Berita

Tim Hisab Rukyat Kemenag 2026 Dikukuhkan

SATUJABAR, JAKARTA – Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Tahun 2026 dikukuhkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Menurut Menag, pengukuhan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi ulama, saintis, dan berbagai lembaga dalam penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.

Tim tersebut terdiri atas unsur Mahkamah Agung, BRIN, BMKG, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al Irsyad, Al Washliyah, akademisi, pakar falak dan astronomi, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh hisab rukyat.

Menag mengungkapkan, tim memiliki peran strategis dalam menghadirkan kepastian waktu ibadah yang selaras dengan prinsip syariat, ilmu pengetahuan, serta menjaga harmoni kehidupan umat beragama.

“Kehadiran Tim Hisab Rukyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan kepastian hukum terkait ibadah umat Islam. Penentuan awal bulan Hijriah bukan sekadar urusan teknis penanggalan, tetapi juga menyangkut aspek keyakinan dan kebersamaan sosial,” ujar Menag dalam Pengukuhan dan Rapat Kerja Tim Hisab Rukyat di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Selasa 12 Mei 2026 dilansir laman Kemenag.

BACA JUGA: Jemaah Haji Wafat Capai 24 Orang Per 11 Mei 2026

Menurut Menag, rekomendasi yang dihasilkan Tim Hisab Rukyat harus memiliki landasan yang kuat, baik secara syar’i maupun saintifik. Karena itu, sinergi antara pakar astronomi, akademisi, ulama, dan organisasi masyarakat Islam perlu terus diperkuat.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama mengedepankan pendekatan dialogis dalam penetapan awal bulan Hijriah. Pemerintah, kata dia, ingin menghadirkan keputusan yang menenangkan dan dapat menjadi rujukan bersama di tengah keberagaman metode yang berkembang di masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan keputusan yang mendatangkan kemaslahatan tanpa menafikan keberagaman pendekatan yang ada. Karena itu, dialog dan musyawarah menjadi sangat penting,” katanya.

Susunan Tim

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, pengukuhan tim menjadi bagian dari penguatan peran Kementerian Agama dalam merespons dinamika penentuan awal bulan Hijriah secara moderat, ilmiah, dan inklusif. Menurutnya, tim tersebut dibentuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 208 Tahun 2026 dengan melibatkan unsur pemerintah, lembaga negara, akademisi, pakar falak dan astronomi, serta organisasi masyarakat Islam.

“Tim Hisab Rukyat menjadi ruang bersama untuk mempertemukan perspektif syariat dan sains dalam penentuan awal bulan Hijriah. Pendekatan ini penting agar keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi keagamaan sekaligus dasar ilmiah yang kuat,” ujarnya.

SIMAK: Menabung dapat emas

Abu Rokhmad menambahkan, keberadaanya diharapkan menjadi sarana penguatan komunikasi lintas ormas Islam dan lembaga terkait, terutama menjelang pelaksanaan Sidang Isbat penentuan awal Zulhijah 1447 H yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 17 Mei 2026.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 208 Tahun 2026, Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Tahun 2026 dipimpin oleh Arsad Hidayat sebagai Ketua dan Lubenah sebagai sekretaris. Dari unsur ulama, ada sejumlah nama, antara lain: KH Abdullah Jaidi, KH Sirril Wafa, KH Zufar Bawazir, Tubagus Hadi Sutikna, KH Yahya, dan KH Marzuqi Ahal.

Dari unsur saintis dan akademisi, antara lain: Prof. Thomas Djamaluddin, Prof. Cecep Nurwendaya, dan Prof. Ahmad Izuddin.

Editor

Recent Posts

Ayah Sekap 3 Anak di Bandung, Diselamatkan Polisi Sebelum Dibakar

SATUJABAR, BANDUNG--Tiga orang anak berhasil diselamatkan polisi dari aksi penyekapan ayah kandungnya di Kota Bandung,…

60 menit ago

Burung Kareo Padi Kuliner Favorit di Siantar, Ini Alasannya?

SATUJABAR, JAKARTA – Burung kareo padi telah menjadi santapan populer Warga Kota Siantar Sumatera Utara.…

1 jam ago

Viking Karawang: Pelajar Tewas di Sungai Citarum Bukan Bobotoh

SATUJABAR, KARAWANG--Seorang pelajar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum, usai…

3 jam ago

Dewan Kebudayaan Kuningan 2026-2030Dilantik

SATUJABAR, KUNINGAN — Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 dilantik Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar,…

3 jam ago

Tarif PNBP Mineral Ditunda

SATUJABAR, JAKARTA – Tarif PNBP mineral atau penerimaan negara bukan pajak (PNBP) iuran produksi untuk…

3 jam ago

Proyek MRT Bundaran HI-Kota: Menhub Dampingi Wapres Ke Lokasi

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek…

3 jam ago

This website uses cookies.