• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Walhi : Peluang Super El Niño Menguat, Selamatkan Daerah Kepulauan

Editor
Selasa, 19 Mei 2026 - 07:16
Kemarau hari tanpa hujan kekeringan sawah,walhi

Hari tanpa hujan cukup panjang akan terjadi di sejumlah daerah saat musim kemarau mendatang, ungkap rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (IMAGE: BMKG)

SATUJABAR, JAKARTA – Walhi atau Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengingatkan bahwa El Niño bukan sekadar soal cuaca ekstrem, tapi juga berkaitan dengan krisis sosial dan ekologis di wilayah pesisir dan kepulauan. Berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), El Niño dapat memicu fenomena upwelling—naiknya air laut dari dasar ke permukaan—yang berpotensi meningkatkan produktivitas perikanan. WALHI menyatakan bahwa lonjakan potensi ikan ini tidak bisa dilihat terpisah dari kerusakan ekosistem yang sedang terjadi.

“Dalam perspektif keadilan kelautan (blue justice), pertanyaan utamanya bukan hanya “ikan bertambah”, tetapi “siapa yang bisa mengaksesnya, siapa yang diuntungkan, dan siapa yang malah tersingkir”. Kita tidak boleh terjebak pada anggapan bahwa laut akan otomatis menjadi penyelamat krisis pangan akibat El Niño. Tanpa tata kelola adil, fenomena ini justru berpotensi mendorong perampasan ruang hidup,” tegas Mida Saragih, Pengkampanye Perlindungan Pesisir dan Laut WALHI melalui keterangan resminya.

RelatedPosts

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

El Niño dapat memperkuat fenomena upwelling di wilayah selatan Jawa hingga barat Sumatra, yaitu penguatan upwelling berdampak pada meningkatnya suplai nutrien ke permukaan laut, dan mendorong pertumbuhan fitoplankton sebagai dasar rantai makanan laut. Sehingga meningkatkan produktivitas perairan dan potensi sumber daya ikan. Namun, peningkatan ini tidak otomatis dinikmati oleh masyarakat pesisir. Dalam praktiknya, wilayah penangkapan ikan justru lebih mudah diakses oleh armada industri yang memiliki teknologi, modal, dan izin. Sementara itu, ruang hidup masyarakat pesisir semakin tertekan akibat ekspansi berbagai industri berbasis sumber daya alam.

Mida menegaskan, “Kami meminta pemerintah menerbitkan rencana tapak untuk penyelamatan wilayah kepulauan. Secara spesifik, pesisir dan pulau kecil memiliki kerentanan ditandai dengan pasokan air, bahan pangan terbatas. Kerentanan ini sering diperparah oleh solusi semu, seperti proyek geotermal di kawasan konservasi atau revitalisasi perikanan yang justru merusak mangrove.”

Berdasarkan pantauan NOAA dan juga BRIN, El Niño dapat menyebabkan cuaca menjadi lebih panas dan kering. Namun, penting untuk dipahami bahwa akar utama bencana ekologis sebenarnya adalah eksploitasi sumber daya alam yang terus dilakukan atas nama pembangunan. Dampak El Niño berupa kenaikan suhu dan kekeringan hanya memperburuk kondisi yang sudah rentan tersebut.

Prakiraan terbaru menunjukkan bahwa El Niño berpotensi memperparah kekeringan, sehingga meningkatkan risiko gagal panen dan krisis air. Hal ini memicu kekhawatiran akan kenaikan suhu global hingga mencapai rekor baru, dengan dampak kemanusiaan yang signifikan.

Saat ini, suhu permukaan laut di Pasifik sudah naik sekitar 0,5°C di atas normal—tanda awal El Niño. Dalam beberapa bulan ke depan, fenomena ini diperkirakan menguat dan berpotensi menjadi “super El Niño”. NOAA memperkirakan peluang kemunculannya mencapai 82% pada Mei–Juli 2026 dan 96% untuk berlanjut hingga awal 2027. Sejumlah model iklim global (NOAA, BoM, ECMWF) menunjukkan tren yang sama, dengan potensi kenaikan suhu lebih dari 1,5°C (kategori kuat), bahkan bisa melampaui 2–3°C. Jika ini terjadi, El Niño dapat mendorong tahun 2027 menjadi tahun terpanas dalam sejarah.

Sejumlah model iklim global (NOAA, BoM, ECMWF)[1] menunjukkan tren yang sama, dengan potensi kenaikan suhu lebih dari 1,5°C (kategori kuat), bahkan bisa melampaui 2–3,3°C. Jika ini terjadi, El Niño dapat mendorong tahun 2027 menjadi tahun terpanas dalam sejarah. Sementara itu, Biro Meteorologi Australia (BoM) mengamati bahwa suhu permukaan laut di Pasifik tropis bagian tengah terus meningkat secara bertahap, dan diperkirakan akan terus menghangat hingga mencapai kondisi El Niño dalam beberapa bulan ke depan.

Dampak dari El Niño kuat yakni potensi pemanasan tambahan di Pasifik timur akan meningkatkan suhu rata-rata global. Kemungkinan besar dunia akan mengalami suhu global tertinggi tahun depan. Di Indonesia, telah diidentifikasi peluang kekeringan yang dapat menurunkan produksi pertanian dan cadangan pangan.

“Kini, konsensus dari lembaga-lembaga iklim mengarah pada urgensi kesiapan menghadapi Super El Niño. Penghentian laju kerusakan, termasuk di kawasan rentan bencana, adalah syarat kesiapsiagaan. Strategi tingkat tapak: penyelamatan ekosistem mencakup mangrove, lamun dan terumbu karang—perlu digarap serius, diintegrasikan dan dijamin implementasinya lewat aturan daerah,” pungkas Mida.

Dalam perspektif keadilan kelautan (blue justice), WALHI mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk tidak memandang laut serta sumber daya ikan semata sebagai komoditas ekonomi, melainkan sebagai ruang hidup yang harus menjamin hak akses nelayan terhadap wilayah tangkap dan hak masyarakat atas pangan perikanan, termasuk ketika terjadi lonjakan stok ikan. WALHI juga menekankan pentingnya penyusunan rencana penyelamatan wilayah kepulauan melalui pemetaan daerah rawan bencana, krisis air, dan krisis pangan, serta memperluas rehabilitasi ekosistem mangrove dan terumbu karang yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah.

Tags: el ninoEl Nino GodzillaGodzillaWalhi

Related Posts

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup dilakukan dengan menghapus konten dan memblokir...

Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan yang...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Peristiwa kebakaran melanda Pasar Andir, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya 25 kios pedagang ludes. Peristiwa kebakaran di Pasar Andir,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 8/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Medali Nobel

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Editor
8 Oktober 2026

STOCKHOLM — Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Fisika 2026 kepada fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, atas...

Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) di Bogor, pada Selasa (6/10/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan Bahas Isu Strategis di Bogor, Ini Hasilnya

Editor
8 Oktober 2026

BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), BPJS Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.