• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Siswa SD di Subang Meninggal Diduga Korban Bullying, Kepsek Dinonaktifkan dan Diusut Polisi

Editor
Selasa, 26 November 2024 - 01:09
Pj Bupati Subang, Imran.(Foto:Istimewa).

Pj Bupati Subang, Imran.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUBANG– Kasus meninggalnya bocah sekolah dasar (SD) di Subang, Jawa Barat, diduga korban Bullying, atau perundungan, setelah enam hari kritis di rumah sakit, berbuntut panjang. Kasus bullying yang masih terjadi, membuat Pj Bupati Subang, Imran marah dan memberikan tindakan tegas dengan menonaktifkan kepala sekolah-nya.

Pj Bupati Subang, Imran, marah setelah mendengar ada bocah sekolah dasar (SD) di wilayahnya, kritis kemudian meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban bullying, atau perundungan. Siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jayamukti, yang diduga menjadi korban bullying kakak kelasnya tersebut, berinisial AR.

RelatedPosts

Kasus Perampokan di Bogor, 2 Mayat Korban WNA Asal Pakistan Ditemukan di Kabupaten Bandung Barat

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

Sambut Momen Idulfitri 1447 H, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor dan Digital Banking di Seluruh Wilayah

“Pertama, saya sampaikan berulang kali, bahwa Pemerintah Kabupaten Subang anti bullying, dan wilayah Kabupaten Subang harus bebas tindakan Bullying. Saya sudah sampaikan, kalau sampai bully terjadi, kepala sekolah saya pecat, dan anaknya harus dipindah. Hari ini saya buktikan, kepala sekolah-nya (SDN Jayamukti), saya nonaktifkan sampai pemberkasan pemeriksaan di kepolisian selesai,” ujar Imran, Selasa (26/11/2024).

Imran juga sempat melihat kondisi korban saat kritis dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, hingga kemudian dinyatakan meninggal dunia. Imran juga meminta pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Subang, mengusut tuntas kasus dugaan bullying yang menimpa korban hingga kritis dan meninggal akibat pendarahan di kepala.

“Polres Subang harus memproses tuntas, dan ini tidak boleh lagi terjadi di Subang. Sosialisasi selalu kita lakukan, advokasi anti bullying dilakukan, harus ada penegakan hukum,” kata Imran.

Imran berjanji, Pemerintah Kabupaten Subang akan melakukan sosialisasi anti bullying secara massif, pasca kejadian miris yang menimpa korban (AR). Sehari setelah korban dinyatakan meninggal dunia, Imran langsung memimpin apel pagi di sekolah korban, mengumpulkan orangtua wali siswa, dan seluruh kepala sekolah, menyerukan agar kasus korban menjadi perhatian dan peringatan bersama.

“Saya mimpin apel di sekolah, saya sampaikan tidak boleh terjadi lagi. Besok saya apel di sekolah korban. Orangtua wali siswa dan seluruh kepala sekolah dikumpulkan,” ungkap Imran.

Polisi Turun Tangan
Polres Subang yang turun tangan, langsung melakukan proses penyelidikan dengan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, Losarang, Indramayu. Jenazah kornan akan dilakukan otopsi, untuk memastikan penyebab kematiannya.

Informasi yang diperoleh penyidik dari proses penyelidikan sementara, korban mengalamo dugaan tindakan bullying, atau perundungan tiga orang kakak kelas 4 dan 5 SD, berinisial M, D, dan O.

“Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Indramayu, untuk dilakukan proses otopsi. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak dokter,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Subang, AKP Gilang Friyana.

Gilang mengatakan, proses otopsi merupakan angkah penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Hasilnya, nanti bisa disimpulkan, korban meninggal karena tindak kekerasan, atau sebab lainnya.

“Saat kami (Polres Subang) mengetahui dan ramai dibicarakan, penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, terkait dugaan kasus perundungan yang dialami korban. Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim juga berangkat ke Blanakan, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Perkembangannya nanti akan kami sampaikan,” ungkap Gilang.(chd).

Tags: anak sdKorban bullymeninggalSubang

Related Posts

Mayat suami-istri WNA asal Pakistan korban perampokan di Kabupaten Bogor ditemukan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Kasus Perampokan di Bogor, 2 Mayat Korban WNA Asal Pakistan Ditemukan di Kabupaten Bandung Barat

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di Kabupaten Bandung Barat,...

ayam sentul

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan impor unggas dan telur secara...

bank bjb.(Foto: Istimewa)

Sambut Momen Idulfitri 1447 H, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor dan Digital Banking di Seluruh Wilayah

Editor
3 Maret 2026

BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan transaksi masyarakat melalui layanan operasional...

Ilustrasi pelaku.(Foto:Istimewa).

Pria Paruh Baya di Cianjur Tewas Dianiaya Tetangga Perkara Nyuri 2 Labu Siam

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,...

PT Polytama Propindo.(Foto: Istimewa)

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), menjalankan...

Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026 M pada Selasa (03/03/2026), di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.(Foto: Setneg)

Pemerintah Umumkan THR & BHR Idulfitri 2026, Ini Rinciannya

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.