• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Siswa Indonesia Unggul di Kompetisi Coding Tingkat Dunia di Korea

Editor
Selasa, 05 November 2024 - 09:14
Delegasi Indonesia dalam ajang World Innovative Technology Challenge 2024 di Korea Selatan. (Foto; istimewa)

Delegasi Indonesia dalam ajang World Innovative Technology Challenge 2024 di Korea Selatan. (Foto; istimewa)

SATUJABAR, KOREA — Delegasi Indonesia, yang mendapatkan pelatihan intensif dari nol selama enam bulan di Gasing Academy di bawah bimbingan ilmuwan Prof. Yohanes Surya, berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Tim coding Indonesia meraih prestasi gemilang di ajang Coding World Innovative Technology Challenge 2024 yang diselenggarakan pada 2-3 November di Chonnam National University, Yeosu-si, Korea. Mereka berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

RelatedPosts

Gempa NTT: 86% BTS Sudah Pulih, Sisanya Pemulihan

Harga Referensi Ekspor Emas Periode II Agustus 2026 Naik

Gempa NTT: Pemerintah Pastikan Bantuan Logistik ke Pelosok

“Tim ini dilatih selama enam bulan dari nol, yakni seminggu dua kali selama 3-4 jam per hari,” ujar Budi Chang, Ketua Delegasi Indonesia.

Budi mengungkapkan bahwa tim Indonesia yang berhasil meraih prestasi di kompetisi ini harus memenuhi berbagai kriteria penilaian yang ketat.

Kriteria tersebut meliputi efektivitas program yang dijalankan, tingkat orisinalitas—apakah proyek tersebut menggunakan bantuan kecerdasan buatan atau tidak—serta aspek kreativitas yang ditampilkan dalam karya mereka.

Negara lain yang turut berpartisipasi dalam ajang ini adalah Filipina dan Korea. “Peserta dari negara lain merasa terkejut ketika mengetahui Indonesia bisa meraih medali emas dengan waktu pelatihan yang sangat singkat,” ujarnya.

Budi menambahkan bahwa yang menjadikan kemenangan ini lebih istimewa adalah fakta bahwa anak-anak yang mewakili Indonesia dalam kompetisi ini adalah putra-putri dari daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam hal perhitungan.

Setelah mendapatkan pelatihan dari Gasing Academy yang dipimpin oleh ilmuwan Indonesia Prof Yohanes Surya, mereka berhasil menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

Dalam proses pembinaan, Gasing Academy telah memberikan pelatihan matematika selama 10 bulan, bersamaan dengan pelatihan coding yang berlangsung selama enam bulan. Budi menjelaskan, “Kemampuan matematika mereka kini telah mencapai tingkat SMA, padahal mereka masih di jenjang SD dan SMP.”

Di antara anak-anak Indonesia yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah Felicia Dahayu dari Banyuwangi, Jawa Timur, Jose Norotouw dari Jayapura, Cressya Wianopa dari Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Esra Samuel Weyai dari Biak Numfor, Papua, Uril Algifari dari Halmahera Tengah, Maluku Utara, serta Fanita Tenouye dari Nabire, Papua Tengah. (nza)

Tags: CodingkoreaTim GasingWorld Innovative Technology

Related Posts

transformasi digital

Gempa NTT: 86% BTS Sudah Pulih, Sisanya Pemulihan

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan dukacita untuk para korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Referensi Ekspor Emas Periode II Agustus 2026 Naik

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Harga Referensi Ekspor Emas periode II Agustus 2026 mengalami kenaikan terdorong permintaan. Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan...

Bala bantuan untuk korban Gempa NTT.(Foto: Setneg)

Gempa NTT: Pemerintah Pastikan Bantuan Logistik ke Pelosok

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur...

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., (topi rompi tundra) bersama Menko PMK Pratikno (topi kemeja putih rompi hitam) saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manggarai, yang terdampak gempabumi M 7,7 di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin)

Gempa NTT: BNPB Dirikan Rumah Sakit Lapangan

Editor
16 Agustus 2026

MANGGARAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan sebagai langkah kedaruratan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap...

Dermana rusak akibat gempa NTT.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Gempa NTT: Ditjen Hubla Kemenhub Terus Cek Infrastruktur Pelabuhan

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap kondisi infrastruktur transportasi laut di...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Rumah di Bogor, Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Selamatkan Anak

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Seorang ibu rumah tangga di Kota Bogor, Jawa Barat, tewas dalam peristiwa kebakaran yang melanda rumahnya. Korban terjebak setelah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung