• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Terminal Kijing Ekspor Perdana, Lepas 180 Kontainer Hasil Bumi

Editor
Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55
Terminal Kijing Pelindo di Kalimantan Barat/(Foto: Dok. Pelindo)

Terminal Kijing Pelindo di Kalimantan Barat/(Foto: Dok. Pelindo)

SATUJABAR, MEMPAWAH – Terminal Kijing Pelindo Kalimantan Barat resmi melepas ekspor perdana (maiden voyage) menggunakan kapal milik PT Pulau Laut Line, menandai dimulainya layanan ekspor langsung dari Kalimantan Barat menuju pasar internasional, Senin (29/6/2026). Pada ekspor perdana ini, Terminal Kijing memberangkatkan 180 kontainer berisi aluminium, kelapa, dan minyak kelapa mentah dengan total nilai ekspor mencapai sekitar Rp21,4 miliar.

Pelayaran perdana ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas logistik, memangkas biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing komoditas unggulan Kalimantan Barat di pasar global. Pada maiden voyage tersebut, sejumlah eksportir dari kawasan Pelabuhan Kijing dan Tayan mengirimkan berbagai komoditas unggulan.

RelatedPosts

OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Dari Pelabuhan Kijing, PT Borneo Alumina Indonesia mengekspor 12 kontainer 20 feet berisi Alumina Hydroxide menuju Pasir Gudang, Malaysia. PT Unicoco Industries Indonesia turut mengirimkan dua kontainer produk olahan kelapa (Dedicated Coconut) ke tujuan yang sama, sementara PT Ferrindo mengekspor 10 kontainer kelapa bulat menuju Yangpu, Tiongkok. Sementara itu, dari kawasan Tayan, PT Indonesia Chemical Alumina mengirimkan sebanyak 150 kontainer berukuran 20 feet dengan tujuan Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, mengatakan pelayaran perdana ini merupakan momentum penting dalam meningkatkan pelayanan logistik sekaligus membuka akses ekspor yang lebih efisien bagi para pelaku usaha di Kalimantan Barat.

Menurutnya, kehadiran layanan ekspor langsung melalui Terminal Kijing memberikan banyak keuntungan bagi eksportir. Selain menekan biaya logistik karena lokasi pelabuhan lebih dekat dengan kawasan industri dan gudang, layanan ini juga mempercepat waktu pengiriman barang ke negara tujuan.

“Dengan adanya layanan ini, eksportir tidak lagi bergantung pada pelabuhan di luar Kalimantan Barat. Biaya angkutan darat menjadi lebih efisien, sementara waktu pengiriman juga lebih singkat. Untuk rute Pasir Gudang tersedia layanan direct call, sedangkan komoditas tujuan Tiongkok dapat lebih cepat melalui proses transshipment di Pasir Gudang,” ujarnya dilansir laman Pelindo.

Ia menegaskan, Pelindo akan terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran dan para pelaku usaha agar Terminal Kijing semakin berkembang sebagai gerbang ekspor utama Kalimantan Barat.

“Pelayaran perdana ini diharapkan menjadi awal meningkatnya aktivitas ekspor melalui Terminal Kijing. Kami ingin terminal ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing produk unggulan Kalimantan Barat di pasar global, serta mendukung terwujudnya sistem logistik nasional yang lebih efisien dan kompetitif,” tambahnya.

Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Farid Padang menjelaskan, ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa Terminal Kijing mulai mendapatkan kepercayaan dari para pelaku usaha. Pada ekspor perdana ini, Terminal Kijing memberangkatkan 180 kontainer dan semuanya dikirim melalui Malaysia. Nantinya, lanjut Farid Pelindo akan menyiapkan kapal-kapal besar sehingga ekspor langsung dilakukan ke negara-negara tujuan.

Menurutnya, pengembangan Terminal Kijing tidak dapat dilakukan oleh Pelindo sendiri. Optimalisasi terminal membutuhkan ekosistem logistik yang terintegrasi, mulai dari konektivitas jalan, kelancaran arus barang, hingga kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Pontianak, Capt. Dian Wahdiana, mengatakan bahwa dimulainya layanan peti kemas melengkapi fungsi Terminal Kijing yang kini telah mampu melayani berbagai jenis kegiatan kepelabuhanan, mulai dari curah kering, curah cair, multipurpose, hingga peti kemas.

“Ini menjadi langkah awal bagi kita semua. Ke depan, optimalisasi Terminal Kijing harus terus didukung melalui sinergi seluruh pihak, termasuk para pengguna jasa, dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko operasional dan tata kelola pelabuhan agar pelayanan dapat berjalan semakin baik,” pungkasnya.

Tags: PelindoTerminal Kijing

Related Posts

ojk kinerja perbankan

OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-59/D.06/2026 tanggal 25 September 2026,...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Meutya Hafid: Perang Judi Online Tak Cukup Hapus Konten

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup dilakukan dengan menghapus konten dan memblokir...

Penanganan karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Kemenhut Fokus di Kalteng dan Sumsel

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan yang...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Pasar Andir Garut, 26 Kios Pedagang Ludes Terbakar

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Peristiwa kebakaran melanda Pasar Andir, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedikitnya 25 kios pedagang ludes. Peristiwa kebakaran di Pasar Andir,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 8/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Medali Nobel

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Editor
8 Oktober 2026

STOCKHOLM — Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Fisika 2026 kepada fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, atas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.