• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Serap Aspirasi Permasalahan Guru Mulai Kurangnya Kesejahteraan Hingga Penyebaran Belum Merata

Editor
Selasa, 23 Desember 2025 - 06:39
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat Agita Nurfianti (paling ujung).

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat Agita Nurfianti (paling ujung).

SATUJABAR, BANDUNG – Keberadaan guru sebagai aktor utama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia sangat sentral, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pemimpin pembelajaran, pembentuk karakter, dan fasilitator peningkatan kompetensi peserta didik. Realitas di lapangan menunjukkan sejumlah persoalan mendasar mulai dari distribusi guru yang tidak merata, kurangnya kesejahteraan guru, dan sebagainya. Untuk itu, Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti melakukan pertemuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan daerah terkait peningkatan kualitas dan kompetensi, serta kesejahteraan guru, Senin (22/12), di Bandung.

Disampaikannya, data nasional terbaru bahwa Indonesia memiliki lebih dari 2,7 juta guru, namun distribusinya tidak merata di berbagai daerah. Banyak sekolah di berbagai daerah, termasuk di daerah tertinggal, terluar, dan terpencil mengalami kekurangan guru, mulai dari guru mata pelajaran inti, mata pelajaran tertentu, dan guru Bimbingan Konseling. Di sisi lain, rata-rata 60.000 guru pensiun setiap tahun hingga 2030, sementara rekrutmen guru baru belum sepenuhnya mampu menutup kekurangan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

Dari aspek kompetensi, meskipun berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) telah diselenggarakan, masih terdapat ratusan ribu guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik minimal atau belum tersertifikasi. Banyak guru non-ASN belum mendapatkan kesempatan pelatihan berkelanjutan secara memadai.

Kesejahteraan guru juga masih menjadi isu serius. Sebagian besar guru non-ASN (honorer) masih menerima gaji yang sangat kurang, jauh di bawah standar upah minimum. Sementara ekspektasi publik terhadap kualitas pembelajaran semakin meningkat, penghargaan terhadap pendidik belum sepenuhnya sejalan.

Untuk itu, Agita melakukan Kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026 ”Inventarisasi Materi Pertimbangan terhadap Rancangan Undang-Undang (UU) tentang Perubahan Atas UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, terkait Peningkatan Kualitas dan Kompetensi, serta Kesejahteraan Guru dan Dosen”.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk melakukan inventarisasi materi menyangkut berbagai permasalahan atas pelaksanaan UU Nomor 20 Tahun 2003 serta menyerap aspirasi, pandangan, pendapat dan masukan dari masyarakat dan daerah dalam memberikan Pertimbangan terhadap Rancangan UU tentang Perubahan atas UU Nomor 20 Tahun 2003.

“Reses ini bertujuan menghimpun data langsung dari guru, sekolah, dan pemerintah daerah mengenai kondisi nyata mutu pendidik, kebutuhan peningkatan kompetensi, serta tantangan kesejahteraan di berbagai wilayah,” ujar Agita.

Hadir pada pertemuan ini antara lain dari Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jabar, Dinas Pendidikan Kota Bandung, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Agita menekankan pentingnya peningkatan kualitas kompetensi pendidik yang selaras dengan perkembangan zaman, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan guru. Menurutnya, kualitas pendidikan nasional sangat ditentukan oleh profesionalisme dan kesejahteraan tenaga pendidik, sehingga masukan yang terinventarisasi diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan komprehensif dalam penyempurnaan regulasi sistem pendidikan nasional ke depan.

“Masukan dan pandangan yang terinventarisasi dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan yang komprehensif bagi DPD RI dalam memberikan rekomendasi terhadap penyempurnaan regulasi sistem pendidikan nasional, sehingga mampu menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan,” ujar Agita.

“Hasil inventarisasi ini akan menjadi dasar penting bagi DPD RI dalam memberikan pertimbangan terhadap penyusunan RUU Sisdiknas, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar responsif terhadap kebutuhan pendidik dan mampu memperkuat kualitas pendidikan nasional,” tambahnya.

Menurut Agita, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pendidikan nasional agar berpihak pada peningkatan mutu pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh daerah di Indonesia.

Tags: Senator Agita

Related Posts

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di acara Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 yang berlangsung pada 21-23 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta koridor hidrogen sepanjang 194 kilometer....

Menteri Perdagangan Budi Santoso menerima audiensi manajemen Bridgestone Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(Foto: Humas Kemendag)

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Editor
21 Juli 2026

Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Oleh karena itu, Bridgestone Indonesia...

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan operasional PT Samwon Busana Indonesia.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi kabar mengenai pemutusan hubungan kerja...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Tim Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Terduga Teroris di Ciamis

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Penangkapan pria tersebut, karena diduga...

Danau Toba. (Foto: Kemlu)

Air Danau Toba Susut? Ini Penjelasan BRIN

Editor
21 Juli 2026

Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda pada setiap periode. SATUJABAR, BANDUNG...

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Limpahkan Berkas Perkara Kasus Taufik Hidayat ke Kejaksaan

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat telah melimpahkan berkas perkara kasus penyekapan dan penganiayaan berat YT, wanita berusia 29 tahun oleh kekasihnya,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat