• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Utut Adianto Bilang, Pasukan Indonesia ke Gaza Fokus Jaga Perdamaian

Editor
Rabu, 11 Februari 2026 - 06:51
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dalam agenda konferensi pers Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto : Aditya/Andri.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dalam agenda konferensi pers Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto : Aditya/Andri.

SATUJABAR, JAKARTA – TNI AD belakangan ini Tengah menyiapkan prajurit untuk rencana pengiriman pasukan Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Merespon, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyampaikan rencana ini adalah bagian dari misi penjaga perdamaian (peacekeeping forces) untuk mempercepat pemulihan wilayah Gaza, Palestina.

Pun, ia menyampaikan catatan agar jumlah pasukan yang dikirim tidak perlu terlalu besar dan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. “Intinya, hemat saya tidak perlu terlalu besar seperti yang 20 ribu itu. Teman-teman di Kementerian Pertahanan sudah punya ukuran,” kata Utut kepada Parlementaria dalam agenda konferensi pers Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

RelatedPosts

Cuaca Ekstrem-Kemarau Panjang, Warga Jabar Diminta Waspada

Puluhan Rumah di Kabupaten Bandung Rusak Diterjang Puting Beliung

Presiden Prabowo dan PM Takaichi Sepakat Indonesia-Jepang Jadi Penjaga Perdamaian

Ia menjelaskan, rencana tersebut telah melalui sejumlah pembahasan, termasuk pertemuan Presiden RI dengan para mantan menteri luar negeri, tokoh, dan ilmuwan di Istana Negara pada 4 Februari lalu. Dalam pertemuan itu, Presiden memberikan penjelasan komprehensif mulai dari konsep filosofis hingga dinamika geopolitik terkini terkait konflik Gaza.

Menurut Utut, pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya dalam peran Indonesia menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Ia juga menegaskan sikap politik Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

“Hampir semua partai, termasuk partai kami, menyetujui bahwa kemerdekaan Palestina adalah hak mereka,” ujarnya.

Namun demikian, ia tetap menekankan bahwa presiden juga menyampaikan pandangan penting terkait penyelesaian konflik Palestina-Israel. “Bukan sekadar kemerdekaan Palestina, tetapi juga pengakuan dan hidup damai berdampingan, two state solution,” kata Utut.

Ia pun menilai, upaya tersebut membutuhkan kepemimpinan global dan kompromi politik yang realistis. “Ini adalah titik kompromi yang paling memungkinkan. Tidak bisa sebebas dan semau yang kita inginkan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyatakan bahwa TNI telah menyiapkan prajurit untuk sewaktu-waktu diberangkatkan ke Gaza. “Mabes TNI dan Panglima TNI sudah menyiapkan prajurit kita. Intinya kita sudah siap, tinggal menunggu perintah dan koordinasi kapan diberangkatkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Panglima TNI Angkatan Darat, Tandyo Budi Revita. Ia menegaskan kesiapan TNI untuk berkontribusi dalam misi perdamaian, dengan jumlah pasukan yang akan disesuaikan dengan hasil perundingan internasional. “Pada prinsipnya TNI siap, berapapun yang dibutuhkan. Saat ini masih dalam proses perundingan. Jumlah pasukan secara pasti menunggu keputusan akhir bulan ini,” kata Tandyo.

Terkait kesiapan teknis, ia menjelaskan bahwa TNI akan merekrut prajurit yang memiliki pengalaman penugasan misi perdamaian di kawasan konflik, khususnya mereka yang pernah tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). “Kita sudah mengirimkan pasukan sejak 2008 dan sudah berkali-kali. Orang-orang inilah yang nanti akan kita kirim, karena sudah punya pengalaman medan dan komunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Walaupun begitu, tandas Utut, kepastian rencana pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza masih menunggu keputusan politik dan koordinasi internasional, seiring dengan proses perundingan yang terus berlangsung di tingkat global.

Sumber: DPR

Tags: Utut Adianto

Related Posts

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

Cuaca Ekstrem-Kemarau Panjang, Warga Jabar Diminta Waspada

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Warga Jawa Barat diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dan bencana kekeringan memasuki musim kemarau panjang. Sejumlah kejadian di...

Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Ujang Fuad Hasbi.(Foto:Istimewa).

Puluhan Rumah di Kabupaten Bandung Rusak Diterjang Puting Beliung

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puluhan rumah di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, rusak diterjang angin puting beliung. Angin puting beliung yang terjadi kurang...

Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Jepang Sanae Takaichi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo dan PM Takaichi Sepakat Indonesia-Jepang Jadi Penjaga Perdamaian

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, TOKYO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menyepakati penguatan kemitraan strategis kedua...

Unifil.(Foto: Unifil)

Lagi, 2 Anggota TNI Penjaga Perdamaian Gugur di Lebanon, Indonesia Mengutuk Keras

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia mengutuk sangat keras serangan kedua yang terjadi secara beruntun di dekat Bani Haiyyan, Lebanon...

Puskesmas,Tingkat kepesertaan BPJS

Kasus Campak Lagi Naik di Kota Bandung, Ini Imbauan Pemkot

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Penyakit campak kini sedang mengalami peningkatan kasus. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengajak masyarakat...

Muhammad Adimas Firfaus alias 'Resbob', terdakwa kasus ujaran kebencian penghinaan terhadap Suku Sunda.(Foto:Istimewa).

Sesal ‘Resbob’, Minta Maaf ke Warga Jabar Mengaku Ingin Dalami Budaya Sunda

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus ujaran kebencian pengninaan terhadap Suku Sunda, yang menyeret Youtuber sekaligus Streamer. Muhammad Adimas Firdaus alias 'Resbob', berujung penyesalan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.