• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Waduhhh…Guru SD Ini Diculik dan Dianiaya, Ini Motif Pelakunya

Editor
Jumat, 30 Mei 2025 - 04:52
Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Pelaku WB merupakan dalang dibalik penculikan maupun penganiayaan terhadap korban.

SATUJABAR, CIREBON — Seorang guru sekolah dasar (SD) Negeri 3 Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, menjadi korban penculikan. Polisi yang bergerak cepat setelah mendapat informasi pun berhasil menangkap tiga dari empat orang pelakunya.

RelatedPosts

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Penculikan terhadap guru berinisial S itu terjadi pada Sabtu (24/5/2025) pagi. Saat itu, korban sudah sampai di halaman sekolah untuk melaksanakan pekerjaannya mengajar para siswa.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP I Putu Ika Prabawa, menjelaskan, pelaku penculikan terhadap korban itu berjumlah empat orang. Saat in, pihaknya telah menangkap tiga orang pelaku dan masih mengejar satu pelaku lainnya.

“Pelaku melakukan pengancaman terhadap korban dan selanjutnya membawa korban dari SD tempatnya bekerja ke daerah Kabupaten Indarmayu,” ujar Putu, Kamis (29/5/2025).

Sesampainya di sebuah lokasi di Kabupaten Indramayu, korban dilakukan interogasi oleh pelaku. Bahkan, para pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap korban. “Salah satu pelaku mempunyai persoalan pribadi dengan korban,” kata Putu.

Dia menambahkan, korban akhirnya berhasil melarikan diri saat para pelaku sedang lengah. Kasus itu kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Susukan Polresta Cirebon.

Setelah menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil menangkap satu orang pelaku pada Senin (26/5/2025) dan menangkap dua pelaku lainnya pada Rabu (28/5/2025).

“Jadi yang sudah diamankan ada tiga pelaku dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Untuk satu pelaku lainnya masih kami kejar,” ucap Putu.

Adapun tiga tersangka yang sudah diamankan itu masing-masing berisial WB (35 tahun) serta dua temannya berinisial R dan IMF. Sedangkan yang masih buron berinisial M. Para pelaku merupakan warga Cirebon.

Dia mengungkapkan, pelaku WB merupakan dalang dibalik penculikan maupun penganiayaan terhadap korban. Sedangkan tiga pelaku lainnya hanya mengikuti ajakan WB dan terlibat pula dalam penganiayaan tersebut.

“Jadi pelaku WB ini sebagai dalang yang mempunyai masalah pribadi dengan korban,” tuturnya.

Putu mengatakan, masalah pribadi antara pelaku WB dengan korban itu menjadi motif dibalik penculikan dan penganiayaan terhadap korban. Namun, ia belum bisa menyampaikan mengenai masalah pribadi tersebut dan masih mendalaminya.

Dia menyebutkan, para pelaku diancam dengan pasal 328 KUHPidana tentang perampasan kemerdekaan seseorang. Untuk ancaman hukumannya, maksimal 12 tahun penjara. (yul)

Tags: guru sdmotif pelakupenculikan dan penganiayaanwb dalam penculikan

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Editor
31 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat membongkar aktivitas siaran 'live pornografi' melalui situs web ilegal. Dua pelaku terlibat, terdiri dari penyedia dan...

Petugas memeriksa TKP karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional tercatat 160 titik berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan...

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi

Editor
31 Oktober 2026

CIMAHI  - Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso (kiri) menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (30 Okt). Duduk bersama Mendag yakni Menperin Muhammad Sarmuji dan Ketua Kadin Anindya Bakrie.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Hadiri Rapimnas Kadin Indonesia Pusat

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso menjadi pembicara utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia...

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Terkoreksi untuk Periode November 2026

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.