• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wakil Walikota Bandung dan Anggota DPRD Tidak Ditahan, Minta Proyek Tidak Ada Kerugian Negara

Editor
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:26
Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG–Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Jawa Barat, belum melakukan penahahan terhadap dua tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga. Dalam perkara dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan yang menjerat kedua tersangka, tidak ditemukan unsur kerugian negara.

Dua tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, belum dilakukan penahanan, karena Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung harus memperoleh persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Ketentuan tersebut, berdasarkan Undang-Undang yang mengatur tentang Pemerintah Daerah.

RelatedPosts

DPD RI Jabar Beri Bantuan ke Lokasi Bencana di KBB

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

“Belum dilakukan penahanan, karena harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Bandung, Ridha Nurul Ihsan kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, yang juga Ketua Partai Nasdem Kota Bandung, Rendiana Awangga, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan koripsi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung. Dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat kedua tersangka, tidak ditemukan unsur kerugian negara, sehingga penyidik Kejari tidak menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang mensyaratkan adanya kerugian negara.

“Jadi, untuk perkara ini, bukan, atau tidak menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 terkait kerugian negara. Ini terkait Pasal 12 huruf e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 15. Tidak ada kerugian negara,” kata Ridha.

Penyidik Kejari Kota Bandung telah memeriksa 75 orang saksi dalam perkara dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan. Penyidik sudah memiliki dua alat bukti yang cukup, untuk bisa menetapkan Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga sebagai tersangka.

Ridha mengungkapkan, modus yang digunakan tersangka, adalah menyalahgunakan kekuasaan atas jabatannya, dengan meminta proyek. Ridha tidak bisa menyebutkan terkait jumlah dan nilai proyek tersebut, karena alasan sudah masuk materi penyidikan.

“Modus yang digunakan, menyalahgunakan kekuasaan atas jabatannya, meminta proyek kepada para pejabat di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ungkap Ridha.

Sejumlah proyek yang diminta tersangka berada di beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Proses penyidikan masih berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan pihak lain, atau tersangka lain, untuk diminta pertanggungjawaban, jika ditemukan alat bukti baru.

Penyidik juga melakukan langkah pencekalan terhadap kedua tersangka, untuk kelancaran proses hukum. Proses pemeriksaan belum mengarah kepada Walikota Bandung, Farhan, karena belum ada urgensi untuk diminta keterangan berdasarkan alat bukti yang ada.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung, Irfan Wibowo, menyampaikan, penetapan Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, setelah penyidik melakukan serangkaian penyidikan. Penyidik memeriksa 75 orang saksi, dan telah mendapatkan dua alat bukti cukup.

“Menetapkan dua orang tersangka, yaitu pertama, saudara berinisial E (Erwin), selaku Wakil Wali Kota Bandung, dengan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-10/M.2.10/Fd.2/12/2025 tanggal 09 Desember 2025. Kedua, saudara berinisial RA (Rendiana Awangga), selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-11/M.2.10/Fd.2/12/2025 tanggal 09 Desember 2025,” ujar Irfan, saat memberikan keterangan pers di Kantor Kejari Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).

Irfan mengungkapkan, kedua tersangka diduga telah menyalahgunakan kekuasaan dalam jabatannya. Kedua tersangka diduga telah meminta paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada pejabat SKPD Pemkot Bandung.

Tags: Dugaan Korupsi Penyalahgunaan Kewenanganjawa baratkejari kota bandungpemkot bandungWakil Walikota Bandung dan Anggota DPRD Tidak Ditahan

Related Posts

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti bersama tiga Anggota DPD RI Dapil Jabar lainnya, yaitu Alfiansyah Komeng, Jihan Fahira, dan Aanya Rina Casmayanti melakukan peninjauan dan pemberian bantuan DPD RI Peduli, berupa kebutuhan pokok dan uang senilai Rp50 juta bagi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (31/1).(Foto: Istimewa)

DPD RI Jabar Beri Bantuan ke Lokasi Bencana di KBB

Editor
2 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG BARAT – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita...

Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilanjutkan hingga 14 hari sejak kejadian, Sabtu (24/01/2026).(Foto:Istimewa).

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Investor Kuwait menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sektor yang dibidik adalah sektor peternakan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Wali Kota Bandung)

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penanganan insiden serangan anjing yang terjadi di wilayah Kelurahan Warung Muncang dilakukan...

Evakuasi jenazah korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Sepekan Longsor Cisarua: Operasi Pencarian 20 Korban Dilanjutkan, 60 Jenazah Diitemukan 44 Teridentifikasi

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sepekan sejak kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan memutuskan terus melanjutkan operasi...

(Foto: Humas BRIN)

BRIN-LEN Genjot Kemandirian Teknologi Nasional

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Len Industri (Persero) terus memperkuat sinergi riset dan industri...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.