• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Taman Bumi Global UNESCO Ciletuh-Palabuhanratu

Editor
Minggu, 19 Mei 2024 - 02:04
Batu Batik

Taman Bumi Ciletuh Palabuhanratu-Sukabumi (WIKIPEDIA)

Taman Bumi Global UNESCO Ciletuh-Palabuhanratu alias Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark adalah taman bumi dengan konsep manajemen pengelolaan kawasan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya, melalui prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan di kawasan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia.

Taman Bumi ini adalah satu-satunya taman bumi di Jawa Barat sekaligus yang pertama dan yang ke tiga di Indonesia.

RelatedPosts

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Pada tahun 2018, taman bumi ini resmi menjadi UNESCO Global Geopark Network.

Pusat Taman Bumi ini berada di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas sedangkan Pusat Informasi Taman Bumi ini berada di Kelurahan Citepus, Kota Palabuhanratu.

Global Geoparks Network

Taman Bumi Ciletuh-Palabuhanratu merupakan Geopark Nasional Indonesia yang telah diakui UNESCO pada tahun 2015 silam dan kemudian diusulkan menjadi Geopark Internasional atau Global Geopark Network (GGN) agar diakui UNESCO.

Pada 12 April 2018, pada sidang Excecutive board UNESCO, tepat pada Pukul 16.20 WIB atau 11.20 AM waktu Paris Prancis, Ciletuh-Palabuhanratu Geopark sah menyandang predikat Ciletuh-Palabuhanratu GGN.

Kabar ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di acara Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Fun Day Towards Unesco Global Geopark di Pantai Palangpang.

Penyerahan sertifikat Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sebagai GGN akan dilakukan pada September 2018.

Etimologi

Nama “Ciletuh-Palabuhanratu” berasal dari dua nama teluk di Kabupaten Sukabumi, yaitu Teluk Ciletuh dan Teluk Palabuhanratu.

Karakteristik geologi

Taman Bumi Ciletuh-Palabuhanratu merupakan kombinasi dari sistem GURILLAPPS (gunung, rimba, lembah, laut, pulau, pantai, sungai).

Sumber: wikipedia

Tags: ciletuhgeoparktaman bumi

Related Posts

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Dok. Humas Kemenbud)

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Editor
15 September 2026

MOJOKERTO - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa...

Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari ribuan warga yang tumpah ruah ke jalanan, Minggu (13/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Helaran Karnaval Budaya Titik Klimaks Hari Jadi Kuningan ke-528

Editor
14 September 2026

KUNINGAN – Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan  bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme...

Salah satu area di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Bangbayang, Desa di Pinggir Hutan Lindung

Editor
13 September 2026

Jumlah rumah di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja tak pernah bertambah. Jumlahnya selalu 70 rumah, tak kurang dan...

– Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid 5: Sport n’ Ethno Carnaval”, kegiatan ini resmi dibuka pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Stadion Rana Diraksa.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Gelar Budaya dan Olahraga Desa Suganangan Membangun Kolaborasi

Editor
11 September 2026

KUNINGAN – Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.