarsih memainkan peran krusial di balik layar perjuangan sang...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir beserta jajaran mencoba ‘kaulinan barudak’ di PPS, Minggu (11/10/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

‘Kaulinan Barudak’ Hadir Setiap Hari Minggu di PPS

Editor
11 Oktober 2026

SUMEDANG - Warga Sumedang kini memiliki pilihan aktivitas rekreasi bersama keluarga setiap hari Minggu. Berbagai kaulinan barudak atau permainan tradisional...

(Foto: Dok. Kemenbud)

Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf: Warisan Perjuangan Antikolonialisme dan Penyebaran Islam Lintas Benua

Editor
11 Oktober 2026

AMSTERDAM - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan bahwa warisan intelektual, spiritual, dan perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari (1626–1699) merupakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.