• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tragis! Bocah 3 Tahun di Sukabumi Meninggal Usai Menderita ‘Cacingan’

Editor
Selasa, 19 Agustus 2025 - 03:10
Ilustrasi tubuh mengalami 'cacingan'.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi tubuh mengalami 'cacingan'.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Viral di media sosial, seorang bocah berusia tiga tahun di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berjuang melawan penyakit ‘cacingan’ kronis yang dideritanya. Bocah bernama Raya, warga Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, sudah meninggal dunia, pada 22 Juli 2025 lalu, setelah tidak tertolong.

Video yang viral di media sosial, memperlihatkan bocah bernama Raya, berjuang melawan penyakit ‘cacingan’ kronis. Dalam tayangan video, terlihat sejumlah cacing diangkat dari tubuhnya hingga disebutkan banyak telur, atau larva berada dalam tubuh bocah tiga tahun tersebut.

RelatedPosts

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi Cek Kesehatan Gratis, Soroti Akses Layanan Lintas Kelurahan

Bela Ibu Saat Diminta Uang Buat Judol, Remaja 15 Tahun di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandung

Kasus Keracunan Massal MBG, Kepala SPPG Kalijaga Kota Cirebon Dicopot

Raya merupakan warga Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, membenarkan Raya, warganya yang ada dalam video.

Wardi mengatakan, Raya meninggal dunia pada 22 Juli 2025 lalu, akibat penyakit yang dideritanya. Raya adalah anak pasangan Udin, berusia 32 tahun, dan Endah, berusia 38 tahun, yang keduanya memiliki keterbelakangan mental.

“Kedua orangtuanya memiliki keterbelakangan mental, sehingga hanya mampu merawat sebisanya. Daya asuh terhadap anaknya kurang, tidak tahu persis bagaimana kondisi anaknya,” ujar Wardi kepada wartawan, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekawan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/08/2025).

Wardi menyebutkan, Raya hidup dalam kondisi tidak sehat, seperti sering bermain di bawah kolong rumah bersama ayam piaraan. Sejak itu, Raya mengalami demam tinggi dan didiagnosa menderita penyakit paru-paru, hingga kondisinya memburuk.

“Orangtuanya tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) dan BPJS Kesehatan, sehingga pengobatan Raya mengalami kendala. Saat mengalami demam, Raya kemudian diperiksa ke puskesmas terdekat, didiagnosa menederita penyakit paru-paru,” kata Wardi.

Wardi menjelaskan, Raya kemudian dijemput pengelola rumah teduh filantropi setelah mendapat laporan. Sembilan hari ditangani atas bantuan filantropi, kondisi Raya makin parah dan memburuk, hingga tidak tertolong dan meninggal dunia, pada 22 Juli 2025.

“Saat mendapat kabar Raya meninggal dunia, kami berkumpul di rumahnya. Jenazah Raya langsung dimakamkan pada malam hari itu juga,” jelas Wardi.

Raya memiliki kakak berusia 7 tahun, yang sehari-harinya serung diasuh sanak saudaranya. Pola hidup tidak terkontrol, kotor, dan minimnya pengawasan, Raya mengalami cacingan hingga divonis menderita penyakit paru-paru dan akhirnya meninggal dunia.

Wardi mengklaim suka datang mengunjungi dan mengontrol kondisi Raya dan kakaknya, yang diasuh oleh sanak-saudaranya, sekaligus memberikan makanan. Raya dan kakaknya tidak seperti orangtuanya yang memiliki keterbelakangan mental.

Tags: Bocah 3 Tahun 'Cacingan' Meninggal Duniajawa baratKabupaten SukabumiKecamatan Kabandungan

Related Posts

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi Cek Kesehatan Gratis, Soroti Akses Layanan Lintas Kelurahan

Editor
23 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mendorong...

Tawuran bacok perkelahian berantem

Bela Ibu Saat Diminta Uang Buat Judol, Remaja 15 Tahun di Bandung Tewas Dianiaya Ayah Kandung

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang remaja pria berusia 15 tahun, di Kabupaten Bandung. Jawa Barat, tewas di tangan ayah kandungnya. Korban tewas saat...

Ilustrasi Dapur MBG.(Foto:Istimewa).

Kasus Keracunan Massal MBG, Kepala SPPG Kalijaga Kota Cirebon Dicopot

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Kasus dugaan keracunan massal penerima manfaat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, berbuntut panjang. Kepala...

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kebakaran di Gunung Ciremai Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Ekstrem

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, belum sepenuhnya...

Penanganan karhutla guna menekan titik panas.(Foto: Humas Kemenhut)

Tekan Karhutla di Sumsel, BMKG Lakukan OMC Dry Ice

Editor
23 Oktober 2026

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI mengintensifkan Operasi...

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung Ditetapkan Tersangka

Editor
23 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan oknum dokter, yang diduga telah mencabuli balita anak kandungnya sebagai tersangka. Penetapan tersangka dugaan tindak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.