SATUJABAR, SUBANG–Minibus Suzuki APV yang mengalami tabrakan maut mengakibatkan tiga orang tewas dan dua lainnya menderita luka berat di ruas Jalan Tol Cipali, Kabupaten Subang, Jawa Barat, merupakan ‘travel gelap’. Kecelakaan maut melibatkan ‘travel gelap’, atau kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan penumpang, di jalan tol, sudah sering terjadi.
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Subang, masih melakukan penyelidilan dalam kasus kecelakaan maut di ruas Jalan Tol Cipali Kilometer 93+700 Jalur A, wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, yang melibatkan kendaraan minibus Suzuki AVP, pada Rabu (04/02/2026) dinihari. Polisi masih mendalami penyebab terjadinya tabrakan, yang mengakibatlan tiga orang tewas dan dua lainnya menderita luka berat, dengan meminta keterangan saksi.
Salah satu saksi yang telah dimintai keterangan awal, yakni korban selamat bernama Adam Maulana. Salah satu penumpang minibus Suzuki APV bernomor polisi E 1299 VT tersebut, menderita luka berat, kaki kirinya patah akibat benturan keras.
Saat kejadian, Adam yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta, dalam perjalanan pulang ke Majalengka, setelah selesai bekerja di bidang konveksi di daerah Jakarta Barat. Kendaraan yang ditumpangi diakuinya sebagai travel.
“Saya bersama empat penumpang lainnya, lima orang bersama sopir, berangkat dari Jakarta hendak pulang ke kampung halaman. Saya mau pulang ke Majalengka menumpang travel itu (Suzuki APV), setelah bekerja konveksi di daerah Jakarta Barat,” ujar Adam dalam keterangannya kepada polisi.
Adam mengaku tidak mengetahui saat minibus menabrak. Adam yang saat itu sedang tidur, langsung terbangun setelah mendengar benturan keras.
“Saya tidak tahu pasti kejadiannya, karena lagi tidur. Saya terbangun saat mendengar benturan keras,” kata Adam.
Adam mengungkapkan, selama perjalanan mininus yang ditumpanginya dari Jakarta lancar. Adam merasa nyaman dan tidak menaruh curiga, jika kemungkinan sopir mengantuk.
“Enggak ada apa-apa di perjalanan dari Jakarta lancar-lancar aja. Aman-aman saja mobil dan sopirnya,” ungkap Adam.
Korban selamat lainnya lebih parah, belum sadar. Korban menderita luka benturan berat di bagian kepala.
Unit Gakkum Satlantas Polres Subang bersama Ditlantas Polda Jawa Barat telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Bangkai minibus Suzuki APV sudah dievakuasi dari lokasi kejadian ke tempat penyimpaman di Kilometer 92 ruas Tol Cipali.
Menurut Kepala Unit (Kanit) Gakkum Satlantas Polres Subang, Iptu Sahroni, kendaraan yang ditabrak minibus Suzuki APV dari arah belalakang adalah truk. Sopir berikut truk yang belum diketahui identitasnya tidak ada di lokasi, atau melarikan diri setelah kejadian.
“Olah TKP telah dilakukan untuk mengetahui secara pasti bagaimana kronologis kejadian. Dari hasil sementara dan keterangan saksi, kendaraan minibus Suzuki APV datang dari arah Barat ke Timur di lajur dua, kemudian menabrak bagian belakang kendaraan truk di depannya,” ungkap Sahroni di Markas Polres (Mapolres) Subang, Rabu (04/02/2026).
Penyebab tabrakan belum bisa dipastikan, termasuk kemungkinan karena sopir mengantuk. Dalam tabrakan tersebut, sopir minibus Suzuki APV bernama Ahim Suganda, 42 tahun, tewas di lokasi kejadian.
Sebelumnya diberitakan, Jalan Tol Cipali kembali menelan korban. Peristiwa tabrakan mengakibatkan tiga orang tewas dan dua luka berat terjadi di ruas Jalan Tol Cipali, wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, melibatkan minibus Suzuki APV dengan kendaraan belum diketahui identitasnya, karena kabur.
Peristiwa kecelakaan maut, minibus Suzuki APV menabrak kendaraan belum diketahui identitasnya dari arah belakang, terjadi di Kilometer 93+700 Jalur A. Kejadiannya pada Rabu (04/02/2026) dinihari, sekitar pukul 03.18 WIB.
Peristiwa tabrakan terjadi di Jalur A arah Jakarta menuju Cirebon. Tiga orang penumpang minibus Suzuki APV bernomor polisi E 1299 VT, dilaporkan tewas, dan dua lainnya luka-luka.
“Iya benar, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipali, pada Rabu dinihari tadi. Tabrakan tepatnya terjadi di KM 93+700 A arah Jakarta-Cirebon,” ujar Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (04/02/2026) siang.
Ardam mengatakan, tabrakan terjadi diduga disebabkan pengemudi kurang konsentrasi dan antisipasi, sehingga menabrak kendaraan di depannya. Tiga penumpang minibus Suzuki APV tewas di lokasi kejadian, dan dua lainnya menderita luka berat dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta
Berikut identitas ketiga korban tewas:
1. Ahim Suganda (42), pengemudi Suzuki APV, warga Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.
2. Ajun Junaedi (26), warga Desa Cigaleuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka.
3. Ahmad (46), warga Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.