• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 11 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sepatu Cibaduyut Bangkit Lewat Marketing Online

Editor
Sabtu, 26 November 2022 - 02:17
sepatu cibaduyut

Ilustrasi (bandung.go.id)

BANDUNG: Sepatu Cibaduyut adalah ikon Kota Bandung.

Kawasan ini telah menjadi surganya sepatu lokal.

RelatedPosts

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Cibaduyut sudah sejak lama dikenal sebagai sentra industri sepatu lokal terbesar sekaligus tertua di Kota Bandung.

Di sana, banyak aktifitas perdagangan pembuatan sepatu yang dikelola oleh penduduk di sana.

Dikutip dari situs Pemkot Bandung, Humas Bandung berkunjung ke kawasan menemui Dindin Kurniadi (41) salah satu perajin sepatu kulit yang ada di Cibaduyut.

Ia sudah belasan tahun berkecimpung di pembuatan sepatu kulit.

Usaha pembuatan sepatu kulit ini dimulai Dindin sejak 2007 silam.

Ia merupakan generasi kedua meneruskan usaha orang tuanya.

Dindin mengatakan, salah satu motivasi ia terjun menjadi perajin sepatu adalah untuk menjaga kualitas produksi sepatu di Cibaduyut.

“Dulu kan sempat terkenal ya sepatu Cibaduyut tuh ‘Bogis’ Rabu beli Kamis rusak. Ini kan jadi imej yang memprihatinkan dunia alas kaki di Cibaduyut. Ini jadi motivasi saya bagaimana caranya citra sepatu Cibaduyut ini bisa terangkat kembali. Kita ingin jaga kualitasnya,” ujarnya.

Ia bercerita saat masa kejayaannya ia dapat membuat ribuan pasang sepatu per Minggu dengan jumlah pekerja mencapai 35 orang.

Sepatu yang ia buat telah dipasarkan hampir ke seluruh wilayah Indonesia bahkan sampai mancanegara.

Namun bisnisnya bukan tanpa kendala, pendemi membuat usaha sempat berhenti dan hampir gulung tikar.

“Sejak 2014 kesini makin menurun, puncak turunnya di 2020 itu pas pandemi,” ujarnya.

Dua tahun terseok-seok akibat pandemi, kini perlahan industri sepatu di Cibaduyut mulai bangkit perlahan.

 

PEMASARAN ONLINE

Dindin mengatakan saat ini para perajin mendapatkan pendampingan penuh dari Pemkot Bandung untuk mulai memasarkan produknya memalui pemasaran online, pelatihan dan diikutkan dalam berbagai pameran.

“Ini respon yang sangat baik dari pemerintahan melalui kelurahan, kita dapat pendampingan dari Pemkot Bandung yang begitu total. Pada saat ini kan mau merangkak lagi, momentum ini sangat tepat sekali didampingi oleh pihak pemerintah sehingga peluangnya lebih terbuka,” katanya.

Pemasaran online, lanjut Dindin, kini menjadi sarana yang efektif mendongkrak penjualan sepatunya.

“Dari 2019 sampai sekarang ini pemasaran online ini sangat efektif ya. Kita sudah siapkan toko toko di marketplace. Dulu costumer saya 100 persen offline, saat pandemi semua menurun. Nah yang membangkitkan sekarang adalah penjualan online,” ujar Dindin.

Untuk menjaga para pelanggannya, Dindin terus menjaga dan meningkatkan kualitas produksinya.

Ia pun berani mengatakan bahwa kualitas produk sepatu Cibaduyut tidak kalah bagus dengan produk impor atau di dalam negeri.

Ia berharap, adanya pelatihan yang berkesinambungan untuk peningkatan SDM dan mendorong regenerasi perajin sepatu di Cibaduyut.

“Karena minat orang untuk menjadi Perajin sepatu mulai berkurang. Saya gatau 20-30 tahun lagi masih ada tukang sepatu. Solusinya dengan adanya pelatihan yang berkesinambungan, ini untuk menjaga sentra sepatu Cibaduyut semakin maju,” katanya.

 

PENDAMPINGAN

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Cibaduyut, Ina Herlina mengaku telah melakukan langkah-langkah agar para pengrajin meningkatkan pemasaran dan produksinya.

Kelurahan Cibaduyut telah bekerja sama dengan salah satu universitas dan perusahaan e-commerce. Sebanyak 22 perajin dilibatkan dalam program tersebut. Mereka diharapkan bisa bertransformasi ke digital.

“Kita telah melakukan 9 kali pelatihan berkelanjutan. Para perajin kita bawa untuk memanfaatkan pemasaran online agar semakin luas jangkauannya,” ujar Ina.

“Kemarin yang kita latih itu termasuk yang anak-anak mudanya,” imbuhnya

Ina menuturkan, tantangan lainnya yakni tak banyak perajin di Cibaduyut yang memiliki brand sendiri. Tak sedikit perajin yang memproduksi untuk perusahaan besar.

Ina mengatakan, saat ini di Kelurahan Cibaduyut terdapat 195 perajin. Sementara, total perajin di Kecamatan Bojongloa Kidul mencapai lebih dari 600 perajin.

Ina mengaku saat ini berbagai program terus digulirkan dalam upaya untuk memotivasi perajin agar bisa membuat produk sendiri.

Bekerjasama dengan salah satu universitas pihaknya melakukan pelatihan pemasaran, membuat konten, edit foto dan lainnya.

“Ini kita lakukan untuk membuat anak-anak muda di Cibaduyut untuk mau melanjutkan produksi sepatu. Kendalanya dulu mereka merasa sulit memasarkannya. Dengan program ini mudah mudahan mereka bisa punya brand,” kata Ina.

Ina menjelaskan, saat ini produksi sepatu di Cibaduyut mulai bangkit kembali dengan pemasaran online yang kini digencarkan.

“Alhamdulillah, ada peningkatan. Ada yang tambah karyawan, dan produksi juga kembali menggeliat,” ucap Ina.

Untuk terus meningkatkan pamor sentra sepatu Cibaduyut, Pemkot Bandung menggelar Festival Sentra Cibaduyut di Ciwalk sejak tanggal 8 hingga 13 November lalu.

“Festival ini dalam rangka meningkatkan brand sepatu Cibaduyut. Dengan adanya festival ini brand Cibaduyut naik kelas lagi dan sentra Cibaduyut menjadi tujuan wisata dimana wisatawan datang ke Cibaduyut,” katanya.

Selain itu, bekerja sama dengan puskesmas, kini perajin juga diberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis melalui Pos UKK (unit kesehatan kerja) bagi pengrajin Cibaduyut.

“Para petugas jemput bola langsung datang ke para perajin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Kini, untuk memperkuat soliditas dan kolaborasi antara para perajin di Cibaduyut, Ina menggagas dibentuknya forum sepatu Cibaduyut.

“Kita bentuk forumnya agar semua dapat berkolaborasi menjadikan sentra sepatu cibaduyut menjadi semakin maju,” katanya.

Tags: sepatu cibaduyut

Related Posts

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Kota Depok Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (5/10).(Foto: Humas Kemendag)

Dorong UMK Tembus Pasar Global, Kemendag Fasilitasi Sertifikasi Halal

Editor
6 Oktober 2026

DEPOK - Kementerian Perdagangan terus berkomitmen memperkuat daya saing Usaha Mikro dan Kecil (UMK) agar tidak hanya mampu bertahan di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.