• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tindakan Keji, Bayi 14 Bulan di Kota Bandung Tewas Dianiaya Orangtua Angkat

Editor
Senin, 09 September 2024 - 02:39
Pasangan suami-istri di Kota Bandung, diduga telah menganiaya bayi berusia 14 bulan, anak angkat nya hingga tewas.(Foto:Istimewa).

Pasangan suami-istri di Kota Bandung, diduga telah menganiaya bayi berusia 14 bulan, anak angkat nya hingga tewas.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Tindakan keji dilakukan pasangan suami-istri terhadap anak angkatnya yang masih berusia 14 bulan di Kota Bandung, Jawa Barat. Balita tersebut tewas diduga dianiaya oleh kedua pelaku yang telah ditangkap polisi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan pasangan suami-istri, berinisial TM (26) dan RM (26), terbongkar setelah jasad bayi berusia 14 bulan ditemukan di dalam ember bekas cat di sebuah rumah di Jalan Sindangsari Wareg, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada Rabu (04/09/2024) lalu.

RelatedPosts

Pemuda di Indramayu Tewas Dikeroyok, 3 Pelaku Diringkus Polisi

Masih Dikaji, Pengalihan Penerbangan dari Bandara Soetta ke Kertajati

Haji 2026: Sebanyak 6.000 Jemaah Tiba di Madinah, Diminta Jaga Kesehatan

“Bayi berusia 14 bulan ditemukan telah meninggal dunia di dalam ember bekas cat, pada Rabu sore, 04 September 2024, sekitar pukul.16.30 WIB. Ada tanda-tanda bekas kekerasan pada jasad bayi tersebut, ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, kepada wartawan, di Markas Polrestabes (Mapolrestabes) Bandung, Senin (09/09/2024).

Budi mengatakan, Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, telah melakukan olah TKP (tempat kejadiaan perkara) dan tindakan visum terhadap jasad bayi di rumah sakit. Hasil visum memastikan ada dugaan tindak kekerasan yang kemudian ditindaklanjuti proses penyelidikan.

“Proses penyelidikan mengarah dugaan penganiayaan oleh orangtua angkat, berinisial TM dan RM. Pasangan suami-istri tersebut kami amankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan,” ungkap Budi.

Motif Masih Didalami

Budi menjelaskan, motif yang melatarbelakangi tindakan keji kedua tersangka masih didalami. Korban diketahui sudah tinggal bersama kedua tersangka setelah diadopsi saat masih berusia 4 bulan.

“Jadi, korban sudah tinggal bersama kedua tersangka selama 10 bulan, sejak diadopsi saat berusia 4 bulan. Terkait motif penganiayaan hingga korban harus kehilangan nyawa, masih kita dalami dengan terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka dan saksi-saksi,” jelas Budi.

Kedua tersangka kini sudah dilakukan penahanan di tahanan Mapolrestabes Bandung, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kedua tersangka akan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 80 junto Pasal 76 huruf C, Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23, tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Penganiayaan Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Seseorang.

Kedua tersangka terancam hukuman pidana paling singkat 10 hingga 15 tahun kurungan penjara.

Tags: Adopsi anakpolrestabes bandung

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Pemuda di Indramayu Tewas Dikeroyok, 3 Pelaku Diringkus Polisi

Editor
23 April 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Seorang pemuda di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi korban pengeroyokan hingga tewas. Tiga orang pelaku diringkus. Aksi pengeroyokan menewaskan...

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.(Foto:Istimewa).

Masih Dikaji, Pengalihan Penerbangan dari Bandara Soetta ke Kertajati

Editor
23 April 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Pemerintah pusat masih menggodok wacana pengalihan sebagian penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten...

Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.(Foto: Humas Kementerian Haji dan Umrah)

Haji 2026: Sebanyak 6.000 Jemaah Tiba di Madinah, Diminta Jaga Kesehatan

Editor
23 April 2026

Berdasarkan data, sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bertahap hingga pukul 22.55 waktu Arab...

Plt. Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna (Tengah batik biru) bersama jajaran, berfoto bersama Gubernur Banten Andra Soni (Tengah baju cokelat), dan jajarannya. (Foto: Dok. bank bjb)

bank bjb Dorong Sinergi Pembangunan Daerah di Banten

Editor
23 April 2026

BANTEN, 21 April 2026 — bank bjb menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi pembangunan daerah di Provinsi Banten melalui kolaborasi...

Undian Simpeda 2026.(Foto: bank bjb)

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Editor
23 April 2026

Dari ribuan peserta undian Simpeda 2026, sebanyak 19 nasabah bank bjb berhasil menjadi pemenang dengan total hadiah Rp129 juta SURAKARTA...

Ilustrasi bangkai mobil setelah terlibat kecelakaan(Foto:Istimewa).

Angkot Bawa Pelajar ditabrak Truk Di Bandung Barat, Penumpang Selamat

Editor
23 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah angkutan kota (angkot) membawa pelajar berangkat sekolah di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terguling ditabrak truk. Tidak ada...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.