• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Dorong Kampanye Edukasi Seksual Sejak Dini & Perlindungan Perempuan & Anak

Editor
Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:04
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti mendorong penguatan edukasi seksual dan pencegahan kekerasan seksual sejak usia dini, termasuk pada anak usia bawah lima tahun (balita). Selain itu, ia mempertanyakan kendala yang menyebabkan pelaksanaan program pembinaan keluarga, balita, remaja, hingga lanjut usia (lansia) belum merata di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Agita dalam kegiatan Reses Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Komite III DPD RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, terkait perlindungan perempuan dan anak.

RelatedPosts

Harga Emas Kamis 22/10/2026 Antam Rp 2.550.000 Per Gram

Pemadaman KMP Batumandi Tuntas, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan

Wabup Indramayu Syaefudin, Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ditahan Kejaksaan

Dalam pertemuan tersebut, Agita mengapresiasi program-program yang telah disiapkan Kementerian/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk berbagai kelompok usia, mulai dari keluarga, balita, remaja, hingga lansia. Menurutnya, program-program tersebut memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan memperkuat pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Program-program BKKBN ini sebenarnya sudah cukup jelas dan terbagi sesuai dengan kategorinya, mulai dari keluarga, balita, remaja, sampai lansia. Banyak program yang memang berfokus pada pencegahan dan persiapan. Namun, saya ingin mengetahui lebih jauh, apakah edukasi mengenai seksualitas dan pencegahan kekerasan seksual juga sudah menjangkau anak-anak sejak usia balita?” ujar Agita.

Ia menilai, edukasi dan perlindungan tidak boleh hanya berfokus pada kelompok remaja. Pasalnya, kekerasan seksual juga dapat terjadi pada anak usia dini, sehingga upaya pencegahan perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

Menurut Agita, edukasi bagi balita perlu diarahkan, misalnya pada pengenalan bagian tubuh, pemahaman mengenai batasan sentuhan, kemampuan menyampaikan ketidaknyamanan, serta keberanian untuk bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya. Dalam hal ini, keterlibatan orang tua dan pengasuh menjadi sangat penting untuk membangun lingkungan yang aman bagi anak.

“Kalau untuk remaja, ruang edukasinya bisa lebih luas karena mereka berinteraksi dengan teman sebaya, lingkungan sekolah, dan pergaulan. Tetapi, ketika kasus kekerasan seksual juga terjadi pada anak balita, kita perlu memastikan bahwa pencegahan sudah dimulai sejak dini dan orang tua memiliki bekal pengetahuan untuk melindungi anak-anaknya,” jelasnya.

Selain menyoroti edukasi seksual sejak usia dini, Agita juga mempertanyakan faktor yang menyebabkan pelaksanaan program Bina Keluarga Balita (BKB), pembinaan remaja, dan sekolah lansia belum menjangkau masyarakat secara merata.

Ia mencontohkan pengalamannya menghadiri kegiatan sekolah lansia. Menurutnya, program semacam ini memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi perlu diperluas agar lebih banyak keluarga dan kelompok usia dapat merasakan dampaknya.

Agita juga mengungkapkan bahwa keterlibatan remaja menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program di tingkat masyarakat. Kesibukan sekolah dan aktivitas bersama teman sebaya kerap membuat remaja sulit meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan, termasuk Posyandu Remaja.

“Dari pengalaman yang saya temui, mengumpulkan remaja untuk mengikuti kegiatan itu memang tidak mudah karena mereka memiliki kesibukan sekolah dan aktivitas masing-masing. Karena itu, saya ingin mengetahui apa saja kendala yang menyebabkan program-program ini belum berjalan merata. Apakah persoalannya ada pada partisipasi masyarakat, waktu pelaksanaan, atau faktor lain yang perlu dicarikan solusinya?” ungkapnya.

Agita menegaskan, pemerataan program perlindungan perempuan dan anak membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan setiap kelompok usia. Program yang telah dirancang perlu didukung pelaksanaan yang efektif, partisipasi keluarga, serta keterlibatan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

Ia berharap, melalui inventarisasi materi pengawasan ini, berbagai kendala dalam pelaksanaan program dapat diidentifikasi secara lebih jelas. Dengan demikian, upaya pencegahan kekerasan seksual dan perlindungan anak dapat diperkuat sejak usia dini, sekaligus memastikan program pembinaan keluarga, remaja, dan lansia berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

Disampaikan Perwakilan BKKBN Provinsi Jabar, dalam rangka ketahanan keluarga serta perlindungan anak dan perempuan, pihaknya menyelenggarakan beberapa kelompok kegiatan. Pertama, Bina Keluarga Balita/BKB (memastikan pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan  dan stimulasi tumbuh kembang anak). Kedua, Bina Keluarga Remaja/BKR (membekali orang tua menghadapi remaja kritis dan membangun komunikasi antargenerasi). Ketiga, Pusat Informasi dan Konseling Remaja/PIK-R (wadah dari oleh dan untuk remaja: perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan seks bebas dan pernikahan anak). Keempat, Bina Keluarga Lansia dan Keluarga Rentan (Program Pembinaan Keluarga Rentan Melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera/Satyagatra).

Menurutnya, kelompok-kelompok kegiatan tersebut menghasilkan Kampung Keluarga Berencana, yang menjadi laboratorium lapangan intervensi terpadu untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem, kerentanan sosial, dan potensi konflik keluarga di Tingkat desa/kelurahan.

Tags: Agita Nurfianti

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 22/10/2026 Antam Rp 2.550.000 Per Gram

Editor
22 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 22/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.550.000 per gram...

Kapal Negara (KN) Trisula P.111 melakukan proses pendidingan kebakaran KMP Batumandi di alur masuk Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Pemadaman KMP Batumandi Tuntas, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, MERAK - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Negara (KN) Trisula P.111 untuk membantu penanganan kebakaran...

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, tersangka kasus korupsi tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Ditahan Kejati Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Wabup Indramayu Syaefudin, Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ditahan Kejaksaan

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, menahan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Penahanan Syaefudin setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi...

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi.(Foto:Istimewa).

Buronan Penipu Bawa Kabur 138 Ekor Hewan Kurban Milik Pedagang di Tasikmalaya, Ditangkap di Jakarta

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Terbuai janji manis pelaku penipuan, seorang pedagang hewan kurban di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, harus rugi besar. Korban kehilangan...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti (depan tengah).(Foto: Istimewa)

Senator Jabar Agita: Pemerataan Sekolah dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Harus Perhatikan Kebutuhan Masyarakat

Editor
21 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyoroti...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.(Foto: Humas Kemenhub)

Kebakaran KMP Batumandi, Menhub: Sedang Diinvestigasi

Editor
21 Oktober 2026

CILEGON - Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak mengalami insiden kebakaran di alur masuk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.