• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tiga Menteri Ini Didalami Perannya pada Kasus Korupsi PDNS di Kemenkominfo

Editor
Jumat, 23 Mei 2025 - 07:53
Kajari Jakarta Pusat Safrianto Zuriat Putra (kanan). (Dok. Istimewa)

Kajari Jakarta Pusat Safrianto Zuriat Putra (kanan). (Dok. Istimewa)

Dari penyidikan terungkap, ada peran tiga menteri terkait proyek pengadaan barang dan jasa dengan total Rp 958 miliar sepanjang 2020-2024 tersebut.

SATUJABAR, JAKARTA — Kejaksaan menetapkan lima orang sebagai tersangka korupsi proyek dan pengadaan Pusat Data Nasional Sementara (PNDS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dari penyidikan terungkap, ada peran tiga menteri terkait proyek pengadaan barang dan jasa dengan total Rp 958 miliar sepanjang 2020-2024 tersebut.

RelatedPosts

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) Safrianto Zuriat Putra mengatakan, masih mendalami fakta tentang menteri mana yang terlibat langsung dalam skandal tersebut. Kata dia, dari pengusutan yang dilakukan tim penyidikan Kejari Jakpus sejak Maret 2024, sampai Kamis (22/5/2025) sudah 78 saksi yang diperiksa dalam kasus yang merugikan negara ratusan miliar itu.
Tetapi dari pemeriksaan puluhan saksi tersebut, belum ada memeriksa satu pun menteri yang terkait dengan proyek PDNS itu. “Periodeisasi pelaksanaan PDNS ini, dalam periode tiga orang menteri. Menteri pertama adalah RA, menteri kedua adalah JG, dan menteri ketiga adalah BA,” kata Safrianto di Kejari Jakpus. Menteri RA, adalah Rudiantara. Menteri JG, mengacu pada nama Johnny Gerard Plate. Dan Menteri BA, adalah Budi Arie Setiadi.

Kata Safri, menteri RA adalah otoritas tertinggi di Kemenkominfo 2020 yang mencanangkan perencanaan PDNS. Adapun Menteri JG pada 2020 sampai dengan 2023, adalah pelaksana dalam realisasi PDNS tersebut. Dan Menteri BA, juga menjadi otoritas perencana dalam pelaksanaan proyek pengadaan 2024.

“Terhadap ketiga menteri tersebut, penyidik masih mendalami fakta-fakta dan menunggu perkembangan dari fakta-fakta, dan keterangan saksi, apakah ada keterlibatannya atau tidak,” kata Safri.

Sementara itu, tim penyidikannya masih menilai dari era masing-masing menteri hanya kebetulan menjabat selama periode pelaksanaan proyek PDNS tersebut. Akan tetapi, jika kebutuhan penyidikan menghendaki pemeriksaan, timnya akan memanggil dan meminta keterangan dari masing-masing menteri tersebut.

“Terkait dengan rencana apakah akan ada pemanggilan, untuk saat ini kita fokus di lima tersangka. Setelah itu, penyidik akan mendalami apakah tiga periode menteri itu, memiliki peran langsung (terlibat), atau cuma hanya kebetulan saja pas di periode yang bersangkutan,” kata Safri.

Namun begitu, Safri menegaskan, tim penyidiknya sudah memastikan untuk memeriksa Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) terkait proyek pengadaan PDNS 2020-2024 tersebut. Safri mengungkapkan, KPA dalam proyek PDNS tersebut adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkominfo.

“Untuk perkara ini, dari hasil penyidikan, KPA-nya adalah Sekjen. Dan kita sudah menjadwalkan untuk memeriksa yang bersangkutan,” kata Safri.

Lima tersangka yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus ini, tiga di antaranya adalah penyelenggara negara tinggi di Kemenkominfo. Mereka antara lain, Semuel Abrijani Pangerapan (SAP) yang dijebloskan ke sel tahan atas perannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika Pemerintah di Kemenkominfo periode Oktober 2016 – Juli 2024.

Tersangka Bambang Dwi Anggono (BDA) yang dijerat hukum kasus ini terkait perannya sebagai Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah di Kemenkominfo 2019 – 2023. Lalu tersangka Novazanda (NZ) yang dijerat atas atas perannya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan PDNS Kemenkominfo 2020-2024.

Adapun tersangka swasta adalah Alfi Asman (AA) selaku Direktur Bisnis pada PT Aplikanusa Lintasarta (AL). Dan tersangka Pini Panggar Agusti (PPA) selaku Account Manager 2017 – 2021 PT Decotel Teknologi.

“Dari serangkaian proses penyidikan selama ini, dan berdasarkan alat-alat bukti yang ditemukan selama proses penyidikan, penyidik pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menetapkan SAP, BDA, NZ, AA, dan PPA sebagai tersangka,” kata Safri.

Penyidik kejaksaan mengungkapkan adanya pemberian, dan penerimaan suap senilai Rp 11 miliar terkait proyek pengadaan PDNS tersebut. Para pihak mendapatkan kickback melalui suap, di antara pejabat Kemenkominfo dengan pihak pelaksana kegiatan (PT AL). (yul)

 

Tags: kejaksaankemenkominfokorupsi pdnsperan tiga menteri

Related Posts

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

Editor
9 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan,...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai 52,4 pada September 2026. Capaian...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya indikator volatilitas....

(Image: BRIN)

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Implan tulang traumatik berperan penting untuk menstabilkan dan memperbaiki tulang akibat kecelakaan atau cedera dimana kebutuhan terus meningkat....

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan antara lain melalui keterlibatan periset dalam kegiatan pembelajaran serta dukungan peralatan pengamatan astronomi di Imah Noong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Image: BRIN)

BRIN dan Imah Noong Dongkrak Literasi Astronomi

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi...

Kondisi lahan yang terbakal terjadi di Desa Kawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (8/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Kejadian dan Penanganan Bencana Hingga Jum’at (9/10)

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam pemantauan selama 24 jam, sejak Kamis (8/10) pukul...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.