• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Terompet Pencak di Mandalajati Masih Terdengar Nyaring

Editor
Jumat, 23 Desember 2022 - 10:00
terompet pencak

Perajin terompet pencak Wawan Gunawan (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Terompet pencak terdengar nyaring dari sebuah rumah sederhana di kawasan Bandung Timur.

Suara itu berasal dari rumah di gang RW 04 Kelurahan Pasir Impun Kecamatan Mandalajati Kota Bandung.

RelatedPosts

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

Dari balik jendela nampak seorang bapak berambut panjang terlihat bermain dengan alat musik tradisional.

Jemari tangannya lihai bergerak, menghasilkan alunan musik yang indah khas tanah Pasundan.

Pria tersebut adalah Wawan Gunawan (56).

Di tengah kemajuan zaman, ia terus melestarikan budaya Sunda terompet pencak, sebuah alat musik tradisional khas Sunda.

Tak hanya lihai dalam bermain, Wawan juga memproduksi terompet itu

Dari memilah kayu, membuat ukiran sampai terompet menghasilkan suara yang merdu.

Ia mulai merintis menjadi perajin terompet pada 2007 lalu.

Semua berawal dari kegemarannya terhadap musik Sunda hingga akhirnya muncul keberanian untuk menjadi perajin dan mulai memproduksi sendiri terompet.

Wawan bercerita, dulunya terompet ini dibuat untuk mengiringi kesenian dogdog dan juga untuk menyebarkan agama.

AWAL MULA TAROMPET

“Awalnya untuk dogdog, nyebarkeun (menyebarkan) agama dengan dogdog,” kata Wawan dikutip situs Pemkot Bandung.

Terompet buatan Wawan berbahan dasar kayu dari berbagai jenis.

Pembuatannya dimulai dari proses memotong kayu, membentuk pola, mengukir hiasan sampai terompet bisa digunakan.

Sekilas memang nampak sederhana. Namun terompet ini memiliki ukiran yang cukup detail.

Dari ujung atas hingga bawah terdapat ukiran-ukiran yang apik.

Menurutnya, membuat terompet pencak harus bermain dengan rasa. Ada 2 jenis terompet yakni diatonis untuk pencak silat, sisingaan, kuda renggong  dan reak serta pentatonis.

“Ada empat bagian dari terompet pencak, mulai Corong, suling, empet (dari daun kelapa) sumber suara dan kumis (dari batok kelapa/peralon),” ujarnya.

Satu buah terompet pencak dijual dengan kisaran harga Rp150.000 hingga Rp250.000. Harga tersebut berbeda-beda bergantung pada corak dan ukurannya.

Terompet pencak buatan Wawan banyak digemari berbagai sanggar kesenian.

Produknya sudah banyak dijual keberbagai daerah mulai dari wilayah Jawa Barat dan luar Pulau Jawa yang tertarik untuk dibuatkan terompet pencak olehnya.

Selain itu, Wawan juga memasarkannya melalui media sosial Facebook Wawan Gunawan.

Tak sedikit pembeli yang datang langsung ke rumahnya untuk memesan sekaligus belajar langsung terompet pencak.

Tags: terompetterompet pencak

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Editor
3 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku...

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor industri nasional menuju sistem produksi yang lebih efisien, berdaya saing,...

Stan UMKM di Car Free Day Tegar Beriman.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

Editor
29 Agustus 2026

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga turut...

Kunjungan DPR ke Kota Bogor terkait pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

UMKM Kota Bogor Difasilitasi DPR – Pemkot Bogor

Editor
29 Agustus 2026

Kunjungan DPR tentang akses pembiayaan dan permodalan bagi UMKM serta ekonomi kreatif, terutama bagi para pelaku usaha di Kota Bogor....

Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendataan sekaligus fasilitasi legalitas usaha.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

UMKM Kabupaten Bogor Dapatkan Legalitas dan Branding

Editor
28 Agustus 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM, terus memperkuat pembinaan dan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.