• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Waahhhh…Pengangkatan CPNS 2024 Ditunda, Ini Penyebabnya

Editor
Minggu, 09 Maret 2025 - 03:01
PNS CPNS ASN

Lowongan ASN di Kota Bandung untuk 838 formasi ASN untuk CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada pengadaan tahun 2024. (FOTO: Humas Kota Bandung)

Penundaan merupakan bentuk krisis kredibilitas pemerintah yang akan menimbulkan dampak lebih luas pada sosial dan ekonomi.

JAKARTA – Keputusan pemerintah menunda jadwal pengangkatan calon pengawai negeri sipil (CPNS) menimbulkan reaksi ragam dari publik. Penundaan pengangkatan CPNS 2024 hingga Oktober 2025 ini telah menimbulkan berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

RelatedPosts

Karhutla 2026, Kemenhut: Hotspot Capai 215 Titik (4/11/2026)

Kejadian Bencana yang Terpantau BNPB Hingga Kamis Pagi (5/11)

BNPB Dapat Dukungan Pesawat Water Bombing dari Australia

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk krisis kredibilitas pemerintah, yang akan menimbulkan dampak lebih luas pada sosial dan ekonomi. Diantara akibat konkretnya, angka pengangguran diprediksi meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

“Penundaan pengangkatan CPNS 2024 hingga Oktober 2025 telah menimbulkan berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat,” kata Achmad dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025).

Achmad menilai penundaan pengangkatan para abdi negara tersebut berkaitan dengan masalah efisiensi anggaran. Meskipun pemerintah menyatakan bukan faktor pemangkasan anggaran, melainkan langkah strategis agar seluruh CPNS diangkat bersamaan, Achmad mengatakan beberapa pihak meragukan alasan tersebut.

“Penundaan pengangkatan CPNS dapat berdampak pada pengeluaran pemerintah, terutama terkait gaji dan tunjangan yang seharusnya dibayarkan. Dengan menunda pengangkatan, pemerintah dapat menunda pengeluaran tersebut yang secara tidak langsung berkontribusi pada efisiensi anggaran,” ucapnya.

Namun, Achmad menyebut, sulit untuk memastikan bahwa efisiensi anggaran memang menjadi faktor utama dalam keputusan tersebut, tanpa data transparan mengenai anggaran dan perencanaan pemerintah. Pemerintah sendiri diketahui belum juga merilis APBNKita Januari 2025.

Atas ketidaktransparansian itu sendiri, keputusan tersebut pun memicu reaksi keras dari para peserta yang telah lulus seleksi. Muncul petisi penolakan penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 yang menunjukkan ketidakpuasan dan keresahan para calon ASN terhadap kebijakan tersebut.

Banyak di antara mereka telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, dengan harapan segera diangkat sebagai ASN. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan peningkatan angka pengangguran dalam beberapa bulan ke depan.

“Langkah pemerintah menunda pengangkatan CPNS dapat dianggap sebagai blunder jika tidak disertai dengan solusi bagi para peserta yang terdampak,” ujar Achmad.

Dia mengtakan, tanpa adanya kepastian atau alternatif sementara, para calon ASN yang terdampak kebijakan tersebut akan menghadapi periode tanpa penghasilan, sehingga dapat memengaruhi kondisi ekonomi mereka.

Kata dia, para peserta yang telah lulus seleksi CPNS dan mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya akan mengalami kehilangan sumber pendapatan utama. Situasi itu dapat menimbulkan kesulitan finansial, terutama bagi mereka yang memiliki tanggungan keluarga atau kewajiban finansial lainnya.

“Dengan berkurangnya pendapatan, daya beli individu yang terdampak akan menurun. Hal ini dapat berdampak pada penurunan konsumsi rumah tangga, yang pada gilirannya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya.

Dikatakannya, penurunan konsumsi dapat menyebabkan tekanan deflasi, yang mana harga barang dan jasa menurun akibat permintaan yang melemah. Lantas, deflasi dapat menimbulkan efek negatif pada perekonomian, seperti penurunan pendapatan produsen dan peningkatan pengangguran.

“Selain itu, penundaan pengangkatan CPNS hingga Oktober 2025 berarti para calon ASN tidak akan menerima gaji dan tunjangan, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun tersebut,” ucapnya. (yul)

Tags: CPNS 2024efiseinsi anggaranpengangkatan ditundapertumbuhan ekomomi

Related Posts

Petugas memadamkan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026, Kemenhut: Hotspot Capai 215 Titik (4/11/2026)

Editor
5 November 2026

JAKARTA – Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional kembali meningkat. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga...

Foto : Tim BPBD Kabupaten Klaten mendistribusikan air bersih kepada warga di tiga desa, yaitu Desa Bawak, Desa Burikan, dan Desa Krakitan untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih pasca wilayah tersebut dilanda kekeringan sejak Juni 2026. (BPBD Kabupaten Klaten)

Kejadian Bencana yang Terpantau BNPB Hingga Kamis Pagi (5/11)

Editor
5 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang berdampak pada masyarakat di beberapa wilayah Indonesia hingga...

Foto : Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.,(Kemeja Krem, Celana Cokelat Tua) meninjau persiapan personel dan armada dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan karhutla Kalimantan Timur dari Pemerintah Australia di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (5/11). (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Desna Dwinda Jatnika)

BNPB Dapat Dukungan Pesawat Water Bombing dari Australia

Editor
5 November 2026

JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah rawan. Operasi penanggulangan yang dipimpin...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Kamis 5/11/2026 Senilai Rp 2.557.000 Per Gram

Editor
5 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 5/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.557.000 per gram...

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (04/11/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo dan Menbud Bahas Rekomendasi Usulan Gelar Pahlawan Nasional 2026

Editor
5 November 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (04/11/2026). Pertemuan tersebut membahas...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, saat jumpa pers Nasional Nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (4/11/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Bantul dan Padang Diusulkan Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2027

Editor
5 November 2026

Saat ini, sebanyak tujuh kota sudah masuk Jejaring Kota Kreatif Unesco , yaitu Pekalongan (Crafts and Folk Art, 2014), Bandung...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.