• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tradisi Ngalaksa 2025 Meriah di Rancakalong, Warga dan Pemerintah Apresiasi Warisan Budaya Leluhur

Editor
Rabu, 14 Mei 2025 - 03:55
(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG – Selama sepekan penuh, warga Rancakalong, Kabupaten Sumedang menggelar tradisi tahunan Ngalaksa 2025 sebagai bentuk pelestarian warisan budaya leluhur. Acara yang berlangsung dari Selasa (13/5/2025) hingga Minggu (18/5/2025) ini digelar di Bale Adat Rancakalong, Desa Wisata Rancakalong, dengan mengusung tema “Nata Budaya Muput Tradisi, JennInajen Adat Luhur.”

Lebih dari 40 pertunjukan seni dan budaya Sunda memeriahkan perhelatan ini, termasuk ritual utama Ngalaksa dan pertunjukan kesenian Tarawangsa yang sarat makna spiritual dan kearifan lokal.

RelatedPosts

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi masyarakat Rancakalong dalam melestarikan budaya turun-temurun selama ratusan tahun.

“Ini adalah bentuk nyata pelestarian nilai budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada anak cucu kita. Selain menjaga jati diri budaya, Ngalaksa juga menjadi penggerak ekonomi lokal dan penguat posisi Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda, sesuai misi kesembilan dari visi Sumedang Simpati,” ujar Bupati Dony dikutip situs Pemkab Sumedang.

Ia menyebut Desa Rancakalong sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang kaya akan keindahan alam dan nilai-nilai kearifan lokal. Tak heran jika desa ini dijuluki sebagai “Bali-nya Sumedang.”

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, turut hadir dan menyampaikan dukungannya terhadap pelestarian tradisi Ngalaksa. Ia mengaku telah mengikuti perkembangan tradisi ini sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang.

“Saya hadir bukan hanya sebagai pejabat, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang bangga memiliki tradisi seperti Ngalaksa. Ini bukan hanya wujud rasa syukur kepada Tuhan, tapi juga bentuk penghormatan kepada para leluhur. Tradisi ini adalah identitas yang tidak boleh pudar,” tegas Erwan.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mendukung pengembangan budaya lokal melalui program revitalisasi seni tradisi dan pembangunan desa wisata berbasis kearifan lokal. Tahun ini, sebanyak 42 karya budaya telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Provinsi Jawa Barat.

“Ngalaksa adalah salah satu kebanggaan budaya kita. Harapannya, gaungnya bisa dirasakan tidak hanya di Rancakalong, tapi juga di seluruh penjuru Jawa Barat. Tradisi seperti ini harus menjadi penggerak ekonomi kreatif dan penguat jati diri masyarakat,” pungkasnya.

Tags: bupati sumedangngalaksasumedangtarawangsa

Related Posts

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menabur ikan ke sungai untuk diburu warga.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Guyub Warga di Acara Marak Ikan

Editor
21 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri kegiatan Marak Ikan Bersama Bupati yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan...

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.