JAKARTA – Timnas Futsal Indonesia telah merampungkan Nasional Futsal Senior Putra Indonesia dalam Futsal Nation Cup yg diselenggarakan pada 12-18 Oktober 2026 di Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil. Turnamen tersebut diikuti oleh enam negara, yaitu Brasil, Indonesia, dan Cape Verde yang tergabung dalam Grup A, serta Jepang, Peru, dan Afghanistan.
Seperti dikabarkan laman PSSI, Timnas Futsal Indonesia gagal menempati posisi ke 5 setelah kalah 2-1 melawan Peru. Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal setelah kalah 3-0 dari Brasil dan kalah 2-0 dari Cape Verde. Timnas Futsal Indonesia tidak mendapatkan poin dalam lawatan ke Brasil.
“Hasil apapun yang diperoleh ini menjadi bagian pengembangan tim untuk menembus posisi 10 besar dunia. Masih banyak yang perlu dibenahi untuk mendapatkan tim yang diharapkan
Namun di satu sisi program ke Brasil ini tidak mungkin terlaksana tanpa adanya dukungan penuh dari PSSI sebagai induk organisasi sepakbola dan futsal, dan juga kemenpora,” ucap Sekjen Federasi Futsal Indonesia (FFI) / Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Budi Setiawan.
Futsal (FFI) pada tahun ini mendapatkan dana APBN sekitar Rp 20 Milar, dan keberangkatan ke Brasil ini adalah bagian dari penggunaan uang APBN yang kami harus pertanggungjawabkan baik secara perencanaan program dan penggunaan uangnya, apakah sesuai atau tidak serta secara mata anggaran dan realisasi, prosedur, tata cara dan administrasinya, begitu juga hasil pencapaiannya apakah sesuai target atau tidak.
Secara tulus dan terbuka kami (FFI) berterima kasih kepada Bapak Erick Thohir sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI yang selalu mensupport baik secara moral, program dan khususnya pendanaan. Dan juga Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang membantu dalam pendampingan proses administrasi APBN futsal di PSSI.
PSSI dan Kemenpora juga sudah mengingatkan kami untuk menyerahkan program dan anggaran khususnya timnas baik yang menggunakan APBN dan non APBN. Secara organisasi FFI sebagai asosiasi anggota PSSI wajib menyerahkan rencana program kerja dan anggaran yang dmintq oleh PSSI, karena FFI menerima dana (uang) dari PSSI baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ini bagian dari reformasi tata kelola organisasi futsal yang selama ini belum berjalan lancar dan optimal.






