• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Silat Cimande di Panggung Dunia: Kisah Bangga dari Bumi Tegar Beriman

Editor
Minggu, 07 September 2025 - 06:13
Silat Cimande di Panggung Dunia: Kisah Bangga dari Bumi Tegar Beriman

(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sabtu pagi yang teduh menyambut ratusan pendekar muda di kaki Gunung Salak, tepatnya di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin. Mereka datang bukan sekadar bertanding, tapi menapak jejak leluhur dalam Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande Kabupaten Bogor 2025, ajang yang tahun ini terasa lebih sakral, karena dibuka dan ditutup dengan sarasehan budaya serta ritual Ngabungbang 14 Mulud Cimandean—tradisi yang telah berakar ratusan tahun lamanya.

Di antara riuh tepuk tangan dan semangat peserta, ada satu sosok yang tak menyembunyikan rasa bangganya: Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

RelatedPosts

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

“Tentu kami bangga. Kabupaten Bogor menjadi tanah kelahiran salah satu beladiri tertua di Nusantara—Silat Cimande, yang sudah ada sejak abad ke-16,” ucapnya penuh haru di hadapan para pendekar, sesepuh, dan masyarakat yang hadir.

Bagi Rudy, Cimande bukan sekadar silat. Ia adalah warisan, identitas, bahkan perlawanan. Sebab dalam sejarah perjuangan bangsa, para pahlawan rakyat berbekal silat sebelum senjata modern dikenal.

“Dulu, ketika bangsa ini belum punya senapan, para pejuang bertempur dengan tangan kosong. Silat adalah senjatanya, dan Cimande adalah sumber kekuatan itu,” katanya lirih, seperti menyapa masa lalu.

 

Mewariskan Warisan

Kejuaraan ini, yang untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor, bukan sekadar kompetisi. Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjaga agar Silat Cimande tetap hidup, dikenang, dan diwariskan.

Rudy membayangkan suatu hari nanti, silat Cimande menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah di Bogor. Bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk membentuk generasi yang kuat, berbudaya, dan sehat lahir batin.

“Nanti guru-gurunya langsung dari Cimande. Anak-anak bisa belajar bukan hanya teknik beladiri, tapi juga nilai-nilai hidup dan penghormatan terhadap tradisi,” ujarnya.

Ia sadar, menjaga warisan tak cukup dengan lomba. Maka dari itu, sarasehan budaya digelar. Di sana, para tokoh dan pelestari silat bertukar cerita—tentang kemahsyuran Cimande, filosofi geraknya, dan makna di balik setiap langkah dan sabetan tangan.

 

Cimande di Panggung Dunia

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menyebut festival ini sudah menjadi agenda tahunan. Tapi tahun ini, ada yang istimewa: pemenang juara umum mendapatkan satu set gamelan gendang penca, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka melestarikan budaya.

“Silat Cimande kini sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Ini bentuk nyata komitmen kami agar tradisi ini tidak punah, tapi justru makin kuat di tengah masyarakat,” jelas Ria.

Ketua Panitia, Syis Wahyudi, juga mengungkapkan rasa syukurnya. Sebanyak 246 peserta dari Bogor Raya hingga Sukabumi berpartisipasi, berlaga dalam sembilan kategori khas Cimande—dari tunggal, rampak, adu bincurang, hingga kelid.

“Festival ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah panggung bagi Cimande untuk menunjukkan eksistensinya di mata dunia,” kata Syis penuh semangat.

 

Dari Caringin ke Dunia

Dari sebuah padepokan di Caringin, suara gendang penca mengalun membawa pesan: Cimande belum selesai. Ia terus hidup. Ia terus bertumbuh.

Dan di balik setiap gerakan para pendekar muda, tersimpan harapan besar: agar silat ini tak hanya bertahan, tapi menginspirasi dunia sebagai seni beladiri penuh nilai, warisan Bumi Tegar Beriman yang tak lekang oleh zaman.

 

Sumber: Pemkab Bogor

Tags: silat cimande

Related Posts

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima Piagam Penghargaan dari Keraton Sumedang Larang yang diserahkan Sri Radya Keraton Sumedang Larang Lukman Soemadisoeria di Museum Srimanganti, Kamis (24/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Keraton Sumedang Larang Beri Penghargaan ke Bupati

Editor
25 September 2026

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta perhatian dalam memberikan perlindungan hukum kepada Keraton Sumedang Larang, Bupati Sumedang  Dony...

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.