• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sumedang Tembus Tiga Besar Nasional dalam Pesantren Award 2025

Editor
Selasa, 23 September 2025 - 06:06
(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG — Kabupaten Sumedang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil sidang pleno Tim Penilai Pesantren Award 2025 yang digelar pada 18 September lalu, Sumedang berhasil masuk tiga besar kategori Kepala Daerah, bersanding dengan Kabupaten Bantaeng (Sulawesi Selatan) dan Kabupaten Kendal (Jawa Tengah).

Pesantren Award merupakan ajang apresiasi yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI untuk mengapresiasi dedikasi kepala daerah dalam mendukung kemajuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam di wilayahnya. Ajang ini terbagi dalam tiga kategori, yakni kategori santri, kepala daerah, dan gubernur.

RelatedPosts

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

 

Komitmen Sumedang Dinilai Konsisten dan Inovatif

Masuknya Sumedang dalam tiga besar nasional menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten dalam menjadikan pesantren sebagai pilar penting pembangunan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah, Sumedang yang awalnya masuk tujuh besar kini berhasil menembus tiga besar. Jawa Barat diwakili oleh Sumedang, dan ini berkat keunikan serta konsistensi kebijakan Pemda dalam mendukung pesantren,” ujar Kepala Kemenag Sumedang, Hamzah Rukmana, saat rapat pematangan materi ekspose Pesantren Award di Ruang Bupati, Senin (23/9).

Hamzah menjelaskan bahwa Sumedang memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi nilai lebih dalam penilaian, di antaranya:

Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pesantren

Peraturan Bupati Nomor 117 Tahun 2023

MoU strategis dengan Kementerian Agama Sumedang, yang belum dimiliki daerah lain

Program insentif untuk pimpinan dan ustaz pesantren

Hibah pemberdayaan ekonomi pesantren

Pilot project pesantren berbasis digital, ekonomi, dan pangan

 

Bupati Siap Paparkan Program Unggulan di Jakarta

Tahap akhir penilaian Pesantren Award 2025 akan digelar pada Rabu, 25 September 2025 di Jakarta, dalam bentuk presentasi langsung oleh kepala daerah.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dijadwalkan memaparkan berbagai kebijakan unggulan, mulai dari regulasi daerah tentang pesantren, kepastian hukum, fasilitasi fungsi pendidikan dan dakwah, hingga program kolaboratif dengan Kementerian Agama dan strategi keberlanjutan.

“Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tapi juga seluruh masyarakat Sumedang, khususnya keluarga besar pesantren. Saya berkomitmen untuk terus memperkuat peran pesantren melalui kebijakan yang nyata, berkelanjutan, dan kolaboratif,” tegas Dony.

“Insyaallah, kami akan memberikan presentasi terbaik di Jakarta demi membawa nama baik Sumedang dan Jawa Barat,” tambahnya.

Ajang Pesantren Award 2025 diharapkan menjadi pemicu semangat bagi daerah lain untuk semakin aktif memberdayakan pesantren sebagai bagian integral dari pembangunan bangsa.

Tags: bupati sumedangDony Ahmad Munirpesantren award

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas Bis Damri di Jalan Dr. Djunjunan, atau Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa...

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.